Ini Tanggapan Disdag Mamuju Usai di Panggil Ombudsman

- Jurnalis

Selasa, 10 April 2018 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU-Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju, memenuhi panggilan Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat, untuk mengklarifikasi terkait atensi publik atas pengelolaan pasar, Kamis [5/4] lalu.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju, ST. Sutina Suhardi mengakui, kedatangannya bersama Kabid Penguatan dan Pengawasan Sarana Distribusi Perdagangan, Muh. Taslim Sukirno
dikantor Ombudsman, untuk memberikan klarifikasi terhadap persoalan pengelolaan pasar, dibawah naungan Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju.

“Jadi kemarin itu, Ombudsman mengkonfirmasi seperti pasar yang di TPI itu, saya sampaikan sama pihak Ombudsman, itu dibawahi sama Dinas Perikanan, bukan kami. Ombudsman selama ini menyangka kalau itu dinaungi Dinas Perdagangan, dan memang karena sudah kayak pasar, tapi itu bukan gawean kami,” terang Sutina Suhardi, saat dikonfirmasi langsung di ruang kerjanya, Selasa [10/4].

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sutina menambahkan, pihaknya juga mengklarifikasi terkait penertiban sejumlah pedagang di Pasar Regional Mamuju. Sutina kepada Ombudsman mengakui, bahwa penertiban tersebut dilakukan, juga bukan dari pihak Dinas Perdagangan.

“Yang kedua itu soal penertiban kemarin, yang dilakukan Satpol PP di wilayah pasar baru bagian belakang, di sekitaran terminal. Ombudsman juga kira itu ranah kami, tetapi itu ranahnya dinas Perhubungan. Kan terminal, bukan pasar, hanya memang wilayahnya bersebrangan. Saya tidak tahu apakah Dinas Perhubungan yang meminta untuk diterbitkan, tapi kami memang tidak mengakui itu pedagang kami, karena tidak pernah dipungut retribusi disitu,” pungkasnya.

Sutina menganggap, koordinasi yang dibangun oleh Ombudsman dengan pihaknya melalui klarifikasi tersebut, semata-mata untuk mendorong perbaikan pengelolaan pelayanan publik di sektor perdagangan di Kabupaten Mamuju.

“Saya kira ini sinergitas yang sangat baik dalam mendorong perbaikan-perbaikan ekonomi di Mamuju. Hal seperti ini perlu dibangun, dan jangan juga menganggap, kalau kita dipanggil Ombudsman, terus menyimpulkan ada masalah atau apa begitu, tidak semuanya,”kuncinya.

[*]

 

Berita Terkait

Di Balik Pesona Kebun Alfukat Desa Banea’ Kabupaten Mamasa
Petani Nanas di Mamasa Butuh Mitra untuk Pasarkan Hasil yang Melimpah
Sulbar Inflasi 0,33% di September 2024, Ikan Jadi Pemicu Utama
Gegara Tikus, Ratusan Hektare Tanaman Padi di Kecamatan Aralle Gagal Panen
Ekonomi Sulbar Triwulan I 2024 Tumbuh 6,02 Persen Lampaui Nasional
BPS Sulbar Gelar Media Gathering di Mamuju, Bincang Penguatan-Pemahaman Data Statistik
Terima Kunjungan Direksi PT.Astra, Prof Zudan Komitmen Perkuat Iklim Investasi
5 Tips Berjualan Online di Marketplace agar Laris Manis untuk Pemula

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:05 WIB

Pengaruh Alkohol, Pria di Budong-Budong Datangi Rumah Warga dan Rusak Pintu

Senin, 20 Juli 2026 - 19:29 WIB

Kapolres Mateng turut menghadiri Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri 2026 di SPN Mekatta.

Senin, 20 Juli 2026 - 11:19 WIB

Polres Mamuju Tengah Laksanakan Pengamanan Turnamen Sepak Bola Tabolang Cup

Senin, 20 Juli 2026 - 10:56 WIB

Satlantas Polres Mateng, Blue Light Patroli Malam Menjaga Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Senin, 20 Juli 2026 - 10:49 WIB

Situasi Kamtibmas Perairan Wilayah Polres Mamuju Tengah,  Tetap Aman dan Kondusif

Senin, 20 Juli 2026 - 07:21 WIB

Usai Nobar Final Piala Dunia FIFA 2026, Personil Polres Mateng Bersih Bersih Sebagai Komitmen Jaga Lingkungan

Senin, 20 Juli 2026 - 06:23 WIB

Polres Mamuju Tengah Laksanakan Pengamanan Final FIFA World Cup 2026 di Tugu Benteng

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:01 WIB

Patroli Tak Pernah Surut Sat Polairud Polres Mamuju Tengah Perkuat Pengamanan Perairan Demi Keselamatan Masyarakat

Berita Terbaru

x