Mammesa Grow GLI Batch 5 Edukasi Warga di Polewali Mandar

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Polewali Mandar – Tim Mammesa Grow, peserta program Green Leadership Indonesia (GLI) Batch 5, melaksanakan rangkaian kegiatan edukasi lingkungan di Desa Kelapa Dua, Kabupaten Polewali Mandar, dalam agenda Green Innovation Week. Program ini menyasar penguatan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga serta menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini pada (04/12/2025).

Dua kegiatan utama yang digelar yakni workshop budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) dan pembuatan eco enzyme bagi ibu rumah tangga, serta edukasi daur ulang sampah plastik kreatif untuk anak-anak PAUD.

Workshop yang dipusatkan di Balai Desa Kelapa Dua itu mendapat respons positif dari puluhan warga, terutama para ibu rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan mengubah cara pandang masyarakat bahwa limbah organik tidak semata menjadi masalah, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber daya bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cici Nurfadila, anggota Tim Mammesa Grow yang menjadi pemateri, memaparkan dua teknik inovatif tersebut. Ia menjelaskan bahwa larva BSF merupakan pengurai sampah organik yang sangat efisien. Selain mampu mengurangi volume sampah secara signifikan, maggot juga dapat dipanen sebagai sumber pakan ternak berprotein tinggi.

Sementara pada sesi pembuatan eco enzyme, peserta diajarkan metode fermentasi limbah dapur seperti kulit buah dan sisa sayuran. Hasil fermentasinya dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pestisida organik, hingga pupuk cair untuk tanaman.

Kepala Desa Kelapa Dua, Masdar, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Tim Mammesa Grow dalam mendorong masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan lingkungan.

“Masyarakat sangat antusias karena mendapatkan pengetahuan baru terkait pengolahan limbah rumah tangga. Dua inovasi ini berpotensi besar menekan volume sampah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga,” ujar Masdar.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai program berkelanjutan di desa.

Tidak hanya menyasar orang dewasa, Tim Mammesa Grow juga memberikan edukasi daur ulang kepada anak-anak PAUD Parengge. Dalam aktivitas yang berlangsung penuh keceriaan itu, anak-anak diajak memanfaatkan sampah plastik untuk membuat karya kreatif.

Dengan didampingi guru dan anggota tim, anak-anak membuat gambar menggunakan potongan sampah plastik yang telah dipilah dan digunting. Aktivitas ini bertujuan:

Mengasah motorik halus melalui proses menempel dan menyusun material.

Meningkatkan imajinasi dengan mengolah sampah menjadi karya seni.

Menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini bahwa sampah dapat didaur ulang dan bernilai.

Kepala PAUD Parengge, Muliati, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi lingkungan bagi anak usia dini sangat penting dan berharap program itu dapat berkesinambungan.

(Adm)

Berita Terkait

Pantai Barane Diduga Jadi Lokasi Mesum, Titik Merah Majene Soroti Lemahnya Pengawasan Satpol PP
Perluas Akses Siaran Digital, TVRI Sulbar Salurkan Antena Gratis untuk Warga
HMI Cabang Majene Desak Evaluasi dan Pencopotan Kapolres Majene Pasca Kasus Polisi Diduga Bandar Sabu
Oknum Polisi Diduga Bandar Narkoba di Majene
Tokoh Pemuda Sulbar Apresiasi Pemprov yang Seleksi JPT Secara Live
PD Salimah Mamuju Gelar Musda, Perkuat Kepemimpinan dan Konsolidasi Organisasi
Pelantikan KONI Sulbar 2025-2029, Wagub Salim S Mengga Minta KONI Baru Lebih Baik dan Lebih Berprestasi
Fasilitasi Pengebangan Bakat Peserta Didik, SMP Negeri Anreapi Gelar Porseni

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:42 WIB

Gubernur SDK sidak di Bapenda Sulbar, Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal Meski Dihadapkan Keterbatasan Pasca Pemekaran

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:27 WIB

RSUD Sulbar Tingkatkan Layanan lewat Sinergi dengan BPJS Kesehatan

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:05 WIB

Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar Periode Januari 2026 Sebesar Rp3.092,15 Per Kilogram

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:29 WIB

DPRD Pasangkayu Dukung Penyusunan Renja 2026 Dinas Kelautan dan Perikanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:41 WIB

DPRD Pasangkayu Bedah RKPD 2026, Tekankan Program Prioritas yang Berdampak Langsung ke Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:04 WIB

Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Hadiri Groundbreaking Sekolah Rakyat Terintegrasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:58 WIB

Perkuat Manajemen Talenta ASN, Dinas Pangan Sulbar Laksanakan Pendampingan Pemutakhiran Data SIASN dan MyASN

Senin, 12 Januari 2026 - 20:58 WIB

Komisi IV DPRD Sulbar Gelar Rapat bersama Dinas Pendidikan dan kebudayaan

Berita Terbaru

Advertorial

RSUD Sulbar Tingkatkan Layanan lewat Sinergi dengan BPJS Kesehatan

Kamis, 15 Jan 2026 - 16:27 WIB

x