Penjual Ikan di Polman Ngaku Dibegal Saat ke Pasar, Duit Rp 2,2 Juta Melayang

- Jurnalis

Selasa, 11 Juni 2024 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi begal. Ilustrasi: Kriminologi.id

Ilustrasi begal. Ilustrasi: Kriminologi.id

SULBARPEDIA.COM,- Polman, Pria bernama Rahmat di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) mengaku menjadi korban begal oleh 3 orang pria. Para pelaku menggasak uang korban Rp 2,2 juta.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Trans Sulawesi di perbatasan antara Kecamatan Campalagian dan Kecamatan Tinambung, Polman atau yang lebih dikenal dengan Palippis pada Selasa (11/6/2024) sekitar pukul 04.00 Wita.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmat mengaku dibegal saat berangkat dari rumah istrinya di Kecamatan Tinambung hendak ke pasar Wonomulyo untuk menjual ikan. namun Nahas ia dihadang oleh tiga orang yang tak dikenal di Palippis.

“Sempatka melawan tapi tidak bisaka apa -apa karena natigaika, pakai parang juga, bajuku robek dan celanaku robek diparangi,” ujar Rahmat kepada wartawan, Selasa (11/6).

Rahmat mengaku menelan kerugian Rp 2,2 juta rupiah akibat kejadian begal tersebut. Ia mengaku tidak melihat jelas wajah ketiga pelaku lantaran kondisi saat itu gelap.

“Saya tidak bisa apa-apa karena pada saat kejadian keadaan gelap, tidak kulihatmi juga plat mobilnya,” katanya.

Rahmat menyebut para pembegal tersebut menggunakan mobil pikap, setelah melakukan aksinya, ketiga pelaku langsung kabur. Ia berharap polisi dapat menangkap ketiga pelaku.

“Saya harap para pelaku segera diringkus oleh polisi, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” tuturnya.

Baca Juga: CJH Geruduk Kantor Travel di Mamuju gegara Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Polisi Datangi TKP

Atas kejadian itu, Rahmat juga mengimbau kepada masyarakat yang melintas di wilayah Palippis utamanya pada subuh hari agar lebih berhati-hati.

Saat ini Rahmat ke rumah berada di rumah keluarganya di untuk menenangkan diri.

(rls/adm)

 

Berita Terkait

4 Bulan Sembunyi di Hutan, DPO Pengeroyokan SPBU Tapalang Berhasil Dibekuk Resmob Polresta Mamuju
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayah Kandung
Resmob Polresta Mamuju Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak Tiri
Bejat! Pria di Mamuju Perkosa Anak Kandung 6 Kali, Korban Diancam Dibunuh
Wanita Tipu Warga di Majene Modus Penukaran Uang Baru, Pelaku Ditangkap
Pembuang Bayi di Belakang Ponpes Kalukku Ditangkap, Pelaku Santriwati
Antrean Solar Picu Keributan, Dua Pria Nyaris Bentrok Pakai Parang di SPBU Belang-Belang
Sat Resnarkoba Polres Majene Bongkar Jaringan Sabu, Empat Terduga Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Bupati Arsal Sebut, ASN Dilarang Rangkap Jabatan BPD

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Kasus Penculikan Gadis Dibawah Umur Viral di Medsos, Pelaku Diamankan di Polres Mateng

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Komisi l DPRD Mateng RDP Terkait Regulasi Rangkap Jabatan ASN dan BPD

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Bupati Arsal Aras Serahkan Beasiswa Kuaat Sebanyak 162 Penerima di Kec.Pangale

Rabu, 23 September 2026 - 05:30 WIB

DPRD Mateng Rapat Paripurna Persetujuan Raperda APBD-P 2026

Selasa, 15 September 2026 - 05:36 WIB

Kunjungan Ke Pembangunan RS PHTC Kemenkes, Ketua DPRD Mateng Progres 22.6 Persen

Senin, 14 September 2026 - 05:43 WIB

DPRD Mateng Rapat Paripurna Penyerahan APBD-P 2026

Jumat, 11 September 2026 - 05:59 WIB

Usai RDP dengan Dinkes, Komisi lll DPRD Mateng Minta Pemda Perhatikan Kusus PKM Salupangkang

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Bupati Arsal Sebut, ASN Dilarang Rangkap Jabatan BPD

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:57 WIB

x