Ketua DPRD Sulbar Temui Gubernur SDK, Perkuat Sinergi Sukseskan Program Asta Cita

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan silaturahmi dengan Gubernur Sulbar pada Rabu, pukul 15.00 WITA, bertempat di Kantor Gubernur Sulbar.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulbar, Dr. Hj. Amalia Fitri Aras, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulbar, Munandar Wijaya. Turut hadir dalam rombongan, Sekretaris DPRD Sulbar, Arianto.

Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, hangat, dan penuh canda, namun tetap produktif dalam membahas berbagai hal strategis. Silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara DPRD sebagai unsur legislatif dan Pemerintah Provinsi Sulbar sebagai pihak eksekutif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam dialog tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, khususnya di tingkat pemerintah daerah Sulbar, dalam mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah pusat, termasuk agenda Presiden Prabowo–Gibran melalui program Asta Cita.

Ketua DPRD Sulbar, Dr. Hj. Amalia Fitri Aras, menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan program pusat dapat berjalan optimal di daerah. “DPRD bersama pemerintah provinsi harus saling mendukung, baik dalam penganggaran, pengawasan, maupun penyusunan kebijakan, agar program-program nasional, termasuk Asta Cita, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah perlu aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa program pemerintah pusat merupakan langkah konkret untuk meningkatkan taraf hidup rakyat, memperkuat ekonomi, serta mendorong percepatan pengentasan kemiskinan.

Lebih lanjut, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan bahwa Presiden senantiasa mengharapkan agar seluruh program yang dianggarkan melalui APBD difokuskan pada program-program yang pro-rakyat dan berdampak langsung bagi masyarakat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan dan pengurangan kemiskinan.

Dari pihak DPRD Sulbar juga menyoroti kondisi berkurangnya alokasi anggaran pusat yang ditransfer ke daerah. Menyikapi hal tersebut, DPRD mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih selektif dan adaptif dalam menyusun program, dengan memprioritaskan kebutuhan paling mendasar masyarakat Sulbar.

Selain itu, DPRD Sulbar mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpacu dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah strategis menjaga kemandirian fiskal daerah. Optimalisasi potensi daerah, peningkatan kinerja sektor-sektor unggulan, serta inovasi dalam pengelolaan pendapatan menjadi kunci dalam memperkuat kapasitas keuangan daerah di tengah tantangan keterbatasan anggaran.

Sementara itu, Gubernur Sulbar menyambut baik komitmen DPRD dalam memperkuat kolaborasi. Ia menegaskan bahwa implementasi Asta Cita di daerah membutuhkan kerja sama yang solid antara legislatif dan eksekutif, agar setiap program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain mempererat silaturahmi, pertemuan ini juga membahas sejumlah isu prioritas daerah, seperti penguatan sektor ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Sulawesi Barat.

Pertemuan seperti ini juga disebut akan terus diagendakan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga dan memperkuat sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan DPRD Sulbar dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulbar semakin solid dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus memastikan program-program pemerintah pusat, khususnya Asta Cita, dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

(Adm)

Berita Terkait

Di STAIN Majene, Sekda Sulbar Tekankan Peran Akademisi Jawab Tantangan Daerah
Gubernur Suhardi Duka: Presiden Tak Mau Anak Kelaparan, Koperasi Merah Putih Hadir untuk Rakyat
Deklarasi Bersama di Sulbar, Semua Pihak Sepakat Dorong Pemenuhan HAM
Peringati Hari Malaria Sedunia 2026, RSUD Sulbar Edukasi Masyarakat tentang Bahaya dan Pencegahan Malaria
393 Jemaah Haji Mamuju Berangkat ke Tanah Suci, Gubernur Suhardi Duka Doakan Selamat dan Lancar
Serap Aspirasi Warga, Ketua DPRD Sulbar Amalia Aras Gelar Hearing Dialog Tahap II di Mamuju Tengah 
Gubernur Sulbar: Otonomi Daerah Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Refleksi dan Harapan Masyarakat
PPID Jadi Kunci Transparansi, Kominfo Sulbar Dorong Layanan Informasi Lebih Terbuka

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:58 WIB

Sekda Mateng Litha Febriani Hadiri Kunjungan Wamen HAM RI di Mamuju

Senin, 27 April 2026 - 10:26 WIB

Otonomi Daerah 2026, Sekda Mateng: Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 - 12:33 WIB

Serap Aspirasi Warga, Ketua DPRD Sulbar Amalia Aras Gelar Hearing Dialog Tahap II di Mamuju Tengah 

Jumat, 24 April 2026 - 18:43 WIB

Pemda Mateng Usulkan Sejumlah Program Infrastruktur Kekementerian PU

Jumat, 24 April 2026 - 05:53 WIB

Wabup Mateng Bersama Tim TPID Gelar HLM Guna Menghadapi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Selasa, 21 April 2026 - 14:51 WIB

Buka Forum Satu Data Indonesia, Askary: Dengan Data yang Valid Kebijakan Diambil Sesuai Kebutuhan

Senin, 20 April 2026 - 17:49 WIB

Sekrateriat Wapres RI Tim Percepatan Penurunan Stunting Kunjungan Ke Mateng, Wabub Askary: Penurunan Stunting Lebih Cepat

Senin, 20 April 2026 - 10:52 WIB

54 Desa di Mateng Terima Bantuan Pangan Tergabung Dalam PBP

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Sekda Mateng Litha Febriani Hadiri Kunjungan Wamen HAM RI di Mamuju

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:58 WIB

x