DPPKB Mamuju Punya 550 Kader TPK-Penyuluh KB, Edukasi Pencegahan Stunting dan Kesehatan Reproduksi

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas P2KB Mamuju A. Maidah Dg. Mawello, foto: adm)

Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas P2KB Mamuju A. Maidah Dg. Mawello, foto: adm)

SULBARPEDIA.COM,- Mamuju, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Mamuju memiliki 480 Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan sekitar kurang lebih 70 Penyuluh KB (Keluarga Berencana) yang ditempatkan di setiap desa dan Kelurahan.

Penyuluh Keluarga sendiri merupakan tenaga profesional yang bertugas memberikan informasi dan konseling kepada masyarakat terkait keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.

Sedangkan Kader TPK adalah anggota Tim Pendamping Keluarga yang bertugas mendampingi keluarga yang berisiko stunting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan DPPKB Mamuju, A. Ma’idah menjelaskan peran Kader TPK dilapangan yakni memberikan pendampingan kepada keluarga yang berisiko stunting.

“Dia yang mendampingi sasaran di tiap desa. Misalnya yang berisiko stunting,” jelas A. Ma’idah saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/2/2025).

A. Ma’idah juga menyampaikan keberadaan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) yang sudah terbentuk di wilayah Pemerintah Kabupaten Mamuju. Dan sejauh ini ada Delapan PPKS yang terbentuk, diantaranya ada di Kecamatan Simboro, Kalukku, Bonehau dan Sampaga.

“Seharusnya semua wilayah ada. Tapi sementara baru delapan,” ungkapnya.

Menurut A. Ma’idah, PPKS merupakan tempat pelayanan masyarakat yang berada di tiap desa dan kelurahan. Pelayanan yang dimaksud berupa masalah kesehatan, maupun kependudukan.

“Jadi masyarakat bisa datang disitu melakukan konseling. Disitu ada Penyuluh yang memiliki kapasitas memberikan konseling,” pungkasnya.

(adv/adm)

Berita Terkait

Gerakan Kembali Bersekolah di Sulbar Selamatkan 550 Anak dari Putus Sekolah
Hardiknas 2026 di Sulbar: Gubernur Suhardi Duka Tekankan Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru
RSUD Sulbar Matangkan Perizinan Berbasis Risiko, Percepat Layanan Berbasis Kompetensi
Pemprov Sulbar Bangun Kerjasama dengan Politeknik Negeri Ujung Pandang 
Ketua DPRD Sulbar Temui Gubernur SDK, Perkuat Sinergi Sukseskan Program Asta Cita
Di STAIN Majene, Sekda Sulbar Tekankan Peran Akademisi Jawab Tantangan Daerah
Gubernur Suhardi Duka: Presiden Tak Mau Anak Kelaparan, Koperasi Merah Putih Hadir untuk Rakyat
Deklarasi Bersama di Sulbar, Semua Pihak Sepakat Dorong Pemenuhan HAM

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:53 WIB

Gerakan Kembali Bersekolah di Sulbar Selamatkan 550 Anak dari Putus Sekolah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:29 WIB

Hardiknas 2026 di Sulbar: Gubernur Suhardi Duka Tekankan Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:49 WIB

RSUD Sulbar Matangkan Perizinan Berbasis Risiko, Percepat Layanan Berbasis Kompetensi

Rabu, 29 April 2026 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sulbar Temui Gubernur SDK, Perkuat Sinergi Sukseskan Program Asta Cita

Rabu, 29 April 2026 - 19:56 WIB

Di STAIN Majene, Sekda Sulbar Tekankan Peran Akademisi Jawab Tantangan Daerah

Rabu, 29 April 2026 - 11:05 WIB

Gubernur Suhardi Duka: Presiden Tak Mau Anak Kelaparan, Koperasi Merah Putih Hadir untuk Rakyat

Selasa, 28 April 2026 - 15:17 WIB

Deklarasi Bersama di Sulbar, Semua Pihak Sepakat Dorong Pemenuhan HAM

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

Peringati Hari Malaria Sedunia 2026, RSUD Sulbar Edukasi Masyarakat tentang Bahaya dan Pencegahan Malaria

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Arsal Aras Melepas 229 Calon Jamaah Haji Mamuju Tengah

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:59 WIB

Mamuju Tengah

Pemda Mateng Gelar Upacara Hardiknas 2026 Berjalan Khidmat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:46 WIB

x