Pendekatan Berbasis Toleran Mampu Menangkal Radikalisme

- Jurnalis

Jumat, 13 November 2020 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, JAKARTA – Pemerintah tidak bisa sendirian dalam menangani gelombang gerakan ekstremisme dan terorisme di Indonesia. Fokus penanganan dengan menggandeng pondok pesantren dan tokoh agama, merupakan jalan tepat dalam menyelaraskan tujuan.

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengatakan pergerakan ekstremisme dan terorisme tentu saja berubah-ubah. Metodenya pun beragam, dari indoktrinasi hingga brainwash dengan cara yang kerap mengedepankan militansi yang membabi buta, kebenaran yang berdasarkan sepihak pada golongannya sendiri.

Penjelasan Badan Nasionalisme Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang menyebut metode baru dengan rekrutmen kalangan remaja, ini menjadi garis merah. Agar penanggulangan dan pencegahannya, selangkah lebih maju dari skenario yang dibuat kelompok terlarang tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”BNPT tentu memiliki data aktual. Bagaimana kelompok yang dimaksud bergerak. Pada posisi ini, tentu perlunya masukan, bantuan dari tokoh agama, dengan melibatkan kalangan santri pondok pesantren,” jelas Azis Syamsuddin dalam keterangan resminya, Jumat (13/11/2020).

Penetrasi kelompok radikal dengan pendekatan pada generasimuda, menjadi misi khusus. Tentu saja kelompok radikal yang dimaksud BNPT memiliki pesan-pesan dan metode kuat yang mampu memberikan pengaruh.

”Kekuatan inilah yang harus pula dipelajari dan ditangkal cepat. Masukan dari alim ulama, tokoh agama, lalu pendekatan terhadap pondok pesantren, jelas akan memberikan warna positif. DPR menilai langkah BNPT sudah tepat. Dan ini harus berkelanjutan,” terang politisi Partai Golkar tersebut.

Ditambahkan Azis, Pemerintah harus pula intens dalam memberikan edukasi secara masif. Baik langsung maupun tidak langsung. Banyak metode yang mampu diserap dengan mudah oleh generasi muda.

”Perhatian dan pendekatan itu kunci awal. Memberikan edukasi tentunya tidak hanya di bangku sekolah. Ruang-ruang kegiatan, diskusi ringan, sampai memberikan penjelasan lunak pada media bergambar juga penting. Bahaya sekali, jika benih radikal itu sudah tertanam dalam mindset,” papar Azis.

Azis berpesan, kolaborasi yang dilakukan untuk menangkal kelompok radikal lebih mengedepankan pada metode dialogis. Sebab paham-paham radikal, lebih cendrung mengajarkan intoleran. Bangkitkan rasa kebangsaan generasi muda kita.

”Tidak pula agresif, tapi perlu ketegasan. Apalagi kerap kita jumpai, polanya sama menggunakan simbol agama. Dan ingat, jangan pula mengindentikkan aksi terorisme dengan pondok pesantren. Agama dan kebangsaan dua sisi dari satu mata uang,” pinta wakil rakyat dari Dapil II Lampung itu.

 

(Ful/Lal)

 

 

Berita Terkait

Ketua DPRD Sulbar Hadiri Rakor Nasional 2026, Perkuat Sinergi Pusat–Daerah
Penuh Haru, Gubernur Sulbar Suhardi Duka Jadi Inspektur Upacara Persemayaman Salim S Mengga
IPMA Sulbar-NTB Resmi Terbentuk, Siap Perkuat Solidaritas dan Datangkan SDK
Gubernur SDK Kunjungi Makam Pejuang Sulbar dan Maraqdia Tokape Arajang Balanipa
Pastikan Harga LPG 3 Kg Sesuai HET, Pertamina Sulawesi Bersama Pemerintah Tinjau Pangkalan LPG
Stok BBM dan Gas LPG 3 Kg di Sulbar Aman
KNPI Sulbar Kecam Aturan Larangan Berjilbab Bagi Paskibraka Nasional
Registrasi QR Pertalite di Sulawesi Capai 235 Ribu Pendaftar, Pertamina: Agar Subsidi Tepat Sasaran

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:01 WIB

Pemda Mateng Galar GPM di Kantor Camat Topoyo

Selasa, 12 Mei 2026 - 06:56 WIB

Kadis Sosial Mateng Koordinasi Langsung dengan Wamen Sosial RI Percepat Program Sekolah Rakayat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56 WIB

Buka Jambore Cabang ll, Arsal Aras Pramuka pembentukan karakter generasi muda

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:46 WIB

368 PPPK Nakes Kab.Mateng Resmi Diperpanjang

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

Sambut HKBN 2026 Tingkat Sulbar, BPBD Mateng Juara Satu Lomba Renkon

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:52 WIB

Wabup Mateng Askary Buka Sosialisasi Pupuk Subsidi Sektor Perikanan

Senin, 4 Mei 2026 - 15:47 WIB

Bupati Maros Kunjungan Ke-Mateng, Wabub Askary: lni Awal yang Baik Membangun Kerjasama

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:59 WIB

Arsal Aras Melepas 229 Calon Jamaah Haji Mamuju Tengah

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Pemda Mateng Galar GPM di Kantor Camat Topoyo

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:01 WIB

x