Dugaan Korupsi Dana Desa Rp309 Juta di Pundau Mencuat, HMI FKIP Unsulbar Desak Kejari Majene Usut Tuntas

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Majene — Dugaan tindak pidana korupsi dana desa kembali mencuat di Kabupaten Majene. Seorang mantan Pejabat (Pj) Kepala Desa Pundau diduga terlibat dalam penyalahgunaan Dana Desa dengan nilai mencapai Rp309 juta.

Dugaan tersebut mencuat setelah mantan Pj Kepala Desa Pundau berinisial R bersama Bendahara Desa berinisial H tidak menghadiri undangan resmi rapat yang digelar oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tanpa keterangan yang jelas. Ketidakhadiran keduanya menyebabkan forum rapat tidak dapat dilanjutkan dan memicu kecurigaan terkait pengelolaan dana desa.

Persoalan ini kemudian menuai sorotan dari berbagai pihak, termasuk kalangan mahasiswa. Ketua Umum HMI Komisariat FKIP Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) secara tegas mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene untuk segera mengusut tuntas dugaan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, dugaan korupsi dana desa merupakan kejahatan serius karena berdampak langsung pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Dana desa seharusnya digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat secara transparan dan akuntabel, bukan justru disalahgunakan. Kami mendesak Kejari Majene agar segera melakukan penyelidikan secara profesional dan terbuka,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, apabila dugaan tersebut terbukti benar, maka perbuatan mantan Pj Kepala Desa Pundau telah mencederai kepercayaan publik serta merusak citra pemerintahan desa. Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap pihak-pihak yang terlibat.

“Tidak boleh ada pembiaran. Siapapun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

(Wdy)

Berita Terkait

Sekda Sulbar Apresiasi Inovasi GARATTA TBC untuk Mendukung Pembangunan Kesehatan
Resmikan Sekretariat Baru, DPW IJS Majene Siap Perkuat Kolaborasi dan Tangkal Hoaks
Pesan Gubernur Suhardi Duka untuk Wisudawan UT Majene: Jaga Integritas, Jadilah Penjaga Kepercayaan
Wanita Tipu Warga di Majene Modus Penukaran Uang Baru, Pelaku Ditangkap
Paradoks BBM di Majene: Harga Normal, Akses Sulit, Antrean Mengular
Kunjungan Perdana Kadis DKP Safaruddin ke BBIP Poniang, Tegaskan Kolaborasi dan Penguatan Budidaya Perikanan
STIKes Bina Bangsa dan STIE YAPMAN Majene Tanda Tangan MoU Internasional Bersama Unismuh Makassar
PTKP HMI Cabang Majene Desak Evaluasi AMDAL Lalin JENS Cafe, Dinilai Ganggu Keselamatan Publik

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Bhabinkamtibmas Topoyo Imbau Warga Cegah Karhutla Di Musim Kemarau

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Titik Api Kembali Muncul di Topoyo, Bhabinkamtibmas Padamkan Kebakaran Lahan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Polri Kawal Semarak Kemerdekaan, Bhabinkamtibmas Karossa Amankan Gerak Jalan 19 Regu Pelajar

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Karossa Patroli Malam Sisir Titik Rawan Demi Kamtibmas Tetap Kondusif

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Sambut Hut RI Ke-81, Sat Lantas dan Sat Samapta Polres Mateng Bagikan Sangsaka Merah Putih

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Polri Bersama Satgas El Nino Tanggap Bencana Pengecekan Posko Malam Hari

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Bhabinkamtibmas Tinali Sambangi Warga Perkuat Kerukunan dan Waspada Karhutla

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Polri Bergerak Cepat Tangani Kebakaran Jangkos di Kambunong

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Bhabinkamtibmas Topoyo Imbau Warga Cegah Karhutla Di Musim Kemarau

Minggu, 16 Agu 2026 - 10:20 WIB

x