Pulau Karampuang Mamuju: Pesona Eksotis Bawah Laut hingga Tradisi Warganya

- Jurnalis

Sabtu, 3 Juni 2023 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM,- Pulau Karampuang merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menarik di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Tak lengkap rasanya jika bertandang ke ibukota provinsi Sulbar ini tanpa menyempatkan waktu mengunjungi pulau yang eksotis ini.

Pulau Karampuang menyimpan beragam keindahan alam yang sayang untuk dilewatkan. Selain itu, pulau ini juga menawarkan sejumlah aktivitas wisata menarik untuk mengisi waktu liburan para pengunjung. Termasuk mempelajari tradisi warganya.

Wisata alam Pulau Karampuang terletak sekitar 6 kilometer dari Kota Mamuju. Lokasinya berada di Desa Karampuang, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju. Untuk mengunjungi pulau ini pengunjung harus menempuh perjalanan dengan menggunkan perahu Katinting sekitar 30 menit dari dermaga tempat pelelangan ikan Kasiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daya Tarik Pulau Karampuang

Pulau Karampuang memiliki sejumlah daya tarik yang sayang untuk dilewatkan. Dari jernihnya air laut, tempat-tempat unik hingga tradisi warganya. Berikut beberapa daya tarik Pulau Karampuang yang bisa dinikmati para pengunjung:

1. Air Laut yang Jernih

Air laut di Pulau Karampuang sangat bersih dan jernih sehingga pengunjung bisa menyaksikan dasar laut. Pengunjung bisa juga mencoba aktivitas snorkeling hingga diving untuk menyaksikan keindahan bawah laut yang memukau.

Selain itu keindahan bawah laut Pulau Karampuang juga membuat orang-orang yang melihatnya terpesona. Jika menyelam di Pulau ini, pengunjung bisa melihat berbagai macam jenis dan warna ikan, ditambah barisan terumbu karang yang membuat pemandangan semakin mempesona.

Pesona bawah laut pulau ini juga mendapat pengakuan dari Kepala BNNP Sulbar Brigjen Guruh Achmad. Dia turut mendukung pengembangan pariwisata di Sulbar, khususnya di Mamuju, melalui rencana program Fun Dive di Pulau Karampuang.

“Saya itu suka nyelam, lewat Fun Dive ini saya ngajak sejumlah masyarakat untuk nyelam di Karampuang karena ini menyehatkan dan mengasikkan, kita ingin ajak masyarakat hidup sehat tanpa narkoba, selain saya mau angkat potensi pariwisata disini, kita bantulah untuk menghidupkan pariwisata, biar visinya untuk hidup sehat tanpa narkoba bisa searah,” terang Brigjen Guruh Achmad saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (29/5/2023).

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Barat, Brigjen Pol Drs. Guruh Achmad Fadiyanto saat mengeksplor keindahan alam bawah laut Karampuang

Dia mengaku, pihaknya bersama dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju, Ariadhi Ihsan, tengah menggagas program tersebut. Nantinya, salah satu spot atau titik penyelaman bakal dibuatkan prasasti untuk pengunjung yang ingin berswafoto di bawah laut.

“Kami bersama pak kadis rencananya mau buat prasasti bawah laut untuk spot foto bawah laut di Pulau Karampuang. Kedalamannya ya mungkin 5 sampai 10 meter lah, jadi orang bisa nyelam, disediakan peralatannya, dan mudah-mudahan pertengahan Juni bisa kita lounching disitu,” tuturnya.

2. Wahana Water Sport

Selain menikmati keindahan alam Pulau Karampuang, pengunjung juga disuguhkan sejumlah wahana water sport. Hal ini tentu akan menambah keseruan liburan.

Beberapa aktivitas water sport yang tersedia yakni diving, snorkeling, banana boat dan jet ski.

3. Sumur Tiga Rasa

Pulau Karampuang juga memiliki satu sumur yang sering dikunjungi wisatawan. Namanya sumur tiga rasa.

Disebut sumur tiga rasa lantaran sumur yang berada di pinggir pantai Desa Karampuang, Kecamatan Mamuju ini, memiliki tiga rasa yakni tawar, asin dan payau. Uniknya lagi, ketiga rasa air pada sumur baru terasa saat air laut surut.

