Wagub Sulbar Paparkan Permasalahan Daerah di Hadapan Komisi II DPR RI, Minta Dukungan Pemerintah Pusat

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

SULBARPEDIA.COM,  — Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S. Mengga, menghadiri rapat kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Rabu, 30 April 2025.

Rapat yang berlangsung secara hybrid ini turut diikuti oleh Kementerian Dalam Negeri, para gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia.

Dalam forum tersebut, Salim S. Mengga menyampaikan sejumlah permasalahan strategis yang dihadapi Sulawesi Barat, terutama terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah, dana transfer pusat ke daerah, pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), serta manajemen kepegawaian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulbar pada tahun 2024 hanya mencapai 4,76 persen—di bawah rata-rata nasional. Angka kemiskinan pun masih tinggi, yakni sebesar 10,71 persen, yang juga melampaui rata-rata nasional.

Selain itu, Salim menyoroti belum meratanya pembangunan wilayah, yang ditandai dengan terbatasnya infrastruktur konektivitas. Kondisi jalan provinsi yang mantap baru mencapai 46,89 persen. Tata kelola pemerintahan pun dinilai belum optimal, dengan nilai Reformasi Birokrasi (RB) sebesar 60,2 (kategori B), indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 3,70, dan indeks inovasi daerah 49,5 poin.

Wagub juga mengungkapkan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) masih rendah, kapasitas fiskal lemah, dan investasi belum berkembang signifikan. Pada tahun 2024, realisasi investasi hanya mencapai Rp2,9 triliun, dengan infrastruktur pendukung investasi yang masih minim.

Tingginya risiko bencana turut menjadi perhatian. Berdasarkan nilai Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) tahun 2024, Sulbar mencatat angka 155,69 poin, masuk kategori tinggi.

Ia juga menyoroti ketergantungan kerja ASN terhadap tenaga non-ASN yang cukup tinggi, serta belum profesionalnya distribusi ASN antar kabupaten dan sektor. Sistem merit dalam manajemen ASN dinilai masih lemah.

“Sulawesi Barat menghadapi tantangan struktural dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,” ujar Salim.

Ia pun mendorong dukungan dari pemerintah pusat dalam bentuk reformulasi kebijakan fiskal, perbaikan tata kelola, serta regulasi yang lebih adaptif. Di akhir paparannya, Salim berharap adanya revisi atas alokasi dan formula dana transfer pusat ke daerah dengan pendekatan keadilan fiskal.

Selain itu, ia juga meminta dukungan regulasi untuk penguatan BUMD/BLUD dalam hilirisasi sumber daya alam dan pangan, serta percepatan implementasi sistem merit dan transformasi SDM ASN.

(Adv/Wid)

Berita Terkait

Ketua DPRD Sulbar Dorong Sinergi Daerah Perkuat Kemandirian Pangan untuk Kendalikan Inflasi
Gubernur SDK Sambut Kehadiran JMSI Sulbar, Siap Perkuat Kolaborasi
Sekretariat DPRD Sulbar Dinobatkan sebagai OPD Pembayar Zakat Terbaik 2025 di Rakorda BAZNAS
Golkar Sulbar Gelar Musda 22 November, DPP Harap Ketua Dipilih Lewat Aklamasi
Komisi IV DPRD Sulbar Bahas Program Kerja 2025 dan Tekankan Penanganan Stunting
Waka DPRD Pasangkayu Hadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97
Hari Sumpah Pemuda ke-97, Gubernur Sulbar Ajak Pemuda Bergerak Hadapi Perubahan Zaman
Polisi Amankan 3 Pikap Muat Pupuk Subsidi di Mamuju, Sopir-Kernet Diperiksa

Berita Terkait

Kamis, 30 Oktober 2025 - 12:34 WIB

HMI: Dari Rumah Peradaban ke Lapak Kepentingan

Minggu, 12 Oktober 2025 - 14:31 WIB

Hari Anak Perempuan Sedunia, Saatnya Dunia Mendengarkan Mereka

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:26 WIB

Memutuskan Karier, Impian atau Takut Penilaian Orang Lain?

Rabu, 24 September 2025 - 06:47 WIB

Pernyataan Presiden RI Soal Solusi Palestina Israel Mengecewakan

Rabu, 10 September 2025 - 19:25 WIB

Kasus MBG Berulang, Program Populis Abaikan Nyawa Rakyat 

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:31 WIB

Aparat dan Masyarakat Politik Belah Bambu Oligarki

Kamis, 7 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Blokir Rekening Bukti Kapitalisme Gagal Menjaga Harta

Rabu, 30 Juli 2025 - 10:10 WIB

Di Antara Anggaran yang Digelontorkan dan Jalan yang Berkubang

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Mammesa Grow GLI Batch 5 Edukasi Warga di Polewali Mandar

Kamis, 4 Des 2025 - 21:00 WIB

Berita Terbaru

BR Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan di Kalukku 

Rabu, 3 Des 2025 - 10:37 WIB

Berita Terbaru

Sengketa Lahan Berujung Maut, di Kalukku

Senin, 1 Des 2025 - 19:50 WIB

x