Enam Bulan Berjalan, Bantuan Kambing Pemprov Sulbar Berbuah Ratusan Kelahiran dan Kebuntingan

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju – Pemprov Sulbar terus memastikan efektivitas dan keberlanjutan program bantuan di sektor peternakan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring bantuan bibit ternak kambing yang telah didistribusikan pada Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Polewali Mandar.

Kegiatan monitoring dilakukan pada Minggu 11 Januari 2026, dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Sulbar, Hamdani Hamdi, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polewali Mandar, Andi Afandi Rahman, Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polewali Mandar, Akhmad Farid, serta Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas TPHP Sulbar, Nur Kadar.

Dalam kunjungannya ke lokasi kelompok penerima bantuan, Hamdani Hamdi menyampaikan rasa syukur atas perkembangan bantuan ternak kambing yang dinilai sangat menggembirakan. Enam bulan pasca penyerahan kepada masyarakat, bantuan tersebut telah menunjukkan progres yang signifikan sebagai bagian dari program pembangunan peternakan yang dicanangkan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK–JSM).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, saat ini telah tercatat sebanyak 134 ekor kelahiran dan 276 ekor ternak dalam kondisi bunting. Artinya, sekitar 25 persen sudah produktif, dan angka ini akan terus bertambah seiring waktu,” ujar Hamdani.

Ia menegaskan, capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan program pembangunan peternakan yang selaras dengan visi dan misi Panca Daya yang dicanangkan Gubernur Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga.

“Ini membuktikan bahwa program yang dilaksanakan oleh Bapak Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga benar-benar berjalan dengan baik. Dampaknya nyata dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian dan peternakan, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani dan peternak,” tambahnya.

Hamdani menekankan pentingnya membangun ekosistem hilirisasi peternakan secara terintegrasi, tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan ternak semata.

“Ke depan, kami mendorong agar pengembangan kambing ini masuk dalam ekosistem hilirisasi, mulai dari pembibitan, penggemukan, hingga pemasaran. Targetnya bukan hanya swasembada di Sulbar, tetapi juga menjadikan Sulbar sebagai sentra dan penyuplai bibit kambing ke provinsi tetangga,” jelasnya.

Ia menyebut, dengan potensi sumber daya dan dukungan kebijakan yang ada, Sulbar sangat memungkinkan untuk memasok kebutuhan bibit ternak ke wilayah seperti Kalimantan Timur dan daerah lainnya.

“Kami optimistis Sulbar ke depan bisa menjadi daerah penyangga dan pemasok bibit kambing berkualitas, khususnya untuk mendukung kebutuhan pangan dan peternakan di wilayah Ibu Kota Nusantara dan sekitarnya,” tegas Hamdani.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas TPHP Sulbar, Nur Kadar, menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mengawal keberlanjutan program bantuan ternak melalui pendampingan yang berkelanjutan.

“Kami akan terus melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara berkala agar bantuan ini benar-benar berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi peternak,” jelasnya.

Dari sisi penerima manfaat, Ketua Kelompok Tani Pemuda Aribang, Masdar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemprov Sulbar, khususnya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan kambing ini. Kambingnya besar dan produktif. Saat ini sudah 7 ekor yang melahirkan dan 9 ekor dalam kondisi bunting. Bantuan ini sangat membantu meningkatkan ekonomi kelompok kami,” tuturnya.

Program bantuan bibit ternak kambing ini diharapkan tidak hanya meningkatkan populasi ternak di Sulbar, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya ekonomi peternakan berbasis hilirisasi yang berkelanjutan dan berdaya saing antarwilayah.

(Rls)

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Sulbar Gelar Rapat bersama Dinas Pendidikan dan kebudayaan
Dinsos P3A dan PMD Sulbar Perkuat Jaringan Internet untuk Optimalkan Layanan Digital
Dukung Dinamika Politik yang Sehat, Kesbangpol Sulbar Jalin Komunikasi dengan TIDAR
Waspadai ATHG, Termasuk Bencana Alam: Kesbangpol dan Danrem Bahas Strategi Jaga Stabilitas Sulbar
Bapperida Sulbar Koordinasikan Pembentukan Forum Ketahanan Pangan Daerah
Mess Patriot Transmigrasi Sulbar Segera Dibangun, Jadi Kampus Lapangan Mahasiswa Nasional
Rapat Pembahasan Hasil Penataan Batas Areal Kawasan Hutan untuk Pembangunan PLTMH 150 kW Sandapang
Tahun 2026 Terapkan Merit System, Sekda Sulbar Tekankan Akurasi Data ASN

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 20:58 WIB

Komisi IV DPRD Sulbar Gelar Rapat bersama Dinas Pendidikan dan kebudayaan

Senin, 12 Januari 2026 - 20:36 WIB

Dinsos P3A dan PMD Sulbar Perkuat Jaringan Internet untuk Optimalkan Layanan Digital

Senin, 12 Januari 2026 - 20:30 WIB

Dukung Dinamika Politik yang Sehat, Kesbangpol Sulbar Jalin Komunikasi dengan TIDAR

Senin, 12 Januari 2026 - 13:50 WIB

Waspadai ATHG, Termasuk Bencana Alam: Kesbangpol dan Danrem Bahas Strategi Jaga Stabilitas Sulbar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:09 WIB

Bapperida Sulbar Koordinasikan Pembentukan Forum Ketahanan Pangan Daerah

Jumat, 9 Januari 2026 - 16:47 WIB

Mess Patriot Transmigrasi Sulbar Segera Dibangun, Jadi Kampus Lapangan Mahasiswa Nasional

Jumat, 9 Januari 2026 - 16:43 WIB

Rapat Pembahasan Hasil Penataan Batas Areal Kawasan Hutan untuk Pembangunan PLTMH 150 kW Sandapang

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:32 WIB

Tahun 2026 Terapkan Merit System, Sekda Sulbar Tekankan Akurasi Data ASN

Berita Terbaru

x