Dorong Hilirisasi Kelapa, Wagub Sulbar Buka Pintu Investasi dengan Skema Kemitraan Petani-Investor

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, – Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S Mengga, membuka peluang investasi sektor kelapa dalam melalui skema kemitraan langsung bersama petani. Peluang ini dibahas dalam pertemuan dengan sejumlah pengusaha di Swiss-Belhotel Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (14/5/2025).

Dalam audiensi tersebut, para investor menawarkan model kerja sama yang dinilai menguntungkan kedua belah pihak. Mereka berencana menyediakan bibit kelapa untuk ditanam di lahan milik petani, kemudian membeli hasil panen untuk diolah dan diekspor. Lebih jauh, pabrik pengolahan kelapa juga akan dibangun langsung di wilayah Sulbar.

“Modelnya kemitraan. Pengusaha menyiapkan bibit, petani yang tanam, lalu kelapanya dibeli dan diolah untuk ekspor. Pabriknya juga akan dibangun di Sulbar,” jelas Salim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Potensi kelapa dalam di Sulbar selama ini belum tergarap optimal. Petani umumnya hanya memproduksi kopra atau minyak goreng tradisional yang dijual dalam bentuk mentah ke luar daerah seperti Surabaya dan Makassar.

Menurut Salim, kehadiran investor membawa harapan baru dalam meningkatkan nilai tambah produk kelapa. Ia menyebut, jika berjalan lancar, hasil kelapa Sulbar bisa diolah menjadi tujuh jenis produk ekspor.

“Saya sudah tanyakan pola kerja mereka. Ini murni kemitraan, masyarakat menanam, perusahaan membangun pabrik, dan membeli hasil panen sesuai harga pasar,” tambahnya.

Dua wilayah yang menjadi fokus awal program ini adalah Kabupaten Polewali Mandar dan Majene. Hasil survei menunjukkan, kedua daerah tersebut memiliki potensi besar dari segi luas lahan, jumlah petani, hingga kesiapan infrastruktur.

Skema kemitraan ini juga dinilai dapat memotong rantai distribusi dan menghilangkan peran tengkulak, sehingga harga lebih adil bagi petani.

Pemprov Sulbar, kata Salim, siap memfasilitasi investor yang ingin menanamkan modal di daerah, asalkan sejalan dengan prinsip pemberdayaan masyarakat lokal.

“Kehadiran investor bisa membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan PAD. Yang penting adalah kepercayaan. Kita harus bisa dipercaya oleh rakyat dan investor bahwa kita serius membangun Sulbar,” tutup Salim.

(Rls)

Berita Terkait

Sekretariat DPRD Sulbar Hadiri Rakor Implementasi Budaya Kerja BerAKHLAK
Hari ke-9 Pelayanan Beasiswa, Semangat Tak Surut Biro Pemkesra Dukung Panca Daya SDK
Kominfo Sulbar Genjot Pemenuhan Data Sektoral, Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia. 
Momentum Hari Kartini 2026, Ketua DPRD Sulbar Ajak Perempuan Berani Ambil Peran Strategis
Menuju Hari Demam Berdarah, RSUD Sulbar Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Lewat Edukasi dan Penyuluhan
RSUD Sulbar Gelar Monev Pelayanan BPJS, Fokus Tingkatkan Kualitas Layanan dan Waktu Tunggu Pasien
Hadiri Paripurna DPRD Sulbar, Sekprov: Kita Terima Rekomendasi untuk Ditindaklanjuti
Layanan Pemberkasan Beasiswa Pemprov Sulbar Tembus IKM 93,85, Bukti Nyata Pelayanan Publik Bermutu Tinggi

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 21:54 WIB

Sekretariat DPRD Sulbar Hadiri Rakor Implementasi Budaya Kerja BerAKHLAK

Rabu, 22 April 2026 - 21:51 WIB

Hari ke-9 Pelayanan Beasiswa, Semangat Tak Surut Biro Pemkesra Dukung Panca Daya SDK

Selasa, 21 April 2026 - 14:51 WIB

Buka Forum Satu Data Indonesia, Askary: Dengan Data yang Valid Kebijakan Diambil Sesuai Kebutuhan

Selasa, 21 April 2026 - 14:43 WIB

Kominfo Sulbar Genjot Pemenuhan Data Sektoral, Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia. 

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WIB

SPBU Tapalang Bantah Isu Distribusi BBM Subsidi Tak Sesuai Aturan: Informasi Hoaks

Senin, 20 April 2026 - 21:39 WIB

Menuju Hari Demam Berdarah, RSUD Sulbar Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Lewat Edukasi dan Penyuluhan

Senin, 20 April 2026 - 17:49 WIB

Sekrateriat Wapres RI Tim Percepatan Penurunan Stunting Kunjungan Ke Mateng, Wabub Askary: Penurunan Stunting Lebih Cepat

Senin, 20 April 2026 - 10:52 WIB

54 Desa di Mateng Terima Bantuan Pangan Tergabung Dalam PBP

Berita Terbaru

x