Mengenal Kulubelang, Perahu Tradisional Warga Mamuju yang Digunakan saat Melaut

- Jurnalis

Senin, 15 Mei 2023 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM,- Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) memiliki satu jenis perahu tradisional masa lampau. Perahu ini dulunya digunakan warga saat melaut.

Selain di Mamuju, perahu ini juga dipakai oleh masyarakat Sulbar yang mendiami wilayah Majene dan Polewali Mandar.

Belang diambil dari bahasa lokal Sulbar. Kata ini yang berarti telanjang atau tak berpakaian, Ketika kata tersebut digunakan dalam pembuatan perahu, “belang” berarti “hanya berupa kayu yang digali, tak ada tambahan apapun”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika ditelisik dari maknanya, Sinonim “belang’ dalam dunia perahu adalah “balakang”. Dua kata tersebut jamak digunakan komunitas bahari di Sulbar baik di Mamuju, Majene maupun Polewali Mandar.

“Belang” adalah kayu bulat yang dikeruk bagian tengahnya lalu bagian bawahnya dimodel sedemikian rupa agar bisa stabil di perairan. Itulah jenis perahu paling bersahaja, paling purba, paling kuno.

Sama sekali tak ada tambahan, baik papan di sisi, cadik, maupun layar. Belakangan, dalam proses sejarah ribuan tahun, ketika si pengguna membutuhkan perahu yang bisa memuat lebih banyak barang, daya jelajah jauh, tak mudah dimasuki air, maka dipikir perlu ada tambahan papan di atasnya. Singkat kata, muncullah perahu bercadik, seperti pakur, olangmesa dan sandeq serta katitting.

Sebagai daerah yang banyak mendiami pesisir Kota Mamuju, tentu nelayan sejak dahulu salah satu profesi yang sangat mulia sebagai sumber penghidupan. Tentu saja dalam melaut Perahu tradisional Kulubelang ini memiliki banyak cerita dan kenangan.

Jika “kulubelang” adalah perahu paling kuno – purba, maka sandeq adalah puncak evolusi perahu bercadik tradisional bisa disebut modern, tapi dibuat tradisional.

Perahu Kulubelang akan Didaftar di KI Komunal

Kepala Bidang Seni dan Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Mamuju, Marwan Haruna mengatakan saat ini pihaknya masih mengkaji warisan budaya benda tersebut untuk terdaftar sebagai warisan kekayaan intelektual komunal dalam masyarakat adat Mamuju.

“Sementara ini kami juga menyusun deskripsi Kulubelang yang ada di Pulau Karampuang, yang ceritanya perahu itu dululah yang menjadi sarana transportasi laut kita di Mamuju utamanya para pencari ikan,” jelas Marwan kepada sulbarpediacom, Selasa (8/5/23).

Marwan menjelaskan, Pemkab Mamuju melalui Disparbud kerap mengadakan kegaiatan lomba perahu Kulubelang melalui event-event tradisional. Hal itu sebagai salah satu upaya melestarikan Perahu Kulubelang.

“Sampai saat ini masih sering digunakan untuk lomba perahu tradisional Kulubelang. Banyak sebetulnya yang kita mau kaji dari perahu ini,” tutupnya.

(adv/adm)

Berita Terkait

Bus Neo Trans Terguling di Jalan Trans Mamuju Diduga Karena Pecah Ban
Sambut Kapolda Baru, Gubernur Suhardi Duka Harap Sinergi Pemprov dan Polda Makin Kuat
HUT ke-34 Desa Bonda, Dua Aset Koperasi Merah Putih Diserahkan untuk Perkuat Ekonomi Warga
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Polresta Mamuju Intensifkan Pengaturan Malam Hari, Kecelakaan Lalu Lintas Berhasil Ditekan
HMI Cabang Manakarra dan BPJS Kesehatan Mamuju Edukasi Generasi Muda soal Kesehatan Reproduksi
4 Bulan Sembunyi di Hutan, DPO Pengeroyokan SPBU Tapalang Berhasil Dibekuk Resmob Polresta Mamuju
Berantas Tambang Emas Ilegal, Polresta Mamuju Tahan 4 Tersangka dari Tiga TKP

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Pria Culik Anak 13 Tahun di Mateng Hendak Dibawa ke Palopo Sulsel

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Kasus Penculikan Gadis Dibawah Umur Viral di Medsos, Pelaku Diamankan di Polres Mateng

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Komisi l DPRD Mateng RDP Terkait Regulasi Rangkap Jabatan ASN dan BPD

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Bupati Arsal Aras Serahkan Beasiswa Kuaat Sebanyak 162 Penerima di Kec.Pangale

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Memda Mateng Salurkan Beasiswa Kuaat Ke 1.143 Penerima SD dan SMP

Jumat, 11 September 2026 - 05:59 WIB

Usai RDP dengan Dinkes, Komisi lll DPRD Mateng Minta Pemda Perhatikan Kusus PKM Salupangkang

Rabu, 9 September 2026 - 05:49 WIB

Usai kunjungan di PKM Salupangkang, Ketua Komisi lll DPRD Mateng Herman Sebut Bangunan tidak Layak Huni

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Bupati Mateng Serahkan SK Perpanjangan Perjanjian Kerja 361 PPPK Formasi Tahun 2023 dan 2025

Berita Terbaru

x