PNM Hadir di Pelosok Mamasa, Menguatkan Usaha Kecil Ibu Lederika yang Menopang Keluarga

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok.istimewa

Dok.istimewa

SULBARPEDIA.COM,- Bagi masyarakat prasejahtera, akses permodalan yang aman dan pendampingan usaha menjadi kebutuhan penting untuk keluar dari keterbatasan ekonomi.

Banyak pengusaha ultra mikro, khususnya perempuan, memiliki semangat dan kemauan kuat untuk berkembang, namun sering terkendala modal, pengetahuan usaha, serta akses layanan keuangan yang memadai.

Di tengah tantangan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui PNM Cabang Makassar terus memperkuat perannya dalam mendampingi nasabah, tidak hanya agar usaha mereka bertumbuh, tetapi juga agar keluarga nasabah dapat merasakan dampak sosial yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu kisah perubahan datang dari Ibu Lederika, nasabah PNM Mekaar Unit Mambi yang bergabung sejak Februari 2018. Sebelum mendapatkan pembiayaan dari PNM Mekaar, ia menjalankan warung sembako kecil dengan persediaan barang yang sangat terbatas.

Tidak jarang ia merasa sedih ketika pembeli datang mencari kebutuhan pokok, tetapi barang yang diminta belum tersedia.

“Dulu, kehidupan keluarga saya sangat sederhana. Warung saya hanya berisi beberapa barang karena modal terbatas. Saya sering sedih ketika ada pelanggan yang ingin membeli kebutuhan pokok, tetapi saya harus mengatakan barangnya belum ada,” kenang Ibu Lederika, Sabtu (4/7/2026).

Setelah memperoleh akses modal usaha secara bertahap hingga mencapai Rp11.500.000, ia mulai menambah isi warungnya dan mengembangkan layanan transaksi digital seperti pembelian pulsa, paket data, token listrik, pembayaran tagihan, serta top up dompet digital.

Manfaat PNM juga dirasakan hingga ke keluarga nasabah. Anak Ibu Lederika turut menerima bantuan beasiswa dari PNM sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keluarga nasabah.

Bagi Ibu Lederika, kebahagiaan terbesarnya bukan hanya melihat usaha berkembang, tetapi juga melihat anaknya yang masih duduk di bangku kelas 5 SD tetap dapat bersekolah dan mengejar cita-cita.

“PNM tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga memberikan harapan. PNM membantu saya bangkit, mengembangkan usaha, memperbaiki ekonomi keluarga, dan memberi harapan yang lebih cerah bagi pendidikan anak saya,” ujarnya.

Kisah serupa juga datang dari Ibu Kristina Imelda, nasabah Mekar Unit Mamasa sekaligus Ketua Kelompok Mekaar Rante Koppe, yang bergabung sejak 2017. Berawal dari warung sederhana yang hanya menjual beberapa porsi nasi kuning, usahanya kini berkembang dengan menu makanan siap saji seperti ayam geprek, nasi campur, ikan goreng, dan berbagai lauk pauk lainnya setelah mendapatkan pembiayaan dari PNM Mekaar.

Pemimpin Cabang PNM Makassar, Yazdi Anugerah, menjelaskan bahwa kehadiran PNM Mekaar ditujukan agar masyarakat dari wilayah perkotaan hingga pelosok dapat merasakan akses permodalan dan pembinaan usaha yang lebih inklusif.

“Fokus kami melalui program Mekaar adalah memastikan masyarakat, termasuk di daerah yang membutuhkan akses modal usaha, dapat merasakan manfaat kehadiran PNM. Kami berharap program ini dapat membantu perempuan pelaku ekonomi agar usahanya semakin meningkat,” ujar Yazdi.

Selain memberikan modal usaha, PNM juga menghadirkan pendampingan dan pelatihan sesuai kebutuhan nasabah, mulai dari leadership, manfaat menabung, desain kemasan produk, pemasaran online dan offline, penentuan harga pokok produksi, penghitungan Angka Kecukupan Gizi, hingga pencatatan keuangan sederhana.

Saat ini, PNM Makassar memiliki 116 kantor unit Mekaar dan 16 kantor unit ULaMM yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Papua sebagai bagian dari komitmen PNM dalam mendorong perempuan ultra mikro tumbuh lebih berdaya bersama keluarganya.

(rls/adm)

(Visited 19 times, 1 visits today)

Berita Terkait

Dirreskrimum Polda Sulbar Supervisi Polres Mamuju Tengah, Tegas Lawan Radikalisme dan Kekerasan Terhadap Anak
Bhabinkamtibmas Polsek Karossa Nonton Bareng Piala Dunia Bersama Warga Sekaligus Himbau Kamtibmas
Wujudkan Ketahanan Pangan, BKTM Polsek Tobadak Turun Langsung Menanam Jagung
Cegah Konflik Meluas, Bhabinkamtibmas Berhasil Damaikan Kasus Pengancaman dengan Problem Sulving Humanis
Saat Masyarakat Terlelap, Satlantas Polres Mateng Patrol Menjaga Jalan Tetap Aman dan Kondusif
Polres Mamuju Tengah Siaga Penuh Amankan Nonton Bareng di Tugu Benteng Kayu Mangiwang
Bhabinkamtibmas Desa Kayu Calla Hadirkan Solusi Damai, Sengketa Lahan Berakhir Kekeluargaan
Satlantas Polres Mamuju Tengah, Edukasi Pelajar SMPN 5 Tobadak Tanamkan Tertib Berlalu Lintas

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:08 WIB

Dirreskrimum Polda Sulbar Supervisi Polres Mamuju Tengah, Tegas Lawan Radikalisme dan Kekerasan Terhadap Anak

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:26 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Karossa Nonton Bareng Piala Dunia Bersama Warga Sekaligus Himbau Kamtibmas

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:54 WIB

Wujudkan Ketahanan Pangan, BKTM Polsek Tobadak Turun Langsung Menanam Jagung

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Cegah Konflik Meluas, Bhabinkamtibmas Berhasil Damaikan Kasus Pengancaman dengan Problem Sulving Humanis

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:34 WIB

Saat Masyarakat Terlelap, Satlantas Polres Mateng Patrol Menjaga Jalan Tetap Aman dan Kondusif

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:36 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Kayu Calla Hadirkan Solusi Damai, Sengketa Lahan Berakhir Kekeluargaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:14 WIB

Satlantas Polres Mamuju Tengah, Edukasi Pelajar SMPN 5 Tobadak Tanamkan Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29 WIB

Kapolsek Topoyo Sampaikan Pesan Kamtibmas saat Goto School di SMA 1 Topoyo

Berita Terbaru

x