Motif Kades Onang di Majene Tebas Warga Pakai Parang hingga Tewas

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi datangi TKP pembunuhan di Desa Onang, dok.ist

Polisi datangi TKP pembunuhan di Desa Onang, dok.ist

SULBARPEDIA.COM – Polisi mengungkap motif Kepala Desa (Kades) Onang berinisial AS di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) menebas pria inisial S menggunakan parang hingga tewas. Pelaku menyebut korban mengancamnya hingga nekat memasuki rumahnya.

“Dari keterangan awal, pelaku menghabisi nyawa korban karena kesal dan merasa terancam,” ujar Kapolres Majene AKBP Toni Sugadri kepada wartawan, Senin (25/11/2024).

Toni mengatakan korban yang merupakan warga Desa Onang itu awalnya berteriak dengan kata-kata kasar di depan rumah pelaku. Selain itu, korban juga disebut mengancam akan menghabisi nyawa pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika menjelang (salat) isya pelaku masih berada di rumahnya sambil menunggu salat, namun di luar rumah (pelaku), korban teriak sambil mengancam,” terangnya.

Lanjut Toni, tak lama usai berteriak, korban hendak memaksa masuk ke dalam rumah pelaku. Karena merasa terancam, pelaku mengambil sebilah parang dan mengayunkan ke leher korban.

“Korban memaksa masuk ke dalam rumah pelaku, karena merasa terancam, pelaku spontan mengambil parang,” bebernya.

Toni mengungkapkan korban sebelumnya pernah terlibat kasus penganiayaan dan pengrusakan rumah pelaku. Namun saat itu, kasus berakhir damai.

Selanjutnya, korban kembali melakukan pengrusakan di rumah pelaku sehingga kasus itu berlanjut ke ranah hukum. Saat sidang putusan, korban divonis satu tahun penjara.

“Kasus terakhir dilakukan korban adalah penganiayaan dan pengrusakan, divonis satu tahun lebih oleh pengadilan,” ungkapnya.

Toni menambahkan pihaknya masih melakukan pendalaman kasus untuk mengungkap motif korban mengancam dan memaksa masuk ke rumah pelaku. Pihaknya akan menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi.

Sementara Kasat Reskrim Polres Majene AKP Budi Adi mengatakan akibat kekerasan itu korban menderita luka robek di leher. Korban pun dilaporkan tewas di lokasi kejadian.

“Penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap korban, itu dengan cara parangi (menebas) pas kenanya di leher, leher luka robek sepanjang 29 sentimeter, kedalaman 6 sentimeter, lebar 9 sentimeter,” ujar Budi.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di rumah pelaku di Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Majene pada Minggu (24/11) malam. Polisi yang turun ke tempat kejadian perkara (TKP) langsung mengamankan pelaku.

“Iya (terduga pelaku Kades Onang), sudah kami amankan,” ujar Kapolres Majene AKBP Toni Sugadri kepada wartawan, Minggu (24/11).

(rls/adm)

Berita Terkait

Sekda Sulbar Apresiasi Inovasi GARATTA TBC untuk Mendukung Pembangunan Kesehatan
Resmikan Sekretariat Baru, DPW IJS Majene Siap Perkuat Kolaborasi dan Tangkal Hoaks
Pesan Gubernur Suhardi Duka untuk Wisudawan UT Majene: Jaga Integritas, Jadilah Penjaga Kepercayaan
Wanita Tipu Warga di Majene Modus Penukaran Uang Baru, Pelaku Ditangkap
Paradoks BBM di Majene: Harga Normal, Akses Sulit, Antrean Mengular
Kunjungan Perdana Kadis DKP Safaruddin ke BBIP Poniang, Tegaskan Kolaborasi dan Penguatan Budidaya Perikanan
STIKes Bina Bangsa dan STIE YAPMAN Majene Tanda Tangan MoU Internasional Bersama Unismuh Makassar
PTKP HMI Cabang Majene Desak Evaluasi AMDAL Lalin JENS Cafe, Dinilai Ganggu Keselamatan Publik

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Pemprov Sulbar Akan Lelang 148 Kendaraan Dinas, Bibit Sapi Juga Masuk Daftar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Polda Sulbar Turun Periksa Puskesmas Karampuang, Proyek Rp 2,1 Miliar Diadukan Gerakan Vendetta

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:13 WIB

ASN Pemprov Sulbar-Oknum Polisi Ditangkap Kasus Narkoba, 22 Gram Sabu Disita

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Polisi Ungkap Oknum PNS dan Polri Terlibat Kasus Narkoba di Sulbar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Karhutla Seluas 20 Hektare di Tommo Mamuju 7 Hari Belum Padam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Bus Neo Trans Terguling di Jalan Trans Mamuju Diduga Karena Pecah Ban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Sambut Kapolda Baru, Gubernur Suhardi Duka Harap Sinergi Pemprov dan Polda Makin Kuat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Pisah Sambut Kapolda Sulbar, Estafet Komando dari Adi Deriyan ke Totok Suharyanto

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Temui Massa Aksi, Kapolres Mateng Pesan Jaga Keamanan dan Kamtibmas

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:50 WIB

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Sekda Mateng Litha Febriani Launching Tamasya Daycare Al Fatih

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:50 WIB

x