Tak Kunjung Pulang, Remaja di Majene Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun

- Jurnalis

Rabu, 20 April 2022 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(remaja di Majene ditemukan tewas tergantung di kebun, foto: hms)

(remaja di Majene ditemukan tewas tergantung di kebun, foto: hms)

SULBARPEDIA.COM,- Majene, Warga lingkungan Buttu Samang Kelurahan Tande Timur Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene Digegerkan dengan penemuan mayat anak di bawah umur dengan kondisi tergantung, Rabu (10/4/22).

Dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh unit Inafis Polres Majene disebutkan korban yang diketahui identitasnya AD (16) awalnya meninggalkan rumahnya menuju ke kebun di lingkungan Buttu Samang  untuk mengambil makanan Kambing.

Selanjutnya, Yusran Kakak kandung korban menyusul mencari AD karena tak kunjung kembali. Tiba-tiba Yusran dikagetkan menemukan adiknya tergantung di Pohon Kayu Bagang (Bitti’) dalam keadaan telah meninggal Dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi korban saat ditemukan gantung diri, lidah menjulur keluar, Terdapat pola jerat dileher akibat gantung diri, mengeluarkan kotoran pada anus, terdapat cairan lendir bercampur darah keluar dari hidung dan tidak ditemukan adanya ciri-ciri kekerasan pada tubuh korban.

Sampai saat ini motif korban mengakhiri hidupnya belum diketahui, pasalnya semua keterangan keluarga korban menyebutkan bahwa korban selama ini tidak memiliki masalah.

“Tidak ada tanda-tanda atau perilaku aneh (stres) yang kami lihat dari anak kami pak,” tutur keluarga korban.

Sementara itu, jenazah korban langsung di serahkan ke keluarga korban untuk proses pemakamannya karena tidak ada persetujuan visum.

(rls/hfs)

Berita Terkait

Sekda Mateng Litha Febriani Hadiri Kunjungan Wamen HAM RI di Mamuju
Pemda Mateng Menempati Peringkat 1 di Sulbar Hasil EPPD Terhadap LPPD 2024
Otonomi Daerah 2026, Sekda Mateng: Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat
Serap Aspirasi Warga, Ketua DPRD Sulbar Amalia Aras Gelar Hearing Dialog Tahap II di Mamuju Tengah 
Kisah Warga Kopeang Melahirkan di Jalan, Indikasi Pentingnya Integrasi dan Sinergitas Layanan Kedokteran Kepolisian bagi Warga Marginal
Pemda Mateng Usulkan Sejumlah Program Infrastruktur Kekementerian PU
Parkir Liar dan Aksi Lompat Pagar Siswa SMK Rangas Resahkan Warga
Wabup Mateng Bersama Tim TPID Gelar HLM Guna Menghadapi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:44 WIB

Pemprov Sulbar Bangun Kerjasama dengan Politeknik Negeri Ujung Pandang 

Rabu, 29 April 2026 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sulbar Temui Gubernur SDK, Perkuat Sinergi Sukseskan Program Asta Cita

Rabu, 29 April 2026 - 19:56 WIB

Di STAIN Majene, Sekda Sulbar Tekankan Peran Akademisi Jawab Tantangan Daerah

Rabu, 29 April 2026 - 11:05 WIB

Gubernur Suhardi Duka: Presiden Tak Mau Anak Kelaparan, Koperasi Merah Putih Hadir untuk Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

Peringati Hari Malaria Sedunia 2026, RSUD Sulbar Edukasi Masyarakat tentang Bahaya dan Pencegahan Malaria

Senin, 27 April 2026 - 12:44 WIB

393 Jemaah Haji Mamuju Berangkat ke Tanah Suci, Gubernur Suhardi Duka Doakan Selamat dan Lancar

Minggu, 26 April 2026 - 12:33 WIB

Serap Aspirasi Warga, Ketua DPRD Sulbar Amalia Aras Gelar Hearing Dialog Tahap II di Mamuju Tengah 

Sabtu, 25 April 2026 - 18:49 WIB

Gubernur Sulbar: Otonomi Daerah Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Refleksi dan Harapan Masyarakat

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Sekda Mateng Litha Febriani Hadiri Kunjungan Wamen HAM RI di Mamuju

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:58 WIB

x