Tokoh Pemuda Sulbar Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengancaman Terhadap Aktivis Tambang

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, SULBARPEDIA.Com — Jenderal Lapangan Aksi Tolak Tambang Pasir Sulbar, Sulkarnaim, diduga mendapat ancaman dan teror dari orang tak dikenal (OTD) melalui media sosial.

Sulkarnaim dalam chatingan di medsos itu bahkan diancam didatangi oleh OTD tersebut dan akan dihabisi.

Merespon hal ini, salah satu tokoh pemuda Sulbar, Ashari Rauf, mengecam dugaan pengancaman dan teror terhadap aktivis tambang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tentu sangat mengecam adanya teror, intimidasi dan ancaman kepada aktivis seperti ini. Sangat berbahaya. Apalagi ancamannya sampai membunuh. Kita ini negara hukum,” tegas Ashari, Kamis (8/5/25).

Sekretaris DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulbar itu mendesak pihak Kepolisian segera meringkus pelaku.

“Karena kita negara hukum, maka pelaku pengancaman ini harus segera ditangkap. Kita harap polisi bergerak cepat,” ujarnya.

Ashari menjelaskan, tindakan pengancaman kekerasan merupakan pelanggaran hukum berat yang diatur dalam UU nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Tndak pidana pengancaman kekerasan dan pembunuhan melalui media elektronik diatur dalam Pasal 29. Dan ketentuan sanksinya diatur lebih lanjut dalam Pasal 45B UU ITE yang menyatakan, setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik secara langsung kepada korban yang berisi ancaman kekerasan dan/ atau menakut-nakuti sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun,” jelasnya.

Ashari meyakini, melalui teknologi kepolisian yang sudah sangat maju pasti dapat mendeteksi pelaku di media sosial, dan pihak kepolisian diyakini dapat bergerak cepat dan meringkus pelaku.

“Kita percayakan pada polisi, dan tentu harapan kita pelaku segera ditangkap. Jangan biarkan ancaman-ancaman dan teror seperti ini terus terjadi di negara kita,” tutup mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini. (**)

Berita Terkait

Disparbud Mamuju Gelar Audisi Gita Bahana Nusantara 2026, Siapkan Talenta Terbaik ke Tingkat Nasional
Menu MBG SD Buahati Dikeluhkan Ortu Siswa, Sajian Kering dan Minim Bumbu Picu Kekhawatiran
Kisah Warga Kopeang Melahirkan di Jalan, Indikasi Pentingnya Integrasi dan Sinergitas Layanan Kedokteran Kepolisian bagi Warga Marginal
Parkir Liar dan Aksi Lompat Pagar Siswa SMK Rangas Resahkan Warga
SPBU Tapalang Bantah Isu Distribusi BBM Subsidi Tak Sesuai Aturan: Informasi Hoaks
Dugaan Suap Rp50 Juta Guncang DPRD Sulbar, Legislator Diduga “Main Mata” Demi Percepat Dapur MBG
Disparbud Mamuju Lanjutkan Pelatihan Selam, Peserta Jalani Praktik di Kolam Renang Maleo
Pemkab Mamuju Matangkan Penyusunan PPKD Sebagai Landasan Pengembangan Budaya Daerah

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:43 WIB

Peringati Hari Perawat Internasional, RSUD Sulbar Edukasi Pencegahan Campak dan Budaya Cuci Tangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:11 WIB

Pesan Gubernur Suhardi Duka untuk Wisudawan UT Majene: Jaga Integritas, Jadilah Penjaga Kepercayaan

Senin, 11 Mei 2026 - 10:17 WIB

Gubernur Sulbar Gelar Dzikir dan Doa Bersama, SDK: Jadilah Lebih Bermanfaat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:35 WIB

Sekprov Junda Maulana Hadiri Peringatan Hari Konstitusi RI

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:26 WIB

Pemprov Sulbar Apresiasi Langkah KONI Susun Strategi Menuju PON

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:29 WIB

Perkuat Layanan Informasi, KominfoSS Sulbar Serahkan DIP Pemprov ke Komisi Informasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:14 WIB

DiskominfoSS Sulbar Harap Pembentukan KIM di Kabupaten Terus Ditingkatkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:12 WIB

Pemprov Sulbar Percepat Pembenahan Sampah, Target Bebas Sanksi Administratif

Berita Terbaru

x