Gubernur SDK Janji Alokasikan Rp 50 M untuk Kabupaten Mamuju di 2026

- Jurnalis

Jumat, 18 April 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dok. Pemprov Sulbar

Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dok. Pemprov Sulbar

SULBARPEDIA.COM,- Mamuju, Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK) menghadiri Musrembang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mamuju tahun 2026 di Aula Lt. 3 kantor Bupati Mamuju, Kamis 17 April 2025.

Dalam Musrenbang itu, Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi meminta Gubernur Sulbar untuk lebih memperhatikan kabupaten Mamuju, utamanya dalam pembangunan infrastruktur jalan dan ketahanan pangan.

Pembangunan Infrastruktur jalan Bonehau-Kalumpang serta beberapa ruas-ruas jalan untuk mendukung ketahanan pangan menjadi permintaan Bupati Sutina kepada Gubernur Sulbar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjawab hal tersebut, Gubernur, Suhardi Duka menyampaikan bahwa di APBD tahun 2025, pemerintah Provinsi mengucurkan anggaran hampir 50 miliar untuk Kabupaten Mamuju.

“Saya ingin sampaikan kepada Bupati, untuk tahun 2025 ini ada Rp 18 miliar untuk (ruas jalan) Tapalang Barat, kemudian ada Rp 5 miliar di Simboro, Rp 15 miliar untuk kakao. Ada BPJS juga. Mobil sampah kita juga kasih,” kata SDK.

Baca Juga: SDK Tegaskan Komitmen Bangun Mateng: Jalan Topoyo-Tumbu-Patulana Mulai 2026

Bupati Mamuju periode 2005-2015 itu juga berjanji ditahun 2026 mendatang, akan kembali mengalokasikan anggaran minimal 50 miliar untuk Kabupaten Mamuju.

“Sebagaimana janji saya, tinggal kita harus diskusikan mau ditempatkan di mana Rp 50 miliar itu. Mau di infrastruktur semua, Bisa. Tapi saya harus mempertanyakan apakah APBD kabupaten Mamuju menyentuh Sektor ini. Karan ada juga saya punya misi di sektor-sektor lain. Jadi nanti kita diskusikan,” ungkapnya.

Anggota DPR RI periode 2019-2024 itu juga memastikan akan tetap memperhatikan agar ruas jalan Bonehau-Kalumpang dapat ditingkatkan. Katanya pembangunan jalan Bonehau-Kalumpang juga perlu di Intervensi Pemerintah pusat.

SDK juga menyampaikan, bahwa di Jakarta kemarin, ia telah membuat janji dengan Menteri PU untuk bertemu. Hanya saja pertemuan itu terpaksa tertunda sebab, Menteri PU mendapatkan izin melaksanakan umroh.

“Staf nya menyampaikan ke saya untuk dijadwalkan ulang. Saya bilang saya tidak, kau yang jadwal ulang, kalau sudah siap menterinya saya datang. Jadi kalau Bupati mau ikut, kita ikutkan untuk ketemu dengan menteri PU,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur SDK menyampaikan keseriusannya untuk betul-betul memperhatikan serta membantu pemerintah Kabupaten. Prinsipnya, Pemerintah Provinsi tidak memiliki wilayah, hanya pemerintah Kabupaten yang memiliki wilayah.

“Saya kira harapan kita bahwa kita sama-sama membangun daerah ini. Jadi kami bantu bupati untuk membangun wilayahnya. Kalau Bupati sudah bagus wilayahnya tentu provinsi juga sudah bagus, karena enam bupati bahagian dari provinsi,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi mengaku bersyukur dengan kehadiran Gubernur SDK dalam Musrenbang tersebut. Katanya kehadiran Gubernur SDK dalam kegiatan ini membawa angin segar untuk pemerintah Kabupaten Mamuju.

“Jadi tentu ini kesyukuran untuk kami ditengah keterbatasan yang dimiliki oleh pemerintah kabupaten Mamuju, pemerintah provinsi akan mengintervensi program di Kabupaten Mamuju. Tentu kesempatan ini tidak akan kami sia-siakan. 50 miliar itu akan betul-betul kita pergunakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Mamuju,” ungkap Bupati perempuan pertama di Sulbar itu.

(adv/adm)

 

 

Berita Terkait

393 Jemaah Haji Mamuju Berangkat ke Tanah Suci, Gubernur Suhardi Duka Doakan Selamat dan Lancar
Kisah Warga Kopeang Melahirkan di Jalan, Indikasi Pentingnya Integrasi dan Sinergitas Layanan Kedokteran Kepolisian bagi Warga Marginal
Parkir Liar dan Aksi Lompat Pagar Siswa SMK Rangas Resahkan Warga
SPBU Tapalang Bantah Isu Distribusi BBM Subsidi Tak Sesuai Aturan: Informasi Hoaks
Dugaan Suap Rp50 Juta Guncang DPRD Sulbar, Legislator Diduga “Main Mata” Demi Percepat Dapur MBG
Disparbud Mamuju Lanjutkan Pelatihan Selam, Peserta Jalani Praktik di Kolam Renang Maleo
Pemkab Mamuju Matangkan Penyusunan PPKD Sebagai Landasan Pengembangan Budaya Daerah
RSUD Sulbar Luncurkan Edukasi Digital IGD Lewat QR Code, Permudah Akses Informasi Pendampingan Pasien

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:44 WIB

Pemprov Sulbar Bangun Kerjasama dengan Politeknik Negeri Ujung Pandang 

Rabu, 29 April 2026 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sulbar Temui Gubernur SDK, Perkuat Sinergi Sukseskan Program Asta Cita

Rabu, 29 April 2026 - 19:56 WIB

Di STAIN Majene, Sekda Sulbar Tekankan Peran Akademisi Jawab Tantangan Daerah

Rabu, 29 April 2026 - 11:05 WIB

Gubernur Suhardi Duka: Presiden Tak Mau Anak Kelaparan, Koperasi Merah Putih Hadir untuk Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

Peringati Hari Malaria Sedunia 2026, RSUD Sulbar Edukasi Masyarakat tentang Bahaya dan Pencegahan Malaria

Senin, 27 April 2026 - 12:44 WIB

393 Jemaah Haji Mamuju Berangkat ke Tanah Suci, Gubernur Suhardi Duka Doakan Selamat dan Lancar

Minggu, 26 April 2026 - 12:33 WIB

Serap Aspirasi Warga, Ketua DPRD Sulbar Amalia Aras Gelar Hearing Dialog Tahap II di Mamuju Tengah 

Sabtu, 25 April 2026 - 18:49 WIB

Gubernur Sulbar: Otonomi Daerah Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Refleksi dan Harapan Masyarakat

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Sekda Mateng Litha Febriani Hadiri Kunjungan Wamen HAM RI di Mamuju

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:58 WIB

x