SULBARPEDIA.COM, – Pemerintah Kabupaten Mamuju, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) terus berupaya mempercantik kawasan rumah adat Mamuju, saat ini Rumah Adat Mamuju sudah mulai terlihat indah pasalnya jika malam tiba kawasan tersebut tidak lagi gelap, melainkan sudah diterangi berbagai lampu hias dengan aneka warna.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mamuju, Ariady Ikshan mengaku anggaran renovasi tersebut bersumber dari bantuan yang tidak mengikat seperti dana CSR prusahaan pemerintah dan bantuan perorangan,
“Kami dapat bantuan perorangan dari kolega untuk mempercantik rumah adat sebagai daya tarik,” ujar Kepala Disparbud Kabupaten Mamuju, Ariady Ikhsan saat ditemui dikantornya, Senin (31/10/22).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski mengaku mendapat sumbangan dari luar, renovasi Rumah Adat ini juga mendapat sokongan dari APBD Mamuju sebesar Rp 150 Juta yang dipersiapan untuk pembangunan panggung pentas seni dengan luas bangunan 12 meter kali 10 meter.
“Panggung ini APBD-P 2022, kalau pagar itu CSR dari BPJS Kesehatan,” sebutnya.
Ada beberapa Mantan kepala ULP Mamuju ini menambahkan upaya untuk mempercantik kawasan Rumah Adat Mamuju akan terus dilakukan, sejumlah hal yang akan dilakukan di antaranya hiasan penerangan, mengecat pagar, menata halaman dan mengkombinasikan lampu strip.
” lampu strip disediakan dengan panjang 450 meter, terpasang di atap depan Rudat dan di beberapa kaki pohon. kita juga akan bangun panggung seluas 150 meter persegi juga akan dilapisi paving block, ini sudah kita timbun,” ungkapnya.
Tahun depan, kata dia, pihaknya sudah menyiapkan tambahan meliputi sepasang kuda dan juga membangun penangkaran burung.
“Tapi setelah selesai ini, lampu, panggung, dan dermaga Pulau Karampuang,” tutupnya.
Sementara, Kepala Bidang Seni dan Budaya Disparbud Mamuju, Marwan Haruna menyebutkan, kedepan pihaknya akan bekerja sama sejumlah sanggar seni di Mamuju untuk mengisi hiburan pada malam-malam tertentu.
“Nanti kita siapkan spot lapak untuk UMKM, dan sanggar seni, nanti mau latihan mau pentas bisa disini begitu pun dengan kegiatan-kegiatan lainnya,” tutup Marwan.
Upaya pembenahan kawasan Rumah Adat oleh Dinas Priwisata Mamuju mendapat pujian dan apresiasi dari berbagi pihak, termasuk dari kalangan pemuda. Salah satu tokoh pemuda Mamuju Adi Riady mengapresisi langkah kongkrit yang dilakukan Disparbud, Ia mengatakan Rumah Adat Mamuju saat ini tidak lagi terlihat gelap, namun sudah terlihat cantik dan indah.
“mantap Rumah Adat Mamuju sudah terlihat cantik, tidak lagi seperti sarang hantu, ini layak untuk diapresiasi.” kata pemuda yang juga penggiat seni dan budaya itu.
(Advertorial/Lal)











