Warga Sakit di Kalumpang Ditandu Lewati Jalan Rusak, Sugianto Kritik Pemkab Mamuju

- Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2024 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ketua komisi I DPRD Mamuju, Sugianto)

(ketua komisi I DPRD Mamuju, Sugianto)

SULBARPEDIA.COM,- Warga sakit di Desa Salumakki, Kecamatan Kalumpang, yang viral di media sosial ditandu 28 kilometer karena akses jalan, kini mengundang simpati berbagai pihak. Tak terkecuali Anggota DPRD Mamuju dari partai Golkar, Sugianto.

Menurut polisi senior ini, kondisi itu sangat memilukan terutama dikarenakan kondisi warga sakit ditandu di Kalumpang telah berulang kali dirasakan oleh warga pedalaman Kabupaten Mamuju itu. Sugianto menggaris bawahi, kejadian klasik itu harusnya bisa dibenahi oleh Pemerintah Daerah.

“Sangat memilukan dan sangat memprihatinkan memang,” kata Sugianto kepada wartawan, Selasa (3/12/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Sugianto juga menyatakan jika permasalahan akses ke daerah pelosok itu sebenarnya sudah pernah muncul di Debat Pilkada baru-baru ini. Di mana kebanyakan akses di wilayah pelosok Kabupaten Mamuju saat ini tidak dapat dijangkau kendaraan roda empat.

Sugianto juga menyebut, meski ada program satu desa satu ambulans, jika jalannya tidak bagus atau tidak dapat dijangkau maka sama saja nihil. Pasien tidak akan dapat diangkut dengan tidak adanya akses jalan yang memadai.

“Yang seperti ini pernah muncul di Debat Pilkada, walaupun ada mobil ambulans satu desa, kalau jalannya tidak bagus. Maka pasiennya tetap akan ditandu agar bisa cepat dibawa ke Puskesmas terdekat,” lanjut Sugianto.

Baca Juga: Sugianto Kritisi Target PAD Mamuju 2025 Rp 100 M: Indah Saat Pembahasan, Tidak Direalisasi

Untuk itu kata dia, perlu ada langka lebih konkret terutama pemetaan pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan yang urgen. Terutama wilayah pelosok seperti di Kalumpang yang saat ini minim disentuh oleh pembangunan.

“Ini perlu perencanaan yang matang, harus jeli melihat yang urgen agar tidak ada istilah anggaran tidak cukup,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial warga yang tengah sakit bernama Juanda (36) di Desa Salumakki, Kecamatan Kalumpang terpaksa ditandu menuju Puskesmas, Selasa 3 Desember 2024.

Juanda ditandu sejauh 48 Kilometer karena kondisi jalan rusak parah dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kepala Desa Salumakki Sopater mengatakan, setiap ada warga yang sakit atau kritis terpaksa harus ditandu karena kondisi akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan. Warga harus menandu orang sakit menuju puskesmas sejauh 48 kilometer (Km).

“Ada sekitar 48 Kilometer itu warga ditandu, padahal itu jalan kabupaten dan provinsi yang memang sudah lama tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah,” kata Sopater kepada wartawan, Selasa (3/12).

(adv/adm)

Berita Terkait

RSUD Sulbar dan Kemenag Mamuju Teken PKS Tingkatkan Pelayanan Keagamaan
RSUD Sulbar Perkuat Kompetensi Nakes melalui Seminar Sterilitas dan Pengendalian Infeksi
DPRD Sulbar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Terima KUA-PPAS 2027 dan Bentuk Panitia Pemilihan Calon Wakil Gubernur
HUT Mamuju ke-486, Bupati Sutinah Dorong Pelestarian Bahasa Daerah Mamuju
Genjot Kinerja Sekretariat DPRD Sulbar, Ridwan Djafar Dorong Pemanfaatan AI yang Beretika
Sekprov Buka Manakarra Fair, Memberikan Dampak Kepada Sektor Perekonomian
Bupati Mamuju Buka Manakarra Fair 2026, Targetkan Perputaran Ekonomi Lampaui Rp4 Miliar
Suhardi Duka Kenang Perjuangan RS Mitra Manakarra Bangkit dari Gempa, Siapkan Ekspansi pada 2027

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:38 WIB

Warga Terbaring Sakit, BKTM Budong Budong Hadir Membawa Kepedulian

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polres Mamuju Tengah Gelar Anev Tingkatkan Profesionalisme Perkuat Kinerja Bhabinkamtibmas

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:53 WIB

Saat Patroli Sat Samapta Polres Mamuju Tengah Datang Membawa Pertolongan Kebakaran di Bulorembu

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:33 WIB

Peran Aktif BKTM, Sengketa Lahan Berakhir dengan Kesepakatan Damai

Senin, 27 Juli 2026 - 17:03 WIB

Menjaga Laut Tetap Aman, Sat Polairud Polres Mateng Mengawal Aktivitas Nelayan Hingga Pesisir Terjaga

Senin, 27 Juli 2026 - 16:58 WIB

Menembus Gelapnya Malam, Polsek Topoyo Hadir Cegah Gangguan Kamtibmas Hingga Pelosok Wilayah

Senin, 27 Juli 2026 - 12:16 WIB

Perkuat Kamtibmas dan Toleransi Antar Warga, BKTM Tinali Sambangi Masyarakat Binaan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:09 WIB

Satlantas Polres Mateng Hadir Lewat Blue Light Patrol Ciptakan Rasa Aman Dimalam Hari

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Bupati Arsal Aras Menyerahkan SK Perangkat Desa Se-Kab.Mamuju Tengah

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:57 WIB

Berita Terbaru

Warga Terbaring Sakit, BKTM Budong Budong Hadir Membawa Kepedulian

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:38 WIB

Berita Terbaru

Peran Aktif BKTM, Sengketa Lahan Berakhir dengan Kesepakatan Damai

Selasa, 28 Jul 2026 - 11:33 WIB

x