Optimalisasi Data dan Potensi Desa, Yasmib Akan Latih 12 Desa di Mamuju

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2019 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, – Yayasan Mitra Bangsa (Yasmib) bekerjasama Friedrich Ebert Stitung (FES) dan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Selasa, 30/07/19 menggelar pelatihan dan lokakarya pembangunan desa berbasis data “untuk mewujudkan desa yang inovatif unggul dan berkelanjutan” di greend Maleo hotel Mamuju.

Direktur Eksekutif Yasmib Rosniaty Aziz menjelaskan bahwa peserta pelatihan dan lokakarya ini terdiri dari unsur pemerintah kabupaten, pemerintah desa, mahasiswa,LSM dan sejumlah media.

Rosniaty menjelaskan pelatihan dan lokakarya ini digelar dalam rangka meningkatkan kesadaran berbagai pihak baik ditingkat kabupaten dan desa untuk melakukan pendataan atas berbagai isu dan potensi yang ada di desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” kita akan melakukan pelatihan pendataan bagi 12 desa yang ada di Mamuju, nanti akan didampingi dan kerjasama dengan mahasiswa, ini dilakukan untuk menentukan rencana tindak lanjut pendataan yang sudah dimilki khusunya untuk menentukan prioritas potensi yang bisa di unggulkan di desa yang bersangkutan.”kata Rosniaty dalam sambutannya.

Ros sapaan Rosniaty menjelaskan 12 desa yang dimaksud masing-masing adalah desa Belang-belang (Kalukku), desa Karampuang (Mamuju), desa Tapandullu (Simboro), Salumakki (Kalumpang) desa Taan (Tapalang), desa Leling Barat (Tommo), desa Ahu (Tapalang Barat),desa Tarailu (Sampaga), desa Bonda (Papalang)desa Balabalakang (Balabalakang) deaa Balabalakang Timur (Balabalakang) dan desa Hinua (Bonehau).

Rosniaty berharap kedepan desa harus mampu mandiri dan tidak lagi bergantung kepada anggaran dana desa yang bersumber dari pemerintah.

“kedepan kita berharap desa di Mamuju itu memiliki pendapatan sendiri, tidak lagi ketergantungan dari kabupaten dan pusat. Desa harus Mendiri, sehingga program itu harus berbasis data. “tegasnya.

Untuk diketahui pelatihan dan lokakarya yang di gelar Yasmib menghadirkan pembicara handal dibidangnya. Mareka adalah Dr Pius Prasetyo (Unpar Bandung) dan Dr Theresia Gunawan dan Mian Manurung dari Friedrich Ebert Stitung (FES). Acara itu dibuka oleh kepala Bappeda Mamuju Dr. hj. Khatmah Ahmad, M.Si

(Lal)

 

Berita Terkait

Pesan Gubernur Suhardi Duka untuk Wisudawan UT Majene: Jaga Integritas, Jadilah Penjaga Kepercayaan
Disparbud Mamuju Gelar Audisi Gita Bahana Nusantara 2026, Siapkan Talenta Terbaik ke Tingkat Nasional
Kadis Sosial Mateng Koordinasi Langsung dengan Wamen Sosial RI Percepat Program Sekolah Rakayat
Buka Jambore Cabang ll, Arsal Aras Pramuka pembentukan karakter generasi muda
368 PPPK Nakes Kab.Mateng Resmi Diperpanjang
Sambut HKBN 2026 Tingkat Sulbar, BPBD Mateng Juara Satu Lomba Renkon
Silaturahmi NW Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa Dorong Pemberdayaan Ormas Islam dan Pesantren
Menu MBG SD Buahati Dikeluhkan Ortu Siswa, Sajian Kering dan Minim Bumbu Picu Kekhawatiran

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:43 WIB

Peringati Hari Perawat Internasional, RSUD Sulbar Edukasi Pencegahan Campak dan Budaya Cuci Tangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:11 WIB

Pesan Gubernur Suhardi Duka untuk Wisudawan UT Majene: Jaga Integritas, Jadilah Penjaga Kepercayaan

Senin, 11 Mei 2026 - 10:17 WIB

Gubernur Sulbar Gelar Dzikir dan Doa Bersama, SDK: Jadilah Lebih Bermanfaat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:35 WIB

Sekprov Junda Maulana Hadiri Peringatan Hari Konstitusi RI

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:26 WIB

Pemprov Sulbar Apresiasi Langkah KONI Susun Strategi Menuju PON

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:29 WIB

Perkuat Layanan Informasi, KominfoSS Sulbar Serahkan DIP Pemprov ke Komisi Informasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:14 WIB

DiskominfoSS Sulbar Harap Pembentukan KIM di Kabupaten Terus Ditingkatkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:12 WIB

Pemprov Sulbar Percepat Pembenahan Sampah, Target Bebas Sanksi Administratif

Berita Terbaru

x