MATENG,SULBARPEDIA.Com – Terkait permasalahan penonaktifan BPJS Kesehatan, khususnya kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI), yang menimbulkan kekhawatiran dari berbagai pihak dan dinilai lamban dalam penanganannya.
Wakil Bupati (Wabup) Kab.Mamuju Tengah Askary menuturkan,hal ini dikarenakan piskal finansial daerah . Namun pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan tim untuk menanganinya.
“Insaallah kita akan tangani beberapa bulan kedepan kita reviu yang betul betul berhak menerima, masyarakat yang betul betul membutuhkan kita tanggulangi betul betul tidak aktif” terang Askary,usia membuka Musrenbang. Senin (9/2/2026)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Askary menjelaskan saat ini pemerintah telah membuat setrategi yakni menarik corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan yang ada untuk mengantisipasi hal ini.
“Kita juga akan membuat setrategi setrategi lainnya, sehingga kekurangan kekurangan BPJS Kesehatan yang tidak aktif dapat ditangani, salah satunya kita perbaiki datanya” terangnya
Ia juga menambahkan data sangat dibutuhkan, sebab data yang keluar banyak yang tidak layak mendapatkan sehingga saat ini pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial dalam proses perbaikan data penerima BPJS untuk masyarakat yang layak mendapatkan.
“Yang layak kita berikan dan yang tidak layak kita arahkan,karena itu ada beberapa poin yang kita sampaikan dalam Musrenbang ini”. Tutup Askary (Adv)











