Asisten II Pemkab Mamuju Pimpin Rapat Penguatan Kampung KB, Minta OPD Fokus Prioritas Intervensi

- Jurnalis

Selasa, 21 Mei 2024 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju, Asisten II Pemkab Mamuju, Dr. Khatma Ahmad, menyampaikan beberapa poin penting di momen rapat penguatan Kampung KB, di Kantor Bupati Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Senin (20/5/2024).

Kegiatan ini dihadiri langsung pejabat struktural Dinas DPPKB Mamuju, dr. Hajrah, Sekretaris Dinas DPPKB Abdul Rasyid, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan DPPKB Mamuju Rokhani, dan seluruh stakholder yang terlibat Kampung KB.

DPPKB Mamuju gelar rapat penguatan kampung KB, foto: dok.ist

Dinas yang terlibat dalam pertemuan itu di antaranya, Badan Penitian dan Perencanaan (Bappepan), DPPKB Mamuju, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, serta Camat, Lurah, dan Penyuluruh Keluarga Berencana (PKB).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asisten II Dr. Khatma Ahmad menyebut, sebanyak 101 Desa/Kelurahan yang dibentuk oleh Pemerintah Kabuaten (Pemkab) Mamuju pada 2023 silam yang ditandatangani Bupati Mamuju Siti Sutinah Suhardi, mesti ditangani oleh OPD yang terlibat.

Dr. Khatma mengatakan, program kerja penguatan Kampung KB disesuaikan kemampuan fiskal anggaran daerah yang menjadi sasaran prioritas Pemkab Mamuju di seluruh Desa/Kelurahan.

“Tetapi ini tidak berarti satu OPD mengeroyok 101 Desa dan Kelurahan, karena ini adalah integrasi dan walaupun Desa dan Kelurahan itu sudah terbentuk namun sesuai dengan harapan dan tujuan dibentuknya kampung KB ini,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkab Mamuju meyakini tak ada lagi permasalahan kesehatan dan ekonomi, sehingga butuh duduk bersama membahas dan membangun kolaborasi mulai dari unsur penggerak kampung KB hingga OPD.

“Hari ini kita duduk bersama dan apa yang harus diintervensi Kampung KB dibentuk dan direncanakan oleh Bupati, dan kita juga akan melihat OPD mana yang diintervensi dan kecamatan mana, sehingga OPD tidak menciptakan kegiatan baru, tetapi sesuai tupoksi kita masing-masing,” terangnya.

“Misal Dinas Pendidikan di Desa Botteng contohnya, apa masalahnya, misalnya angka putus sekolah, dan seterusnya di OPD lain,” sambung Khatma.

Khatma kembali menegaskan, Pemkab Mamuju tidak akan menambah item kegiatan di ratusan Kampung KB yang justru menambah-nambah anggaran.

Perihal ini kata dia, Pemkab hanya akan memilah prioritas di beberapa Desa/Kelurahan yang akan menyasar dan diintervensi oleh pemerintah tersebut.

Baca Juga: DPPKB Mamuju Sukses Gelar Ajang Pemilihan Duta Genre 2024, Ini Pemenangnya

Lebih lanjut kata dia, peran Penyuluh KB serta Dinas DPPKB sebagai leading sektor utama dapat mengindetifikasi apa masalah dan kebutuhan fundamental di seluruh Desa/Kelurahan ini,

“Olehnya, bagaimana penguatan Kampung KB kita ini tidak hanya terbentuk, tetapi juga dapat betul-betul meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan sekarang tugas dari penyuluh ini bisa mengetahui dan selanjutnya dibicarakan oleh Dinas KB, sehingga Penyuluh harus lebih aktiv,” tutup Khatma.

(adv/adm)

Berita Terkait

Pemprov Sulbar Akan Lelang 148 Kendaraan Dinas, Bibit Sapi Juga Masuk Daftar
Polda Sulbar Turun Periksa Puskesmas Karampuang, Proyek Rp 2,1 Miliar Diadukan Gerakan Vendetta
Kaddo Minyak dan Telur Jadi Rebutan Saat Maulid Nabi di Kota Mamuju
Polisi Ungkap Oknum PNS dan Polri Terlibat Kasus Narkoba di Sulbar
Karhutla Seluas 20 Hektare di Tommo Mamuju 7 Hari Belum Padam
Bus Neo Trans Terguling di Jalan Trans Mamuju Diduga Karena Pecah Ban
Sambut Kapolda Baru, Gubernur Suhardi Duka Harap Sinergi Pemprov dan Polda Makin Kuat
HUT ke-34 Desa Bonda, Dua Aset Koperasi Merah Putih Diserahkan untuk Perkuat Ekonomi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Pemprov Sulbar Akan Lelang 148 Kendaraan Dinas, Bibit Sapi Juga Masuk Daftar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Polda Sulbar Turun Periksa Puskesmas Karampuang, Proyek Rp 2,1 Miliar Diadukan Gerakan Vendetta

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:13 WIB

ASN Pemprov Sulbar-Oknum Polisi Ditangkap Kasus Narkoba, 22 Gram Sabu Disita

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Polisi Ungkap Oknum PNS dan Polri Terlibat Kasus Narkoba di Sulbar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Karhutla Seluas 20 Hektare di Tommo Mamuju 7 Hari Belum Padam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Bus Neo Trans Terguling di Jalan Trans Mamuju Diduga Karena Pecah Ban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Sambut Kapolda Baru, Gubernur Suhardi Duka Harap Sinergi Pemprov dan Polda Makin Kuat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Pisah Sambut Kapolda Sulbar, Estafet Komando dari Adi Deriyan ke Totok Suharyanto

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Temui Massa Aksi, Kapolres Mateng Pesan Jaga Keamanan dan Kamtibmas

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:50 WIB

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Sekda Mateng Litha Febriani Launching Tamasya Daycare Al Fatih

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:50 WIB

x