Pria di Ulumanda Majene Babak Belur Dihajar Teman, Korban Lapor Polisi

- Jurnalis

Kamis, 1 Agustus 2024 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria di Mamuju lapor polisi usai dipukul teman, dok.ist

Pria di Mamuju lapor polisi usai dipukul teman, dok.ist

SULBARPEDIA.COM,- Pria bernama Aras, warga Dusun Batananto, Desa Desa Popenga, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene babak belur dipukul temannya inisial RS, setelah keluar dari pintu masjid usai melaksanakan salat. Minggu (27/7//2024).

Aras kemudian melayangkan laporan Polisi di SPKT Polres Majene, karena merasa tidak adil jika pelaku tidak mendapat hukuman atas apa yang dilakukan kepada dirinya.

Aras yang didampingi penasehat hukumnya Ahmad Udin dan Marzuki mengaku kepada sejumlah media bahwa kliennya merasakan sakit di bagian pinggang dan wajah usai akibat penganiayaan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ahmad, bahwa kliennya tiba-tiba mendapat pukulan dan tendangan dari terduga pelaku RS saat keluar dari pintu masjid usai melaksanakan salat maghrib berjamaah.

Kekerasan itu, lanjut Ahmad, membuat korban langsung jatuh tersungkur. Korban menderita luka memar langsung mendapat perawatan medis di Puskesmas Malunda.

“Pinggul klien kami memar kena tendangan dari terduga pelaku dan bagian mukanya juga. Dan luka memar dan wajahnya langsung mendapat perawatan dari medis terdekat,” kata Ahmad, Rabu (31/7).
Ahmad melanjutkan, kliennya telah membuat laporan polisi. Ia berharap kasus ini segera ditangani penyidik Polres Majene.

“Atas apa yang dialami klien kami termasuk bukti – bukti kami laporkan terduga pelaku di Polres Majene. Tentu kami berharap, ada rasa keadilan terhadap klien kami saat kami layangkan laporan Polisi tadi siang,” harap Ahmad.

Terkait permasalah atau penyebab sampai terjadi penganiayaan, Ahmad menyebut masih diduga persoalan pribadi. Di mana kliennya pernah meminta tolong kepada pelaku RS untuk membantu perpindahan sekolah anaknya dari Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) ke Aralle, Kabupaten Mamasa.

Baca Juga: Pria di Mamuju Terekam CCTV Curi Uang Kotak Amal Masjid, Polisi Selidiki

Permintaan pun disetujui oleh pelaku RS namun harus bayar uang Rp 3 juta. Karena pelaku tidak kunjung mengurus perpindahan anak korban dan uang Rp 3 juta juta miliknya juga tidak jelas, akhirnya korban terus mempertanyakan soal kepindahan anaknya yang belum terlaksana.

“Mereka ini satu desa, namun ada persoalan persoalan pribadi. Kami menduga persoalan itu anaknya klein kami mau pindah ke Aralle yang diurus terduga pelaku, namun tidak kunjung dibantu. Karena kemungkinan sudah emosi ditanya-tanya akhirnya pelaku gelap mata melakukan penganiayaan kepada klien kami,” ungkapnya.

(rls/adm)

Berita Terkait

KOHATI Majene Dorong Gerakan Anti Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Keteladanan Fatimah az-Zahra
FPN Pokja Majene Gelar Aksi Solidaritas Palestina di Car Free Day
Meriahkan Milad, KOHATI Majene Gelar Program Mengajar di MTS Al-Qalam Teppo
Gubernur Sulbar dan Mentan Amran Komitmen Kembangkan Bawang Merah di Majene
Satresnarkoba Polres Majene Tangkap Tiga Pria dalam Kasus Sabu, Salah Satunya Simpan Barang Bukti di Tangan
Petani di Majene Tewas Dibunuh, Polisi Tangkap Pelaku
Dirut Perumda Aneka Usaha Majene Pukul Bawahan Ditetapkan Tersangka-Ditahan
Bus Cahaya Solo Tabrak Minibus di Malunda Majene, 15 Orang Luka-luka

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 09:33 WIB

Kades Tersangka Korupsi yang Sempat DPO, Resmi Ditangkap dan Ditahan Polresta Mamuju

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:00 WIB

Mammesa Grow GLI Batch 5 Edukasi Warga di Polewali Mandar

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:54 WIB

Toilet RSUD Sulbar Banyak Tak Berfungsi gegara Septic Tank Penuh, Baru Diperbaiki 2026

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:03 WIB

Hampir Semua Toilet Rusak, RSUD Provinsi Sulbar Dikeluhkan Keluarga Pasien

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:37 WIB

BR Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan di Kalukku 

Rabu, 26 November 2025 - 09:18 WIB

KOHATI Majene Dorong Gerakan Anti Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Keteladanan Fatimah az-Zahra

Selasa, 25 November 2025 - 14:19 WIB

Kabur Usai Ditetapkan Tersangka, Kades di Mamuju Masuk Daftar Pencarian Orang 

Senin, 24 November 2025 - 17:25 WIB

Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, BI Sulbar Gelar SIPAKADA

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Mammesa Grow GLI Batch 5 Edukasi Warga di Polewali Mandar

Kamis, 4 Des 2025 - 21:00 WIB

Berita Terbaru

BR Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan di Kalukku 

Rabu, 3 Des 2025 - 10:37 WIB

x