Pemkab Mamuju Gelar Rapat Koordinasi Aksi Konvergensi Stunting

- Jurnalis

Jumat, 31 Mei 2024 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM,- Pemkab Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Aksi I Konvergensi Stunting tingkat Kabupaten Mamuju.
Rapat ini digelar di ruang lantai III Kantor Bupati Mamuju pada Jumat (31/5/2024).

Kegiatan ini mengundang sejumlah pihak diantaranya, Dinas DPPKB Mamuju, Ketua TPPS Mamuju, Kepala Kantor Kemenag Mamuju, Dinsos Mamuju, Bappepan, Camat, Ketua Tim Penggerak PKK, Kepala Desa/Kelurahan dan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), serta Kepala Puskesmas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamuju Suaib. Sementara, Sekretaris Dinas (Sekdis) DPPKB Mamuju, Abdul Rasyid bertindak sebagai moderator.

Menariknya, meski Sekda Mamuju Suaib mengapresiasi kinerja tim percepatan penanganan stunting yang mampu menurunkan angka prevalensi stunting Kabupaten Mamuju dari 33,84 persen tahun 2022 menjadi 32,78 persen di 2023, namun angka tersebut belum mampu mengangkat status Mamuju dari daerah dengan angka stunting kedua tertinggi di Sulawesi Barat.

“Ini harus menjadi motivasi bagi kita, karena tentu ini bukan prestasi yang kita harapkan,” tandas Sekda Kabupaten Mamuju ini.

Lebih jauh, Suaib mengharapkan agar seluruh komponen dapat melakukan kolaborasi dan bersinegi dalam melakukan intervensi penanganan stunting.

Suaib meyakini jika semua dapat berkolaborasi, maka bukan tidak mungkin Kabupaten Mamuju akan mampu mencapai target provinsi ataupun target nasional di bawah 14 persen.

“Persoalan ini cukup kompleks dan memerlukan kerja bersama, sehingga penanganannya dapat dilakukan dari hulu ke hilir,” tuturnya.

Di tempat sama, Kepala Dinas DPPKB Mamuju, dr. Hajrah As’ad mengatakan, rapat koornasi kovergensi tersebut sebagai tahapan dari 8 aksi konvergensi dalam rangka menganalisis situasi dan penetapan desa lokus stunting tahun 2025.

Delapan aksi ini yang dimaksud, yakni Aksi 1 Analisa Situasi Stunting, Aksi 2 Rencana Kegiatan, Aksi 3 Rembug Stunting, Aksi 4 Regulasi Tentang Stunting, Aksi 5 Pembinaan Unsur Pelaku, Aksi 6 Sistem Manajemen Data, Aksi 7 Data Cakupan Sasaran dan Publikasi Data, Aksi 8 Review Kerja.

“Penetuan lokus stunting ada beberapa indikator ternasuk indikator yang penting adalah berapa jumlah jelyarga beresiko stunting di masing masibg desa, dan yang terbanyak Kartu Keluarga Beresiko Stunting itulah yang akan dirangking,” kata dr Hajrah.

Baca Juga: Kantor DPPKB Mamuju Dikunjungi Kepala BKKBN Sulbar Rezky Murwanto, Ini yang Dibahas

“Kemudian, berapa jumlah kasus stuntingnya meningkat atau menurun kah, selanjutnya faktor terminal lain lingkungan, seperti ketersediaan layak huni, itu yang menjadi indikator,” lanjunya.

dr Hajrah berharap, rapat penentuan lokus stunting menjadi momentum di 11 Desa Lokus Kabupaten Mamuju dapat keluar sebagai desa bebas stunting di Indonesia.

“Harapannya dengan penentuan lokus stunting, mewakili desa tahun 2025 mendatang berdasarakan survei Aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) bisa diintervensi secara tepat sasaran,” tutupnya.

(adv/adm)

Berita Terkait

Gerakan Kembali Bersekolah di Sulbar Selamatkan 550 Anak dari Putus Sekolah
Hardiknas 2026 di Sulbar: Gubernur Suhardi Duka Tekankan Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru
RSUD Sulbar Matangkan Perizinan Berbasis Risiko, Percepat Layanan Berbasis Kompetensi
Pemprov Sulbar Bangun Kerjasama dengan Politeknik Negeri Ujung Pandang 
Ketua DPRD Sulbar Temui Gubernur SDK, Perkuat Sinergi Sukseskan Program Asta Cita
Di STAIN Majene, Sekda Sulbar Tekankan Peran Akademisi Jawab Tantangan Daerah
Gubernur Suhardi Duka: Presiden Tak Mau Anak Kelaparan, Koperasi Merah Putih Hadir untuk Rakyat
Deklarasi Bersama di Sulbar, Semua Pihak Sepakat Dorong Pemenuhan HAM

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:53 WIB

Gerakan Kembali Bersekolah di Sulbar Selamatkan 550 Anak dari Putus Sekolah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:29 WIB

Hardiknas 2026 di Sulbar: Gubernur Suhardi Duka Tekankan Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:49 WIB

RSUD Sulbar Matangkan Perizinan Berbasis Risiko, Percepat Layanan Berbasis Kompetensi

Rabu, 29 April 2026 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sulbar Temui Gubernur SDK, Perkuat Sinergi Sukseskan Program Asta Cita

Rabu, 29 April 2026 - 19:56 WIB

Di STAIN Majene, Sekda Sulbar Tekankan Peran Akademisi Jawab Tantangan Daerah

Rabu, 29 April 2026 - 11:05 WIB

Gubernur Suhardi Duka: Presiden Tak Mau Anak Kelaparan, Koperasi Merah Putih Hadir untuk Rakyat

Selasa, 28 April 2026 - 15:17 WIB

Deklarasi Bersama di Sulbar, Semua Pihak Sepakat Dorong Pemenuhan HAM

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

Peringati Hari Malaria Sedunia 2026, RSUD Sulbar Edukasi Masyarakat tentang Bahaya dan Pencegahan Malaria

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Arsal Aras Melepas 229 Calon Jamaah Haji Mamuju Tengah

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:59 WIB

Mamuju Tengah

Pemda Mateng Gelar Upacara Hardiknas 2026 Berjalan Khidmat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:46 WIB

x