Komitmen Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BCA Gelar Operasi Katarak di Indonesia Timur dan Barat

- Jurnalis

Rabu, 29 Mei 2024 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Ratusan penderita katarak mendapatkan operasi katarak gratis dari Bakti BCA dan SPBK PERDAMI di RSUD Bengkulu Tengah dan RSUD Pasangkayu, Sulawesi Barat, foto: dok.BCA)

(Ratusan penderita katarak mendapatkan operasi katarak gratis dari Bakti BCA dan SPBK PERDAMI di RSUD Bengkulu Tengah dan RSUD Pasangkayu, Sulawesi Barat, foto: dok.BCA)

SULBARPEDIA.COM,- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melanjutkan program operasi katarak gratis ke wilayah Barat hingga Timur Indonesia. Bekerja sama dengan Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (SPBK PERDAMI).

Program bakti sosial operasi katarak BCA kali ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkulu Tengah dan RSUD Pasangkayu, Sulawesi Barat. Total, 136 pasien mendapatkan operasi katarakgratis dari BCA di dua lokasi tersebut.

Berada di bawah ‘payung’ Bakti BCA pilar kesehatan, program ini merupakan wujud dari komitmen BCA meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat demi membangun masa depan yang lebih baik untuk semua. Bakti sosial (baksos) operasi katarak dilakukan dengan tujuan mengurangi angka kebutaan akibat penyakit tersebut di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang 2024 hingga bulan Mei, ada 198 pasien yang sudah mendapatkan operasi katarak gratis di tiga lokasiberbeda, yakni pada 1-2 Maret 2024 di RSUD dr. Salim Alkatiri Namrole, Buru Selatan. Kemudian 29 April-1 Mei di RSUD Pasangkayu, Sulawesi Barat, serta 24-25 Mei 2024 di RSUD Bengkulu Tengah.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan BCA percaya bahwa kesehatan memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, termasuk kesehatan mata.

“Kami memilih Kabupaten Bengkulu Tengah dan Pasangkayu sebagai lokasi pelaksanaan program baksos operasi katarak karena adanya kebutuhan masyarakat terhadap kegiatan tersebut,” kata Hera F. Haryn dalam keterangannya, Rabu (29/5/2024).

Hera melanjutkan Program ini dilakukan agar masyarakat dapat kembali produktif dan memberikan dampak positif kepada lingkungan sekitar.

Dia memaparkan Bengkulu Tengah merupakan kabupaten di Provinsi Bengkulu yang sebagian besar wilayahnya didominasi pegunungan dan dataran tinggi. Memiliki potensi sumber daya alam melimpah, sektor pertanian dan perkebunan menjadi roda ekonomi Bengkulu Tengah.

Namun, kondisi geografis ini menciptakan tantangan tersendiri dengan tingginya paparan sinar UV yang menyebabkan maraknya kasus katarak di sana.

Kemudian, Kabupaten Pasangkayu dipilih karena tingginya kebutuhan perawatan katarak di daerah tersebut. Paparan sinar matahari yang ekstrem di wilayah pesisir barat Sulawesi menyebabkan banyak warga menderita katarak, sehingga program operasi menjadi kebutuhan
untuk mengurangi angka penyakit di daerah tersebut.

“Perluasan jangkauan program baksos operasi katarak ini merupakan solusi dan bukti komitmen Bakti BCA untuk mengentaskan penyakit katarak. Kami percaya kegiatan ini bukan hanya sematauntuk mengembalikan penglihatan penderita katarak, melainkan juga membangun kembali kepercayaan diri individu yang telah lama terkendala kemampuan visualnya,” tutur Hera.

“Kami di BCA selalu berupaya memudahkan masyarakat mendapatkan akses kesehatan dengan berkolaborasi bersama mitra strategis seperti SPBK Perdami,” sambungnya.

Ia menambahkan BCA telah menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak secara rutin sejak 2001bekerja sama dengan SPBK Perdami.

Sebanyak 8.329 pasien telah menerima manfaat dari operasi katarak dari BCA. Pada 2023 lalu, lebih dari 1.000 pasien sudah merasakan manfaatoperasi katarak gratis dari Bakti BCA di delapan lokasi berbeda, yakni Jakarta; Puruk Cahu,Kalimantan Tengah; Batam, Kepulauan Riau; Kei Kecil, Maluku Tenggara; Bandung, Jawa Barat.

