Pamit ke Kebun, Petani di Polman ditemukan Tak Bernyawa di Pesisir Pantai Mampie

- Jurnalis

Kamis, 3 Februari 2022 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Tim gabungan SPKT dan Piket Fungsi dari Polres Polman dan Polsek Wonomulyo turun ke TKP, foto: hms)

(Tim gabungan SPKT dan Piket Fungsi dari Polres Polman dan Polsek Wonomulyo turun ke TKP, foto: hms)

SULBARPEDIA.COM,-Polman, Sosok mayat di temukan di pesisir pantai mampie Dusun Mampie Desa Galeso Kec. Wonomulyo Kab. Polman, Kamis (03/02/22).

Korban As(45), Pekerjaan Petani Alamat Lorong kumala Jln. pendidikan Kel. Sidodadi Kec. Wonomulyo Kab. Polman di temukan tergeletak dalam keadaan tidak bernyawa di pantai mampie.

Tim gabungan SPKT dan Piket Fungsi dari Polres Polman dan Polsek Wonomulyo yang turun ke TKP di pimpin oleh Ka SPKT Ipda Imam Widodo melakukan olah TKP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban As(45) di temukan pada pesisir pantai dengan jarak dari bibir pantai sejauh 20 Meter. Kendaraan korban yang di gunakan dengan jarak ditemukannya korban sejauh 200 meter. Korban tergeletak diantara Pohon bakau.

Tidak ditemukan benda atau barang yang mencurigakan sekitar tergeletaknya korban yang ditemukan oleh warga.

Korban yang sudah diketahui identitasnya dibawa kerumah duka yang beralamat di Lorong kumala Jln. pendidikan Kel. Sidodadi Kec. Wonomulyo Kab. Polman

Menurut Pr. Hj Yusriani alias Hj. Wati saat pertama kali menemukan korban Sekira Pukul 11.20 Wita sementara berada di sekitaran lokasi tempat korban tergeletak yang sementara mencari keong dan melihat korban tergeletak dan mengira bahwa korban sedang tidur sehingga ingin membangunkan korban dengan menggoyangkan Pohon bakau yg berjarak 2 Meter dari korban. Namun korban tidak bergerak.

“Karena tidak adanya respon dari Korban dan melihat Korban tidak bergerak lagi sehingga meminta tolong dan memanggil orang sekitar yang juga sedang mencari keong” Ujar wati.

Dari Keterangan Pihak keluarga, Ahmad yang merupakan orang tua dari korban bahwa Korban meninggalkan kediaman sejak hari Rabu tanggal 02 Februari 2022 sekira Pukul 09.00 Wita dengan alasan ingin pergi ke kebunnya yang terletak di Desa indo makkombong Kec. Matakali Kab. Polman dengan menggunakan kendaraan Roda 2 (dua) honda Win warna Merah hitam dengan Nomor Polisi DD 8864 AP.

“Diketahui bahwa korban sebelumnya sering menyendiri dan selalu berfirasat buruk setelah mengetahui bahwa ia sakit yang mengalami infeksi pada bagian usus” Ujar Ahmad

Dr. Andi Saiful menjelaskan sesuai hasil visum tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada korban dan menyarankan kepada pihak keluarga untuk melakukan outopsi untuk mengetahui kematian korban, Namun pihak keluarga menolak untuk di lakukan outopsi dan menerima kejadian tersebut dengan membuat Surat pernyataan untuk tidak dilakukan outopsi dengan tanda tangan.

Korban memiliki riwayat penyakit pada usus yang infeksi dan riwayat penyakit tersebut diduga menjadi beban fikiran hingga mengalami depresi.

Sampai saat ini penyebab pasti kematian korban belum diketahui dan masih dalam penyelidikan dan Pendalaman dari Sat. Reskrim Polres Polman.

(rls/hfs)

Berita Terkait

Sekda Mateng Litha Febriani Hadiri Kunjungan Wamen HAM RI di Mamuju
Pemda Mateng Menempati Peringkat 1 di Sulbar Hasil EPPD Terhadap LPPD 2024
Otonomi Daerah 2026, Sekda Mateng: Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat
Serap Aspirasi Warga, Ketua DPRD Sulbar Amalia Aras Gelar Hearing Dialog Tahap II di Mamuju Tengah 
Kisah Warga Kopeang Melahirkan di Jalan, Indikasi Pentingnya Integrasi dan Sinergitas Layanan Kedokteran Kepolisian bagi Warga Marginal
Pemda Mateng Usulkan Sejumlah Program Infrastruktur Kekementerian PU
Parkir Liar dan Aksi Lompat Pagar Siswa SMK Rangas Resahkan Warga
Wabup Mateng Bersama Tim TPID Gelar HLM Guna Menghadapi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:58 WIB

Sekda Mateng Litha Febriani Hadiri Kunjungan Wamen HAM RI di Mamuju

Senin, 27 April 2026 - 10:26 WIB

Otonomi Daerah 2026, Sekda Mateng: Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 - 12:33 WIB

Serap Aspirasi Warga, Ketua DPRD Sulbar Amalia Aras Gelar Hearing Dialog Tahap II di Mamuju Tengah 

Jumat, 24 April 2026 - 18:43 WIB

Pemda Mateng Usulkan Sejumlah Program Infrastruktur Kekementerian PU

Jumat, 24 April 2026 - 05:53 WIB

Wabup Mateng Bersama Tim TPID Gelar HLM Guna Menghadapi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Selasa, 21 April 2026 - 14:51 WIB

Buka Forum Satu Data Indonesia, Askary: Dengan Data yang Valid Kebijakan Diambil Sesuai Kebutuhan

Senin, 20 April 2026 - 17:49 WIB

Sekrateriat Wapres RI Tim Percepatan Penurunan Stunting Kunjungan Ke Mateng, Wabub Askary: Penurunan Stunting Lebih Cepat

Senin, 20 April 2026 - 10:52 WIB

54 Desa di Mateng Terima Bantuan Pangan Tergabung Dalam PBP

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Sekda Mateng Litha Febriani Hadiri Kunjungan Wamen HAM RI di Mamuju

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:58 WIB

x