Gubernur Sulbar: Otonomi Daerah Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Refleksi dan Harapan Masyarakat

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) secara aktif memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) diperingati di Indonesia pada hari ini, 25 April 2026 yang merupakan peringatan ke-30 tahun.

Peringatan ini untuk mengenang perjalanan pemerintahan di Indonesia dalam melaksanakan otonomi daerah.

Setiap tahunnya, Hari Otonomi Daerah mengusung tema tertentu, termasuk pada peringatan tahun ini yang mengusung tema, “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Asta Cita”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan tema ini, lahir ajakan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, pembangunan yang merata, serta kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan.

Dilansir dari laman resmi DiskominfoSS Sulawesi Barat Gubernur, Suhardi Duka (SDK) mengucapkan selamat hari otonomi daerah ke-30, dengan otonomi daerah kita mewujudkan asta cita.

“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan serta mendorong inovasi yang berkelanjutan disetiap sektor,” ucap Gubernur, Suhardi Duka.

Hari Otonomi Daerah dijadikan momentum refleksi untuk meningkatkan pembangunan daerah yang merata serta memperkuat sinergi antara pusat dan daerah.

“Otonomi daerah adalah momentum dan sekaligus harapan masyarakat daerah agar pelayanan publik bisa dipercepat dan didekatkan dengan masyarakat,” ungkap SDK.

Sebagai informasi, otonomi daerah adalah hak dan kewenangan daerah untuk mengatur rumah tangganya sendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Ini adalah bagian dari sistem desentralisasi yang membuat sebagian kewenangan Pemerintah Pusat diserahkan ke Pemerintah Daerah agar lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Makna Peringatan Otonomi Daerah, bukan sekadar seremoni, peringatan ini adalah waktu untuk mengevaluasi keberhasilan dan tantangan dalam pelaksanaan otonomi sejak era reformasi.

(Rls)

Berita Terkait

PPID Jadi Kunci Transparansi, Kominfo Sulbar Dorong Layanan Informasi Lebih Terbuka
Dorong Ekonomi Pertanian, Gubernur Sulbar Ingatkan Pentingnya Jalur Hukum
Sekretariat DPRD Sulbar Hadiri Rakor Implementasi Budaya Kerja BerAKHLAK
Hari ke-9 Pelayanan Beasiswa, Semangat Tak Surut Biro Pemkesra Dukung Panca Daya SDK
Kominfo Sulbar Genjot Pemenuhan Data Sektoral, Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia. 
Momentum Hari Kartini 2026, Ketua DPRD Sulbar Ajak Perempuan Berani Ambil Peran Strategis
Menuju Hari Demam Berdarah, RSUD Sulbar Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Lewat Edukasi dan Penyuluhan
RSUD Sulbar Gelar Monev Pelayanan BPJS, Fokus Tingkatkan Kualitas Layanan dan Waktu Tunggu Pasien

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 18:43 WIB

Pemda Mateng Usulkan Sejumlah Program Infrastruktur Kekementerian PU

Selasa, 21 April 2026 - 14:51 WIB

Buka Forum Satu Data Indonesia, Askary: Dengan Data yang Valid Kebijakan Diambil Sesuai Kebutuhan

Senin, 20 April 2026 - 17:49 WIB

Sekrateriat Wapres RI Tim Percepatan Penurunan Stunting Kunjungan Ke Mateng, Wabub Askary: Penurunan Stunting Lebih Cepat

Senin, 20 April 2026 - 10:52 WIB

54 Desa di Mateng Terima Bantuan Pangan Tergabung Dalam PBP

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

DPRD Mamuju Tengah Bahas LKPJ 2025, Sembilan OPD Hadiri Rapat Pansus

Kamis, 16 April 2026 - 06:27 WIB

Polres Mateng Siap Kawal SPMB Agar Berjalan Sesuai Regulasi

Rabu, 15 April 2026 - 15:04 WIB

Disdikbud Mateng Gandeng BPMP Sulbar Sosialiasi SPMB Tahun Ajaran 2026-2027

Selasa, 14 April 2026 - 20:02 WIB

Pemda Mateng Dorong Transformasi Digital Perpajakan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Pemda Mateng Usulkan Sejumlah Program Infrastruktur Kekementerian PU

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:43 WIB

x