Cerita Rakyat Mamuju: Asal Mula Tanaman Padi di Kalumpang

- Jurnalis

Rabu, 7 Juni 2023 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Ilustrasi menanam padi, dok.ist)

(Ilustrasi menanam padi, dok.ist)

SULBARPEDIA.COM,- Cerita rakyat Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) cukup banyak dan menarik untuk disimak. Salah satu di antaranya yakni asal mula tanaman padi di Kalumpang, salah satu kecamatan yang terletak di Mamuju.

Cerita rakyat sendiri merupakan salah satu media komunikasi yang menjadi warisan budaya dan harus dilestarikan karena memiliki nilai luhur.

Cerita rakyat juga merupakan salah satu sastra lisan yang berasal dari masyarakat dan diceritakan turun temurun untuk menyampaikan pesan moral. Setiap daerah di Indonesia memiliki cerita rakyatnya masing-masing, bahkan setidaknya ada 365 lebih cerita rakyat di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir dari buku Cerita Rakyat Mamuju dan Pesan-pesan Leluhur yang diterbitkan melalui program kerjasama Pemda Mamuju/Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan Lembaga Pengkajian, Pelestarian dan Pengembangan Budaya Daerah Mamuju tahun 2014.

Salah satu cerita yang dimuat yakni tentang asal mula padi di Kalumpang. Konon cerita ini bermula dari pasangan suami istri yang tidak memiliki anak.

Asal Mula Padi di Kalumpang

Dahulu di Kalumpang hidup pasangan suami istri (pasutri) yang saling kasih mengasihi. Mereka sudah lama hidup berumah tangga namun tidak mempunyai anak.

Si suami bernama Kondo Biro. Pekerjaan pasutri tersebut adalah bertani. Suatu ketika mereka akan menamam padi, namun padi belum siap. Malamnya, istrinya bermimpi bertemu dengan seseorang.

Dalam mimpinya orang itu berkata bahwa pergilah ke kolam yang ada di kampung ini (di dekat gunung namanya kolam abadi) nanti saya berikan kepadamu padi di sana.

Besoknya, istrinya menceriterakan mimpinya itu kepada suaminya. Kondo Biro pun gembira dan besoknya dia mempersiapkan segala sesuatunya termasuk anjingnya untuk pergi ke tempat yang ada di dalam mimpi istrinya.

Singkat cerita, ketika sampai, Kondo Biro di kolam itu, tiba-tiba anjingnya menggonggong. Dia pun berpikir bahwa kalau anjing menggonggong berarti anjing melihat sesuatu. Dia lalu menengok ke dalam kolam, ternyata ada tiga orang anak sedang bermain-main.

Kondo Biro pun sangat gembira melihat ketiga anak itu, sudah lama dia merindukan sosok anak. Tanpa pikir panjang ia langsung masuk ke dalam kolam dan mengambil ketiga anak itu.

Ketika naik dari kolam dan menginjakkan
kakinya di tanah ketiga anak itu berubah menjadi tiga bulir padi. Dia pun pulang membawa tiga bulir padi. Dalam perjalanan karena capek dia beristirahat di atas batu sambil makan sirih.

Kemudian padi tiga bulir itu diletakkan di atas batu. Setelah beristirahat dia pun melanjutkan perjalanan pulang. Ketika akan sampai di rumahnya dilihatnya istrinya di tangga rumahnya, dan ketika itu dia baru teringat tiga bulir padi yang tinggalkan di batu. Dia pun kembali ke batu tempat tiga bulir padi itu tanpa sepengetahuan istrinya.

Namun, ternyata padi itu sudah tumbuh. Akhirnya, si suami pun pulang tanpa membawa padi. Sampai di depan rumahnya, dilihatnya istrinya masih ada ditangga rumah menantinya.

Kondo Biro pun meminta maaf karena padi yang dinanti itu tidak bisa dibawa pulang. Istrinya pun sangat marah, ditutupnya pintu rumahnya dan seketika rumahnya menjadi batu bersama istrinya yang ada di dalam.

Kondo Biro pun tidak dapat berbuat apa-apa dia pun menyesal tidak menjaga amanah yang diberikan oleh istrinya. Sejak kejadian itu si suami meninggalkan tempat itu dan pergi merantau.

Sampai sekarang rumahnya yang menjadi batu itu ada di Lakundang (salah satu desa di Kecamatan Kalumpang). Demikian pula batu tempat tumbuh padi itu masih ada sampai sekarang, juga padi masih ada sampai sekarang, masyarakat Kalumpang menamakan tempat itu Batu Pare.

Anehnya, jenis padi yang tumbuh di Batu Pare itu setiap musim tanam. berganti jenisnya. Padi yang ada di Batu Pare itu menjadi bibit penanam padi di Kalumpang.

Banyak pesan moral yang terkandung dari cerita rakyat Mamuju asal mula padi di Kalumpang. Salah satunya ialah berani berkata jujur dan mengakui kesalahan.

(adv/adm)

(Visited 368 times, 1 visits today)

Berita Terkait

Berantas Tambang Emas Ilegal, Polresta Mamuju Tahan 4 Tersangka dari Tiga TKP
Gubernur Suhardi Duka Motivasi 1.476 Patriot Muda Tim Ekspedisi Patriot 2026
RSUD Sulbar dan Kemenag Mamuju Teken PKS Tingkatkan Pelayanan Keagamaan
RSUD Sulbar Perkuat Kompetensi Nakes melalui Seminar Sterilitas dan Pengendalian Infeksi
DPRD Sulbar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Terima KUA-PPAS 2027 dan Bentuk Panitia Pemilihan Calon Wakil Gubernur
HUT Mamuju ke-486, Bupati Sutinah Dorong Pelestarian Bahasa Daerah Mamuju
Genjot Kinerja Sekretariat DPRD Sulbar, Ridwan Djafar Dorong Pemanfaatan AI yang Beretika
Bupati Mamuju Buka Aksi Transplantasi 213 Fragmen Terumbu Karang

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:18 WIB

1.200 Liter Air Bersih Disalurkan Polres Mateng untuk Warga Dusun Sumber Makmur

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:05 WIB

Satlantas Polres Mateng Patroli Malam Berhasil Tindak 15 Pelanggaran

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:41 WIB

Bhabinkamtibmas Bojo Hadirkan Rasa Aman dengan Bersilaturahim Ke-Warga Binaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:40 WIB

Polisi Kawal Sosialisasi Batas Kawasan Hutan di Lembah Hopo

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:20 WIB

Sidokkes Polres Mamuju Tengah Uji Kelayakan Makanan MBG

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:53 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Topoyo Strong Poin di SDN Ngapaboa

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:48 WIB

Gerak Cepat Patmor Redam Salah Paham, Kamtibmas Mamuju Tengah Tetap Kondusif

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Polsek Pangale Hadir Mendamaikan Penyelesaian Masalah Warga yang Berkonflik

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Satlantas Polres Mateng Patroli Malam Berhasil Tindak 15 Pelanggaran

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:05 WIB

Berita Terbaru

Polisi Kawal Sosialisasi Batas Kawasan Hutan di Lembah Hopo

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:40 WIB

Berita Terbaru

Sidokkes Polres Mamuju Tengah Uji Kelayakan Makanan MBG

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:20 WIB

x