Pemkab Mamuju Gelar Forum Peningkatan Kualitas Pelayanan KB, Target 1.400 Akseptor di 2024

- Jurnalis

Senin, 19 Agustus 2024 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Forum Peningkatan Kualitas Pelayanan KB di Faskes bersama Mitra Kerja, Senin (19/8/2024).

Kegiatan digelar di Aula Kantor Bupati Mamuju tersebut, dihadiri Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, Sekretaris Daerah Suaib, Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPPKB Mamuju Abdul Rasyid, Kadinkes Mamuju dr. Sita Harit Ibrahim dan Kepala Bidang Keluarga Berencana (KB) DPPKB Mamuju, Zamrudiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan bidan Puskesmas Pembantu (Pustu), Posyandu dan tenaga kesehatan (nakes) sejumlah perwakilan rumah sakit di Mamuju.

Dalam sambutannya, Bupati Sitti Sutinah menyampaikan, tahun ini Pemerintah Kabupaten Mamuju menargetkan 1.400 orang akseptor pengguna kontrasepsi.

“Kalau kita lihat targetnya 1.400 sekian orang, ini menjadi pekerjaan rumah khususnya Dinas KB untuk menggenjot kegiatan pelaksanaannya tahun 2024 ini,” kata Sutinah.

Sutinah menyebut, dari target tersebut, hingga saat ini DPPKB Mamuju telah memperluas jangkauan pengguna alat kontrasepsi sebesar 743 orang atau sebesar 54,8 persen. Angka ini terus bertambah hingga Desember mendatang yang diperkirkan mencapai target.

 

“Ini tugas kita semua untuk terus mendorong masyarakat untuk melaksanakan program ber-KB, karena salah satu faktor tingginya angka stunting itu adalah tingginya angka kelahiran dan pasangan usia muda dengan jarak kehamilan yang begitu dekat,” terangnya.

Baca Juga: DPPKB Mamuju Libatkan Generasi Muda untuk Tekan Stunting dan Pernikahan Dini

Lebih jauh, Sutinah menjelaskan tingginya pemicu angka resiko stunting sebab peran laki laki dalam program keluarga berencana masing sangat rendah. Sebab, menjadi pemahaman umum di masyarakat bahwa KB dikesankan hanya menyasar kalangan perempuan.

“Penggunaan alat kontrasepsi untuk fasektomi bagi kaum lelaki masih sangat rendah, dan ini juga menjadi tantangan kedepan bagaimana target itu terpenuhi dan tidak hanya menyasar kaum perempuan,” tuturnya.

(adv/adm)

Berita Terkait

Sambut Kapolda Baru, Gubernur Suhardi Duka Harap Sinergi Pemprov dan Polda Makin Kuat
HUT ke-34 Desa Bonda, Dua Aset Koperasi Merah Putih Diserahkan untuk Perkuat Ekonomi Warga
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Polresta Mamuju Intensifkan Pengaturan Malam Hari, Kecelakaan Lalu Lintas Berhasil Ditekan
HMI Cabang Manakarra dan BPJS Kesehatan Mamuju Edukasi Generasi Muda soal Kesehatan Reproduksi
4 Bulan Sembunyi di Hutan, DPO Pengeroyokan SPBU Tapalang Berhasil Dibekuk Resmob Polresta Mamuju
Berantas Tambang Emas Ilegal, Polresta Mamuju Tahan 4 Tersangka dari Tiga TKP
Gubernur Suhardi Duka Motivasi 1.476 Patriot Muda Tim Ekspedisi Patriot 2026

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Pria Culik Anak 13 Tahun di Mateng Hendak Dibawa ke Palopo Sulsel

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Bupati Arsal Sebut, ASN Dilarang Rangkap Jabatan BPD

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Kasus Penculikan Gadis Dibawah Umur Viral di Medsos, Pelaku Diamankan di Polres Mateng

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Bupati Arsal Aras Serahkan Beasiswa Kuaat Sebanyak 162 Penerima di Kec.Pangale

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Memda Mateng Salurkan Beasiswa Kuaat Ke 1.143 Penerima SD dan SMP

Jumat, 11 September 2026 - 05:59 WIB

Usai RDP dengan Dinkes, Komisi lll DPRD Mateng Minta Pemda Perhatikan Kusus PKM Salupangkang

Rabu, 9 September 2026 - 05:49 WIB

Usai kunjungan di PKM Salupangkang, Ketua Komisi lll DPRD Mateng Herman Sebut Bangunan tidak Layak Huni

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Bupati Mateng Serahkan SK Perpanjangan Perjanjian Kerja 361 PPPK Formasi Tahun 2023 dan 2025

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Bupati Arsal Sebut, ASN Dilarang Rangkap Jabatan BPD

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:57 WIB

x