SULBARPEDIA.COM, – Litha Febriani resmi dilantik menjadi Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar).
Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras memimpin langsung pelantikan tersebut di Aula A Kantor Bupati Mateng, Jl Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Jumat (11/7/2025).
Litha resmi dilantik menjadi Sekda Mateng definitif menggantikan, Askary Anwar yang saat ini menjabat Wakil Bupati (Wabup).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasca pelantikan tersebut, Litha menjadi sosok Sekda perempuan pertama di Mamuju Tengah.
“Ada tiga nama kandidat kami kirim ke Kemendagri dan yang mendapat persetujuan adalah nama ibu Litha Febriani,” ucap Bupati Arsal, saat ditemui di lokasi pasca pelantikan, Aula A Kantor Bupati Mateng, Jl Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Jumat (11/7/2025).
“Sehingga hari ini kita tetapkan Sekertaris Daerah Mateng setelah menjabat Pj Sekda beberapa bulan lalu,” jelasnya.
Sementara itu, Litha Febriani mengaku amanah diberikan kepadanya itu berat sehingga perlu dilaksanakan dengan baik.
“Saya tadi sudah disumpah mau tidak mau, suka tidak suka saya harus menjalankan dengan baik apa yang telah diamanahkan,” ujarnya.
Selain itu dirinya bertekad, membantu mewujudkan visi misi Bupati dan Wabup Mateng yakni Mamuju Tengah sebagai daerah agropolitan, maju, sejahtera dan berkelanjutan baik dalam bentuk administrasi maupun kerja-kerja di lapangan.
Sebelumnya, Litha Febriani menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamuju Tengah dan menjabat Kepala Bappeda Mamuju Tengah sejak januari 2022-2025.
Namun hari ini, Jumat (11/7/2025), Litha resmi dilantik menjadi Sekda definitif.
Ia merupakan, sosok wanita pertama menduduki jabatan Sekda Mateng menggantikan Askary Anwar yang kini sebagai Wakil Bupati Mateng.
Selain itu, beberapa jabatan penting pernah dia pegang mulai Sekertaris Bappeda (2018-2022), Kabag Bina Program Sekda Mateng (2015 – 2018)z Kabid Penelitian, data dan Statistik Bappeda Mateng (2013 – 2015) dan Kasubbid Penelitian dan Pengembangan Daerah Bappeda Mateng (2011 – 2013).
Bukan hanya itu, dari segi pendidikan Litha juga tak kalah hebatnya dari lainnya.
Ia mengambil Strata satu di STIE Muhammadiyah Mamuju ilmu ekonomi (2003 – 2006), kemudian melanjutkan Magister di Unhas Makassar Fakultas Manajemen Keuangan (2008-2010).
Dan saat ini, dirinya mendapat gelar kandidat Doktoral (S3) di Unhas Makassar studi pembangunan (2023-sekarang).
Tidak hanya itu, Litha juga gemar mengikuti sejumlah pendidikan khusus (kursus/training).
Seperti, Pelatihan Dasar Geographic
Information System (GIS) di Laboratorium Perencanaan dan Sistem Informasi Kehutanan serta Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin Makassar (2012).
Sertifikasi Pengadaan Barang dan
Jasa di Lembaga Kebijakan Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Mamuju Tengah (2014)
Pelatihan Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD)- RPJMD Pusat Pengembangan Kebijakan
Pembangunan (P2KP) Universitas Hasanuddin bekerjasama dengan Pusat
Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan perencanaan (Pusbindiklatren) Bappenas di Makassar (2019).
Litha juga terlibat dalam proyek kerja/kegiatan tim selama kurun waktu
2 (dua) tahun terakhir seperti ketua tim gugus Kabupaten Layak Anak (KLA), Ketua tim inovasi daerah dan Wakil Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Sekertaris Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Daerah.
Dirinya juga memiliki pengalaman mengikuti penilaian kompetensi diantaranya:
1. Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan II Angkatan IV mendapat predikat “baik sekali” (2004).
2. Diklatpim IV predikat “memuaskan”(2013).
3. Diklatpim III predikat terbaik 2 dari 33 peserta (2014).
4. Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIV predikat sangat memuaskan dan istimewa peringkat dua dari 57 peserta.(2022).
(Adm)











