Alasan Gakkumdu Setop Kasus Camat Kalumpang: HP Hilang-Bukti Tak Cukup

- Jurnalis

Selasa, 29 Oktober 2024 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawaslu Mamuju menggelar konferensi pers, dok.ist

Bawaslu Mamuju menggelar konferensi pers, dok.ist

SULBARPEDIA.COM,- Bawaslu menghentikan penyelidikan kasus video Camat Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Bram Tosilo yang diduga terang-terangan mendukung salah satu pasangan calon (paslon) Pilkada Mamuju dan Pilgub Sulbar 2024. Kasus dihentikan karena tidak memenuhi 2 alat bukti.

“Dapat disimpulkan melalui Sentra Gakkumdu dengan beberapa dari pendapat hukum, (maka) dari Bawaslu, kepolisian dan kejaksaan disimpulkan bahwa untuk perkara tersebut belum memnuhi 2 alat bukti,” ujar Kasat Reskrim Polresta Mamuju Kompol Jamaluddin kepada wartawan, Selasa (29/10/2024).

Jamal menguraikan ada 2 bukti yang dilayangkan pelapor kasus tersebut. Masing-masing bukti tangkapan layar dugaan percakapan Bram Tosilo di WhatsApp Group (WAG) pemenangan paslon Pilkada Mamuju dan bukti video Bram Tosilo mengajak seorang warga mendukung paslon Pilkada Mamuju dan Pilgub Sulbar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun bukti tangkapan layar percakapan WAG tersebut itu telah mengalami perubahan. Dia menilai bukti tersebut cacat karena tidak bisa dianalisa.

“Bisa dilihat bahwa (bukti tangkapan layar WAG) telah mengalami suatu perubahan, telah diberikan tanda-tanda merah, dihapus namanya, jadi untuk menilai barang bukti ini itu sebenarnya sudah dinyatakan cacat, karena kita sudah tidak bisa menganalisa, karena tdak ada satu orang saksi di group itu untuk bisa diambil keterangannya,” terangnya.

Sedangkan bukti video yang diajukan pelapor juga tidak terpenuhi unsur pidananya. Jamal menyebut saat pemeriksaan, Bram Tosilo mengaku handhpone (HP) miliknya hilang serta membantah dirinya yang menyebarluaskan video tersebut.

“(Bram Tosilo) tidak mengakui bahwa bukan dia yang men-share, bahkan dia menunjuk orang yang share, inisial PL. Dan setelah dilakuakn pemeriksaan terhadap PL itu, dia (PL) mengakui bahwa saya yang share, sedangkan yang menshare ini bukan ASN, dia petani,” paparnya.

Sementara Ketua Bawaslu Mamuju Rusdin menambahkan jika kasus itu dihentikan terkait dugaan tindak pidananya. Meski begitu, pihaknya tetap mengadukan Bram Tosilo ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN.

Baca Juga: Bawaslu Usut Heboh Video Camat Kalumpang Dukung Paslon Pilkada Mamuju dan Pilgub Sulbar

“Ada perbedaan penanganan dugaan pelanggaran tindak pidana dan dugaan pelanggaran netralitas. Kalau pak camat ini kan dia dilapor terkait dugaan tindak pidana dan itu di rapat Gakkumdu dihentikan, kalau netralitasnya tetap jalan,” ujar Rusdin.

Diberitakan sebelumnya, Camat Kalumpang Bram Tosilo menjadi sorotan usai diduga terang-terangan mendukung salah satu paslon di Pilkada Mamuju dan Pilgub Sulbar 2024. Aksi Bram tersebut lantas dilaporkan warga ke Bawaslu Mamuju.

Dalam video beredar, Bram tampak berdua dengan seorang pria. Bram terlihat menunjukkan 3 jari diduga sebagai bentuk dukungan ke paslon Pilgub Sulbar, Suhardi Duka-Jenderal Salim Mengga (SDK-JSM).

Selain itu, Bram juga mengajak pria di sebelahnya itu untuk menunjukkan 1 jari diduga sebagai tanda dukungan terhadap paslon Pilbup Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi-Yuki Permana (Tina-Yuki).

“SDK-JSM, Tina-Yuki, bilangko (bilang cepat) SDK-JSM, Tina-Yuki,” ujar Bram sambil mengajak pria di sebelahnya.

(rls/adm)

Berita Terkait

Pemprov Sulbar Akan Lelang 148 Kendaraan Dinas, Bibit Sapi Juga Masuk Daftar
Polda Sulbar Turun Periksa Puskesmas Karampuang, Proyek Rp 2,1 Miliar Diadukan Gerakan Vendetta
Kaddo Minyak dan Telur Jadi Rebutan Saat Maulid Nabi di Kota Mamuju
Polisi Ungkap Oknum PNS dan Polri Terlibat Kasus Narkoba di Sulbar
Karhutla Seluas 20 Hektare di Tommo Mamuju 7 Hari Belum Padam
Bus Neo Trans Terguling di Jalan Trans Mamuju Diduga Karena Pecah Ban
Sambut Kapolda Baru, Gubernur Suhardi Duka Harap Sinergi Pemprov dan Polda Makin Kuat
HUT ke-34 Desa Bonda, Dua Aset Koperasi Merah Putih Diserahkan untuk Perkuat Ekonomi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Pemprov Sulbar Akan Lelang 148 Kendaraan Dinas, Bibit Sapi Juga Masuk Daftar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Polda Sulbar Turun Periksa Puskesmas Karampuang, Proyek Rp 2,1 Miliar Diadukan Gerakan Vendetta

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:13 WIB

ASN Pemprov Sulbar-Oknum Polisi Ditangkap Kasus Narkoba, 22 Gram Sabu Disita

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Polisi Ungkap Oknum PNS dan Polri Terlibat Kasus Narkoba di Sulbar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Karhutla Seluas 20 Hektare di Tommo Mamuju 7 Hari Belum Padam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Bus Neo Trans Terguling di Jalan Trans Mamuju Diduga Karena Pecah Ban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Sambut Kapolda Baru, Gubernur Suhardi Duka Harap Sinergi Pemprov dan Polda Makin Kuat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Pisah Sambut Kapolda Sulbar, Estafet Komando dari Adi Deriyan ke Totok Suharyanto

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Temui Massa Aksi, Kapolres Mateng Pesan Jaga Keamanan dan Kamtibmas

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:50 WIB

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Sekda Mateng Litha Febriani Launching Tamasya Daycare Al Fatih

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:50 WIB

x