Mendikbud Minta Guru di Sulbar Bisa Lakukan Perubahan

- Jurnalis

Senin, 25 November 2019 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, –  Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Sulbar, Senin 25 November 2019, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar. Tahun ini mengusung tema Guru Penggerak Indonesia Maju. Bertindak selaku Pembina Upacara Sekprov Sulbar Muhammad Idris.

Pada kesempatan itu, Sekprov Sulbar Muhammad Idris membacakan pidato tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim.

Dalam pidato tertulisnya, Nadiem meminta guru melakukan perubahan kecil di kelas di manapun berada, seperti mengajak kelas berdiskusi bukan hanya mendengar, berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas, cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas, temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri dan tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak, “tandas Nadiem.

Nadiem juga menyatakan, dirinya tidak akan membuat janji-janji kosong, meskipun perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan.

“Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia. Perubahan tidak dapat dimulai dari atas, semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah,  ambillah langkah pertama”Imbau Nadiem

Melalui moment itu, di awal pidatonya Nadiem tidak lupa menyampaikan permohonan maaf karena pidatonya sedikit berbeda dari pidato Menteri pendahulunya, yang biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik.

“Mohon maaf, hari ini pidato saya agak sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke”Kata Nadiem

Sehubungan hal tersebut, usai upacara Sekprov Sulbar kembali mempertegas apa yang menjadi arahan dari Mendikbud RI.

Idris berharap, para guru dapat melakukan perbaikan cara berpikir dan bekerja, terutama cara mengelola pendidikan, dimana harus lebih inovatif sesuai  yang diingikan Mendikbud RI.

“Permasalahan kita di Sulbar, bagaimana membuat kualitas pendidikan itu semakin baik, tentu kuncinya ada pada guru, “sebut Idris

Idris mengajak, semua pihak untuk tetap berkomitmen bersama dalam  berupaya memastikan, bahwa guru adalah teladan dalam melakukan pendidikan yang terbaik untuk bangsa.

Ia menambahkan, permasalahan pendidikan saat ini cukup kompleks, seperti distribusi guru yang tidak merata antara di perkotaan dan pedesaan, serta kompetensi guru yang masih perlu perbaikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, Arifuddin Toppo juga berharap, semua pihak dapat memaknai momentum hari guru untuk bisa berfikir jauh ke depan menjadikan generasi penerus sebagai agen pembangunan.

“Kita semuanya bisa memaknai hari guru ini, bagaimana kita berfikir jauh ke depan melihat generasi kita untuk dipersiapkan sebagai agen pembangunan yang akan menghadapi berbagai tantangan. Jadi perlu memang sekolah-sekolah berinovasi dalam mempersiapkan generasi-generasi ke depan”Kata Arifuddin

Menanggapi pernyataan Mendikbud terkait upaya kemerdekaan belajar di Indonesia, Arifuddin mengaku hal tersebut sangat menarik, sebab menurutnya kemerdekaan belajar menjadi hal yang utama harus dilakukan ke depan.

“Apa yang disampaikan Mendikbud dalam pidatonya itu sangat menarik. Yang dimaksud kemerdekaan belajar, memberikan kesempatan pada siswa untuk berdiskusi, bahkan juga diajak untuk bisa mengajar, sebab yang terjadi selama ini yang dilihat mungkin monolognya hanya satu arah dari guru saja,”sebut Arifuddin.

(Mhy/LA)

 

Berita Terkait

Gubernur Suhardi Duka Motivasi 1.476 Patriot Muda Tim Ekspedisi Patriot 2026
SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional untuk Penguatan Desa dan Publikasi
Ketua DPRD Sulbar Hadiri Rakor Nasional 2026, Perkuat Sinergi Pusat–Daerah
Penuh Haru, Gubernur Sulbar Suhardi Duka Jadi Inspektur Upacara Persemayaman Salim S Mengga
IPMA Sulbar-NTB Resmi Terbentuk, Siap Perkuat Solidaritas dan Datangkan SDK
Gubernur SDK Kunjungi Makam Pejuang Sulbar dan Maraqdia Tokape Arajang Balanipa
Pastikan Harga LPG 3 Kg Sesuai HET, Pertamina Sulawesi Bersama Pemerintah Tinjau Pangkalan LPG
Stok BBM dan Gas LPG 3 Kg di Sulbar Aman

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Bupati dan Wabup Mateng Hadiri Posyandu dan Penimbangan Serentak di Desa Tangkou

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Dugaan Kasus Pelecehan di Budong Budong, Kasat Reskrim Polres Mateng: Pelaku Akan Diproses Sesuai Hukum yang Berlaku

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Puluhan Keluarga Korban Pelecehan Seksual di Budong Budong Datangi Polres Mateng

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Bhabinkamtibmas Kawal Posyandu Serentak, Wujudkan Generasi Sehat Dan Cegah Stunting Di Mamuju Tengah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Bhabinkamtibmas Hadir Di Malam Ramah Tamah HUT RI Ke-81, Polsek Pangale Perkuat Sinergi Dan Semangat Kebangsaan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Tim URC Sat Reskrim Polres Mateng, Gerak Cepat Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Syahril dan Rukmana Salim Ikut Perebutan Kursi Ketua DPD ll Golkar Mamuju Tengah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Bhabinkamtibmas Bergerak Cepat Tangani lnsiden Buaya dan lmbau Warga Waspadai Sungai Batu Sitanduk

Berita Terbaru

x