Likuifaksi di Desa Saloadak Mamuju Tengah, 1 Alat Berat Tertimbun

- Jurnalis

Sabtu, 2 November 2024 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM,- Fenomena tanah bergerak atau likuifaksi terjadi di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar). Insiden ini mengakibatkan satu unit ekskavator tertimbun material jalan yang amblas dan mengakibatkan akses lalu lintas lumpuh.

“Jalan di Desa Saloadak amblas akibat likuifaksi,” ujar tim Pusat Data dan Informasi BPBD Mamuju Tengah Rezky Ilhamsyah dalam keterangannya, Sabtu (2/11/2024).

Peristiwa tersebut terjadi di jalan Desa Saloadak, Kecamatan Tobadak pada Sabtu (2/11) sekitar pukul 15.30 Wita. Kejadian berawal saat perusahaan melakukan peningkatan jalan desa namun tiba-tiba tanah mengalami pergeseran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mengakibatkan sebuah alat berat, ekskavator mengalami kerusakan parah setelah tertimbun material jalan yang amblas. Beruntung, operator ekskavator berhasil selamat dari musibah tersebut,” terangnya.

Rezky menuturkan sepanjang 200 meter jalan desa terdampak. Akibatnya kata dia, akses lalu lintas dari dua arah kini tidak bisa dilalui.

“Panjang jalan yang terdampak mencapai sekitar 200 meter dengan lebar badan jalan sekitar 5 meter. Saat ini, jalan tersebut dipastikan tidak bisa dilalui kendaraan karena kondisi amblas yang cukup parah,” bebernya.

Dia melanjutkan, insiden ini membuat warga yang kerap melintasi jalan tersebut khawatir. Pihaknya pun tengah melakukan asesmen di lokasi kejadian.

“Proses penilaian ini diharapkan memberikan gambaran mengenai langkah penanganan lanjutan yang perlu dilakukan, baik untuk pemulihan jalan maupun untuk mencegah potensi bahaya lanjutan,” jelasnya.

Rezky menambahkan hingga kini belum ada laporan soal warga yang menjadi korban. Dia menyebut pihak kepolisian telah berada di lokasi untuk memantau situasi terkini hingga berkoordinasi dengan pihak perusahaan.

“Sejauh ini, belum ada laporan korban lain selain kerusakan pada alat berat yang tertimbun. Pihak berwenang terus memantau situasi di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak perusahaan yang bertanggung jawab atas pengerjaan proyek jalan ini,” imbuhnya.

(rls/adm)

 

 

 

 

Berita Terkait

Pemda Mateng Kembali Raih WTP dari BPK Sulbar
Bupati Arsal Aras: Harkitnas  Momentum Merefleksikan Semangat Persatuan
Pemuda Paraili Soroti Jalan Berlumpur di Desanya: “Akses Warga Terganggu”
Pemda Mateng Galar GPM di Kantor Camat Topoyo
SMSI Mamuju Tengah Resmi Terbentuk, Pengurus Rapat Perdana Target Pelantikan Juli 2026
Kadis Sosial Mateng Koordinasi Langsung dengan Wamen Sosial RI Percepat Program Sekolah Rakayat
Buka Jambore Cabang ll, Arsal Aras Pramuka pembentukan karakter generasi muda
368 PPPK Nakes Kab.Mateng Resmi Diperpanjang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:02 WIB

200 Keluarga Miskin di Sulbar Terima Bantuan Usaha Rp5 Juta dari Gubernur SDK, Target 300 Lagi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:25 WIB

Jelang Musda ke-IV, Elite DPP Hanura Tiba di Mamuju: Suntikan Energi Baru bagi Kader di Sulbar

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:59 WIB

Tingkatkan Kompetensi Perawat, RSUD Sulbar Laksanakan Journal Reading Metode Hidrasi pada Pasien PCI

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:32 WIB

Gubernur SDK Dukung Hadirnya PT Danantara Sumberdaya Indonesia: Ini Langkah Selamatkan Penerimaan Negara dan Kemandirian Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:15 WIB

Sekda Sulbar Dorong Digitalisasi Data Pangan: Dengan Digitalisasi, Kebijakan Bisa Lebih Cepat

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:35 WIB

Peringati Harkitnas Ke-118, Gubernur Sulbar Ajak Masyarakat Bangga Jadi Bangsa Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:16 WIB

Rancang Dokumen Akhir RKPD, Pemprov Sulbar Matangkan Integrasi Data Sektoral

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:45 WIB

Peringati Hari Hipertensi Sedunia 2026, RSUD Sulbar Gelar Edukasi Kesehatan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Pemda Mateng Kembali Raih WTP dari BPK Sulbar

Senin, 25 Mei 2026 - 21:07 WIB

x