DPPKB Mamuju Target 1.608 Orang Calon Akseptor KB di 2025

- Jurnalis

Kamis, 10 April 2025 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid KB DPPKB Mamuju, Dzamrudiah

Kabid KB DPPKB Mamuju, Dzamrudiah

SULBARPEDIA.COM,- Mamuju, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Mamuju, bakal menargetkan sebanyak 1.608 calon akseptor Keluarga Berencana (KB) di tahun 2025 ini.

Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB Mamuju, Dzamrudiah mengatakan rincian jumlah calon akseptor merupakan target dari pemerintah pusat terkait plot atau pembagian target calon akseptor di setiap kabupaten.

“Angka Ini memang dari pemerintah pusat sendiri, tetapi memang bakal dijabarkan lagi atau dibahas pemerintah provinsi mengenai angka itu seperti apa,” jelasnya kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Rabu (9/4/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebenarnya dari pemerintah pusat, karena di Pemprov sendiri saat ini belum ada untuk pembagian target itu. Pusat ke Provinsi, dari Provinsi ke Kabupaten,” lanjutnya.

Dzamrudian menjelaskan, target yang diberikan untuk kabupaten tersebut telah meningkat sekitar 200 calon akseptor KB, meskipun bakal dibahas kembali.

Ia menjelaskan, peningkatan target tahun ini juga menjadi evaluasi karena dimungkinkan tahun 2024 lalu calon akseptor tersebut memenuhi bahkan melampaui target yang ditetapkan.

“Tahun lalu target yang diberikan kepada kami 1.407 dan itu melebihi target diangka 1.608 akseptor, meskipun target akseptor vasektomi itu tidak terisi, tetapi dari skala jumlahnya melebihi apa yang direncanakan dan ditugadkan kepada kami,” sebutnya.

Baca Juga: DPPKB Mamuju Punya 550 Kader TPK-Penyuluh KB, Edukasi Pencegahan Stunting dan Kesehatan Reproduksi

Ia menambahkan, antusiasme penggunaan alat kontrasepsi di Kabupaten Mamuju mayoritas perempuan. Pada kaum pria lebih banyak menggunakan kondom dan berfikir praktis dan efisien sehingga metode vasektomi sangat jarang digunakan.

“Kalau di Mamuju ini memang banyaknya perempuan, kalau laki laki biasanya enggan melakukan cara vasektomi, lebih banyak menggunakan kondom. Vasektomi dianggap tabu yang memang persepsi ini keliru, nyatanya vasektomi terbilang efektif dan nyaman,” tutupnya.

(adv/adm)

Berita Terkait

Ketua DPRD Sulbar Dorong Sinergi Daerah Perkuat Kemandirian Pangan untuk Kendalikan Inflasi
Sekretariat DPRD Sulbar Dinobatkan sebagai OPD Pembayar Zakat Terbaik 2025 di Rakorda BAZNAS
Komisi IV DPRD Sulbar Bahas Program Kerja 2025 dan Tekankan Penanganan Stunting
Waka DPRD Pasangkayu Hadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97
Hari Sumpah Pemuda ke-97, Gubernur Sulbar Ajak Pemuda Bergerak Hadapi Perubahan Zaman
Polisi Amankan 3 Pikap Muat Pupuk Subsidi di Mamuju, Sopir-Kernet Diperiksa
Polisi Tetapkan 1 Orang Tersangka Kasus Penyelundupan 200 Karung Pupuk Subsidi 
DPRD Pasangkayu Gelar Rapat Paripurna Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2026

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 17:39 WIB

Kesbangpol Sulbar Gelar  Sosialisasi Digitalisasi Layanan Ormas dan ASN

Minggu, 7 Desember 2025 - 09:33 WIB

Kades Tersangka Korupsi yang Sempat DPO, Resmi Ditangkap dan Ditahan Polresta Mamuju

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:00 WIB

Mammesa Grow GLI Batch 5 Edukasi Warga di Polewali Mandar

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:54 WIB

Toilet RSUD Sulbar Banyak Tak Berfungsi gegara Septic Tank Penuh, Baru Diperbaiki 2026

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:03 WIB

Hampir Semua Toilet Rusak, RSUD Provinsi Sulbar Dikeluhkan Keluarga Pasien

Senin, 1 Desember 2025 - 19:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Maut, di Kalukku

Rabu, 26 November 2025 - 09:18 WIB

KOHATI Majene Dorong Gerakan Anti Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Keteladanan Fatimah az-Zahra

Selasa, 25 November 2025 - 14:19 WIB

Kabur Usai Ditetapkan Tersangka, Kades di Mamuju Masuk Daftar Pencarian Orang 

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Mammesa Grow GLI Batch 5 Edukasi Warga di Polewali Mandar

Kamis, 4 Des 2025 - 21:00 WIB

x