Pemda dan PT Toscano Kolaborasi Tangani Pencemaran Limbah di Bambalamotu

- Jurnalis

Minggu, 13 Oktober 2024 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, dok.istimewa

Ilustrasi, dok.istimewa

SULBARPEDIA.COM,- Pasangkayu, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasangkayu dan PT. Toscano Indah Pratama kini bersatu untuk mengatasi permasalahan pencemaran limbah yang berdampak pada kehidupan masyarakat di Kecamatan Bambalamotu.

Kesepakatan ini muncul sebagai respon terhadap keluhan masyarakat yang semakin meningkat terkait pencemaran yang berasal dari limbah perusahaan.

Dalam sebuah pertemuan yang diadakan baru-baru ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup menyatakan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap perusahaan yang beroperasi di daerah ini mematuhi regulasi lingkungan yang berlaku. Kami akan mendampingi PT. Toscano dalam pengelolaan limbah agar dampak negatif bagi masyarakat dapat diminimalisir,” bebernya.

Masyarakat pun memberikan suara mereka. Iwan, seorang petani, mengungkapkan, kondisi sungai semakin memburuk akibat dicemari oleh limbah perusahaan.

“Kondisi sungai semakin memburuk. Airnya tercemar, dan kami khawatir akan dampak jangka panjangnya pada hasil pertanian kami. Kami berharap Pemda dan perusahaan dapat segera menemukan solusi yang efektif,” ujarnya.

Sementara itu, Rahma, seorang warga setempat, menambahkan, saat hujan turun limbah perusahaan terus mengalir ke sungai hingga membuat sungai berbau dan berubah warna.

“Kami sering melihat limbah mengalir ke sungai saat hujan. Itu sangat mengkhawatirkan. Kami ingin tahu langkah apa yang akan diambil oleh PT. Toscano untuk menangani masalah ini agar tidak terjadi lagi,” bebernya.

Pemda berencana untuk mengadakan forum dialog antara masyarakat dan PT. Toscano, sebagai langkah awal untuk meningkatkan transparansi dan komunikasi.

“Kami percaya bahwa keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan adalah kunci untuk mencapai hasil yang positif. Melalui dialog ini, kami berharap dapat mendengar langsung aspirasi dan keinginan masyarakat,” ujar Kepala Dinas.

PT. Toscano juga menyatakan niat baiknya untuk mendengarkan masukan masyarakat. Perwakilan perusahaan menyampaikan, sangat menghargai masuk warga soal limbah perusahaan yang tercemar lingkungan.

“Kami sangat menghargai masukan dari warga. Kami berkomitmen untuk mengimplementasikan praktik pengelolaan limbah yang lebih baik, dan kami akan melibatkan masyarakat dalam proses ini,” bebernya.

Warga seperti Sari, yang tinggal dekat sungai, berharap adanya tindakan nyata dari pemerintah dan perusahaan sebab limbah sudah sangat merusak lingkungan.

“Kami ingin melihat komitmen dari PT. Toscano. Ini bukan hanya tentang perusahaan, tetapi tentang masa depan kami dan anak-anak kami. Jika limbah ini tidak diatasi, siapa yang akan menjamin kesehatan kami?” katanya dengan penuh harap.

Dengan semangat kolaboratif antara Pemda, PT. Toscano, dan masyarakat, diharapkan solusi jangka panjang dapat ditemukan untuk mengatasi pencemaran limbah.

Melalui kerjasama ini, diharapkan kehidupan masyarakat Bambalamotu dapat kembali normal dan lingkungan terjaga dengan baik.

Semua pihak menyadari bahwa masa depan Bambalamotu bergantung pada upaya bersama dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan, langkah-langkah konkret akan segera diambil untuk memastikan bahwa pencemaran limbah tidak lagi menjadi masalah yang mengganggu ketentraman hidup warga.

(rls/adm)

Berita Terkait

Silaturahmi NW Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa Dorong Pemberdayaan Ormas Islam dan Pesantren
DPRD Pasangkayu Konsultasi soal Penyesuaian Tatib ke Biro Hukum Setda Sulbar
Muhammad Dasri Resmi Dilantik Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Gantikan Hariman
DPRD Pasangkayu RDP Bareng DPMPTSP-DKP Bahas Regulasi Budidaya Udang Vaname
Oknum Polisi Aniaya Warga di Pasangkayu Dipatsus
DPRD Pasangkayu Buka Masa Sidang Ke-II Tahun 2026
Nelayan Asal Sarjo Pasangkayu Hilang di Laut, Perahu Ditemukan Mengapung di Perbatasan Sulbar–Sulteng
Maxim Kini Hadir di Pasangkayu, Bawa Solusi Mobilitas Modern untuk Masyarakat Sulbar

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:35 WIB

Peringati Harkitnas Ke-118, Gubernur Sulbar Ajak Masyarakat Bangga Jadi Bangsa Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:16 WIB

Rancang Dokumen Akhir RKPD, Pemprov Sulbar Matangkan Integrasi Data Sektoral

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:42 WIB

RSUD Sulbar Perkuat Layanan Spesialistik melalui Kredensialing Orthopedi dan Patologi Anatomi

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:58 WIB

Kejar Target ‘Sulbar Digital’, Kadis KominfoSS Paparkan Lompatan Transformasi di Hadapan Juri Best HC Awards 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:55 WIB

Pemprov Sulbar Dukung Pembangunan Kantor Sat PJR untuk Ketertiban Lalu Lintas

Senin, 18 Mei 2026 - 18:44 WIB

Perkuat Keterbukaan Informasi, Diskominfo Sulbar dan Mamuju Sinergikan Pengelolaan Website Pemerintah

Senin, 18 Mei 2026 - 14:17 WIB

Sinergi Sulbar-Sulsel: Siapkan Subsidi Fly Jaya Air untuk Rute Mamuju, Makassar, hingga Bone

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:06 WIB

Gubernur Suhardi Duka Dorong Pengelolaan LTJ Sulbar Berpihak pada Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru

x