Menurut cerita warga setempat, penamaan sumur tiga rasa bermula ketika salah seorang ulama bernama KH Muhammad Ali Hanafi melakukan renovasi pada bangunan utama sumur, dengan memisahkan ketiga sumber mata air yang berasal dari gunung, laut dan pertemuan mata air yang berasal dari gunung dan laut.

4. Plaza Pulau Karampuang

Guna memikat hati wisatawan untuk mengunjungi Pulau Karampuang. Pemprov Sulbar juga membangun Plaza Pulau Karampuang.

Selain menjadi tempat yang baru bagi wisatawan. Pembangunan Plaza Pulau Karampuang juga untuk mendongkrak perekonomian dan membantu para pelaku UMKM.

Plaza Pulau Karampuang menjadi tempat wisatawan untuk sekedar beristirahat sambil menikmati keindahan pulau ini. Wisatawan juga dapat menikmati suguhan kuliner khas warga setempat.

5. Tradisi Mammanusang Rai’

Warga yang mendiami Pulau Karampuang memiliki satu ritual bernama Mammanusang Rai’. Tradisi ini dilakukan pada bulan Agustus setiap tahunnya dengan maksud untuk menolak bala.

Mammanusang Rai’ merupakan upacara adat yang dilaksanakan secara turun-temurun dari nenek moyang yaitu untuk menolak bala dalam arti dijauhkan segala musibah yang ada di kampung tersebut.

Tradisi ini tepatnya dilakukan warga yang berada di Dusun Ujung Bulo, Desa Karampuang, Kecamatan Simboro, Mamuju. Warga meyakini tradisi ini untuk menolak bala.

Tradisi ini dilakukan dengan meletakkan sesajian berupa buras/ketupat, nasi putih dan sesajian lainnya disamping sumur kapal. Kemudian ketua adat membaca doa, setelah itu sesajian diarak lagi ke tepi pantai dan semua sesajian dinaikan keatas rakit/kapal yang sudah disiapkan kemudian ketua adat memimpin doa meminta pertolongan kepada yang maha kuasa agar dijauhkan dari bala atau musibah dan rakit tersebut dihanyutkan.

(adv/adm)

Berita Terkait

Sulfakri Sultan Gelar Hearing Dialog Bahas Urgensi Kota Otonom Sulbar
Sekda Sulbar Apresiasi Inovasi GARATTA TBC untuk Mendukung Pembangunan Kesehatan
Pemprov Sulbar Gelar Dzikir dan Doa Bersama, Gubernur SDK: 1448 H Insyaallah Lebih Baik dan Longgar
Sigap dan Responsif, RSUD Sulbar Evakuasi Pasien ke Area Aman Pascagempa Palu
Gubernur SDK Resmikan Kantor Taspen Mamuju, Pasca Gempa 2021 Kini Kembali Beroperasi
Peringati Hari Kesadaran Nasional, Pemprov Sulbar Tekankan Disiplin dan Percepatan Program
BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pascagempa M6,7 di Palu
Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Kominfo Sulbar: Hati-Hati Aplikasi Palsu dan Jaga Ketertiban

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:36 WIB

Pembangunan RSUD Tipe C Mamuju Tengah Dimulai

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Wujud Empati dan Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Bambamanurung Sambangi Rumah Duka Korban Kecelakaan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Polongaan Patroli dan Sambang ke Lahan Perkebunan Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 10:57 WIB

Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Desa Topoyo Sambangi Titik Kumpul Remaja di Dusun Lomba Deko

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:46 WIB

Polres Mateng Gelar Turnamen Mobile Legend Meriahkan Menyabut HUT Bhayangkara Ke 80 Tahun

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:45 WIB

Personel Polres Mateng Meriahkan Semarak HUT Bhayangkara dengan Lomba Tangkap Bebek dan Tarik Tambang Antar Satfung

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:06 WIB

Polres Mamuju Tengah Gelar Karya Bakti Bersihkan Pantai Babana Jelang HUT Bhayangkara Ke 80

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:51 WIB

Sejumlah Dapur SPPG 3T di Mateng Tak Kunjung Beroperasi, Relawan dan Masyarakat Harap Segera Difungsikan

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Pembangunan RSUD Tipe C Mamuju Tengah Dimulai

Selasa, 23 Jun 2026 - 13:36 WIB

Opini

KAMMI Mamuju Raya Soroti Peredaran Miras di Mamuju

Senin, 22 Jun 2026 - 20:58 WIB

x