Polisi Ungkap WNA di Pasangkayu Ternyata Todong Warga Pakai Senpi Mainan

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengancaman, dok.ist

Ilustrasi pengancaman, dok.ist

SULBARPEDIA.COM,- Warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan (Korsel) berinisial W ternyata menodong penambang bernama Jufri di Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), menggunakan senjata api (senpi) atau pistol mainan. Polisi mengaku sudah menyelidiki perkara ini dan memediasi kedua belah pihak.

“Sudah diperiksa, itu bukan senpi, melainkan mainan yang berbentuk senpi,” ujar Kasat Reskrim Polres Pasangkayu AKP Adrian Batubara kepada wartawan, Senin (25/11/2024).

Adrian mengungkapkan kejadian berawal saat Jufri tidak terima adiknya dipecat dari perusahaan. Jufri yang kesal kemudian menghentikan mobil yang dikemudikan WN Korsel tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diketahui adiknya jarang masuk kerja sehingga dipecat. Namun jufri mempermasalahkannya dan memberhentikan mobil W,” terangnya.

Lanjut Adrian, keduanya kemudian terlibat cekcok. Melihat Jufri membawa kayu, W kemudian mengeluarkan pistol mainan dari pinggangnya.

“Cekcok adu mulut, Jufri membawa kayu dan keluar lah mainan itu di pinggang W,” bebernya.

Adrian mengaku telah melakukan pemeriksaan terhadap W dan Jufri. Kedua belah pihak disebut tidak melanjutkan kasus itu.

Baca Juga: WNA di Pasangkayu Diduga Todong Senpi ke Penambang Pasir, Polisi Selidiki

“Pihak yang bersangkutan juga sudah tidak ada mempermasalahkan kejadian,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, WNA asal Korsel berinisial W diduga menodongkan senpi kepada seorang pria bernama Jufri yang merupakan pekerja tambang galian C di Kabupaten Pasangkayu. Dugaan pengancaman itu terjadi di Sungai Lariang, Kecamatan Tikke Raya pada Senin (18/11) pagi.

“Saya sudah perintahkan petugas Reskrim untuk turun ke lapangan,” ujar Kapolres Pasangkayu AKBP Candra Kurniawan kepada wartawan, Senin (18/11).

(rls/adm)

Berita Terkait

Ortu Bripda Azril Pastikan Kasus dengan Kapolres Pasangkayu Berakhir Damai
Perselisihan Berakhir Damai, Kapolres Pasangkayu dan Bripda Azril Tempuh Musyawarah Kekeluargaan
Silaturahmi NW Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa Dorong Pemberdayaan Ormas Islam dan Pesantren
DPRD Pasangkayu Konsultasi soal Penyesuaian Tatib ke Biro Hukum Setda Sulbar
Muhammad Dasri Resmi Dilantik Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Gantikan Hariman
DPRD Pasangkayu RDP Bareng DPMPTSP-DKP Bahas Regulasi Budidaya Udang Vaname
Oknum Polisi Aniaya Warga di Pasangkayu Dipatsus
DPRD Pasangkayu Buka Masa Sidang Ke-II Tahun 2026

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:40 WIB

Rumah Kepala Dusun di Majene Ludes Terbakar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:21 WIB

PNM Hadir di Pelosok Mamasa, Menguatkan Usaha Kecil Ibu Lederika yang Menopang Keluarga

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:18 WIB

Jaga Stabilitas Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Desa Tasokko Aktif Sambang dan Monitoring Wilayah Binaan

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:15 WIB

Sat Binmas Polres Mamuju Tengah Resmi Buka Kemah Silaturahmi Akbar dan Prasbhara Run 2026, Perkuat Karakter Generasi Muda

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:10 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Kombiling Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMA Negeri 1 Pangale

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:57 WIB

Arsal Aras Respon Positif Wacana Penggajian PPPK Beralih Ke APBN

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:43 WIB

Kadis Kominfos Mateng Hajai Berharap SMSI dapat Menjadi Sahabat Pemberitaan Pemerintah

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:41 WIB

8 Dekade BNI: Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Rumah Kepala Dusun di Majene Ludes Terbakar

Minggu, 5 Jul 2026 - 20:40 WIB

Advertorial

Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD Sulbar

Sabtu, 4 Jul 2026 - 21:22 WIB

x