SULBARPEDIA.COM,-Berkunjung ke Sulawesi Barat (Sulbar) tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner warga setempat. Salah satunya ikan seribu atau warga setempat menyebutnya penja.
Ikan penja atau ikan seribu merupakan salah satu ikan khas yang terdapat di perairan Sulawesi Barat hingga pesisir Palu, Sulawesi Tengah. Sekilas, ikan ini mirip dengan ikan teri namun jenisnya berbeda.
Ikan penja hidup bergerombol dengan ukuran 1 hingga 2 sentimeter dan hanya muncul di waktu-waktu tertentu. Saat musimnya tiba, ikan ini menjadi buruan nelayan dan umum dibuat tumis, lawar, hingga dikeringkan agar bertahan lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Olahan penja sendiri variatif. Biasanya warga setempat memasak penja dengan cara ditumis, dikukus dan masih banyak lagi. Kendati begitu, olahan penja kering lebih banyak diburu oleh pendatang.
Ikan penja yang telah dikeringkan, biasanya menjadi buah tangan khas dari Sulbar. Jika musim ikan penja dijual seharga Rp 10 ribu per liter. Namun terkadang harga ikan ini melambung tinggi mencapai Rp 50 ribu per liter.
Cara Membuat Penja Tumis
Mengolah ikan penja dengan cara ditumis sangat mudah. Bahan yang dibutuhkan juga mudah diperoleh.
Adapun bahan-bahan antara lain bawang merah, bawang putih, daun bawang, seledri, tomat, daun jeruk, cabai, penyedap rasa (sesuai selera), dan tentunya ikan penja.
Proses pembuatannya juga cukup mudah. Pertama-tama siapkan bumbu. Aneka rempah yang telah disiapkan diiris dalam potongan kecil kecil, kemudian ditumis menggunakan minyak goreng secukupnya.
Setelah bumbu berubah warna menjadi kecokelatan, ikan penja yang telah dicuci bersih dimasukkan ke dalam wajan, kemudian diaduk secara merata bersama bumbu.
Proses menumis ikan penja bersama bumbu tidak membutuhkan waktu lama. Setelah wangi, itu artinya penja tumis telah matang dan siap untuk dihidangkan.
(adv/adm)