Kemudian Pesisir Barat, Lampung ; Manokwari, Papua Barat; dan Sumba Timur, NTT. BCA juga secara proaktif memberikan dukungan dengan menyediakan bantuan alat-alat operasikatarak guna membantu SPBK PERDAMI dalam upaya mengentaskan penyakit katarak.

Melalui kolaborasi strategis bersama SPBK PERDAMI, program baksos operasi katarak diharapkan berjalan optimal memanfaatkan teknologi, meminimalkan risiko dan memaksimalkan hasil yang positif.

Sebagai informasi, BCA melalui Bakti BCA berupaya memberdayakan individu agar dapat menjalani hidup lebih sehat dengan memberikan akses kesehatan bagi warga kurang mampu.

Pada 2023 lalu, BCA telah mengadakan beberapa program di bawah pilar Bakti Kesehatan, beberapa di antaranya yakni “Bakti Sehat untuk Balita” dan “Edukasi Pencegahan Stunting kepada Remaja” untuk mendukung target pemerintah mengurangi stunting.

BCA juga bekerja sama dengan BKKBN dan mitra lainnya dalam program PASTI untuk meningkatkan kualitaskesehatan masyarakat dengan edukasi pencegahan stunting dan gizi sehat.

Bakti BCA merupakan komitmen Perseroan dalam memberi dampak positif bagi bangsa, selaras dengan pembangunan berkelanjutan Indonesia.

BCA percaya bahwa individu yang berdayadapat memberdayakan komunitasnya, dan komunitas berdaya dapat berkontribusi positif padakelestarian ekosistem, sehingga tercipta sebuah siklus saling berpengaruh dan berkaitan.

(rls/adm)

 

Berita Terkait

122 Juta Donasi Tersalurkan Ke-55 Anak Yatim Piatu, Arsal Aras Minta Panitia Kontrol Anak Yatim Piatu
Tim Polda Sulbar Raih 23 Medali di Ajang Internasional Karate Championship Indonesia Open 2024 Piala Presiden
Dinilai Represif Kawal Unras, HMI Mateng Desak Kapolri Copot Kapolda Sulbar dan 2 Kapolres
Nurdiansyah Terpilih Jadi Ketua KAMMI Mamuju Raya Periode 2024-2026
KAMMI Mamuju Raya Gelar Musda ll
Rumah Qur’an Birrul Walidain Salurkan 28 Hewan Kurban, Tobadak 8 dan Saluandeang 4 Target Penyaluran
CJH Geruduk Kantor Travel di Mamuju gegara Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Polisi Datangi TKP
Guru Honorer di Tapalang Mamuju Diterkam Buaya Saat Pasang Jaring Ikan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 08:08 WIB

DPPKB Mamuju Akan Kembali Gelar Kegiatan Intensifikasi Pelayanan KB, Diikuti 35 Bidan

Selasa, 23 Juli 2024 - 19:21 WIB

Bupati Mamuju Bersama Kadinkes Pantau Pelaksaan PIN Polio di Posyandu Mawar Putih

Senin, 22 Juli 2024 - 19:34 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Kunjungi Posyandu Sekaligus Sosialisasi Pelaksanaan PIN Polio

Minggu, 21 Juli 2024 - 07:31 WIB

DPPKB Mamuju Lakukan Studi Tiru Pengelolaan SSK di SMP 1 Seyegan Sleman

Jumat, 19 Juli 2024 - 22:04 WIB

DPPKB Mamuju-BKKBN Sulbar Gelar Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2024

Jumat, 19 Juli 2024 - 20:40 WIB

Dinas PPKB Mamuju Adakan Kegiatan Intensifikasi Pelayanan KB

Jumat, 19 Juli 2024 - 08:22 WIB

357 Orang di Mamuju Terjangkit DBD Selama Januari-Juni, Dinkes Galakkan PSN

Jumat, 19 Juli 2024 - 07:14 WIB

Wabup Mateng Amin Jasa, Kukuhkan 54 Kades Perpanjangan Masa Jabatan

Berita Terbaru