Pria di Pasangkayu Tewas Diterkam Buaya Saat Cari Ikan Penja di Sungai Lariang

- Jurnalis

Kamis, 31 Oktober 2024 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM,- Pasangkayu, Pria bernama Andi (20) di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) yang hilang usai diterkam buaya saat mencari ikan penja ditemukan tewas. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengapung di sungai dengan luka robek di sekujur tubuh.

“Korban ditemukan dalam posisi tubuh mengapung,” ujar Kepala Unit Siaga SAR Pasangkayu Andi Juli Adenam kepada wartawan, Kamis (31/10/2024).

Korban diterkam buaya di muara Dusun Kalindu, Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya pada Rabu (30/10) sekitar pukul 13.20 Wita. Saat itu korban seorang diri berenang ke tengah sungai sambil membawa jaring untuk menangkap ikan penja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Meski sempat dilarang oleh rekannya, karena sungai tersebut sering muncul buaya namun korban tetap ngeyel. Selang 10 menit kemudian korban diterkam buaya di bagian pinggang dan ditarik ke tengah sungai,” katanya.

Juli mengatakan korban kemudian baru ditemukan sekitar 3 kilometer (km) dari lokasi awal diterkam buaya sekitar pukul 21.05 Wita. Korban pertama kali dilihat warga sekitar dalam kondisi masih diseret buaya.

Ket foto: Pria di Budong-budong Mateng Tewas Diterkam Buaya Saat Buka Pintu Empang

“Korban (awalnya) tampak timbul tenggalam di permukaan air sungai dan tubuh korban masih diseret buaya, setelah terlepas dari mulut buaya barulah warga meminta bantuan dan melapor ke tim rescue untuk mengevakuasi jasad korban,” terangnya.

Juli melanjutkan, jasad korban yang penuh luka robek kemudian dievakuasi ke perahu nelayan. Selanjutnya tim SAR gabungan membawa korban ke rumah duka yang berjarak 1,5 km dari sungai.

“Kondisi korban penuh luka robek di sekujur tubuhnya,” bebernya.

(rls/adm)

Berita Terkait

Silaturahmi NW Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa Dorong Pemberdayaan Ormas Islam dan Pesantren
DPRD Pasangkayu Konsultasi soal Penyesuaian Tatib ke Biro Hukum Setda Sulbar
Muhammad Dasri Resmi Dilantik Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Gantikan Hariman
DPRD Pasangkayu RDP Bareng DPMPTSP-DKP Bahas Regulasi Budidaya Udang Vaname
Oknum Polisi Aniaya Warga di Pasangkayu Dipatsus
DPRD Pasangkayu Buka Masa Sidang Ke-II Tahun 2026
Nelayan Asal Sarjo Pasangkayu Hilang di Laut, Perahu Ditemukan Mengapung di Perbatasan Sulbar–Sulteng
Maxim Kini Hadir di Pasangkayu, Bawa Solusi Mobilitas Modern untuk Masyarakat Sulbar

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 19:13 WIB

Dorong Penyelesaian Sengketa Secara Kekeluargaan, Bhabinkamtibmas Tasokko Dampingi Pengukuran Lahan

Senin, 8 Juni 2026 - 09:29 WIB

SIM Keliling Polres Mamuju Tengah Mudahkan Pelayanan Masyarakat

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:06 WIB

Kapolres Mamuju Tengah Bersama Ratusan Peserta Gaungkan Aksi Nyata Peduli Lingkungan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gandeng BBLSDM Komdigi Makassar, Pemkab Mateng Siap Cetak ASN dan Masyarakat Cakap Digital

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:36 WIB

Polres Mamuju Tengah Gelar Binrohtal untuk Tingkatkan Keimanan Personel

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pengurus KORPRI Mamuju Tengah Masa Bakti 2026-2031 Resmi di Kukuhkan

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:54 WIB

Puluhan Personel Polisi Dikerahkan Buru Pelaku Pembacokan Istri di Mamuju Tengah

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:56 WIB

Sat Samapta Polres Mamuju Tengah Patroli Malam Patmor, Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman bagi Masyarakat

Berita Terbaru

x