Polewali Mandar — Seorang warga Desa Kalumammang, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, Nurjannah (50), terpaksa ditandu oleh warga setempat menyeberangi sungai yang meluap akibat putusnya jembatan penghubung Dusun Sumarrang dan Dusun Bung yang hingga kini belum juga diperbaiki sejak rusak pada 2022.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 15.00 WITA, saat Nurjannah mengalami pendarahan dan membutuhkan penanganan medis segera. Kondisi jembatan yang terputus membuat akses jalan utama tidak dapat dilalui kendaraan, termasuk ambulans, sehingga warga bergotong royong menandu pasien menggunakan tandu sederhana melintasi arus sungai yang cukup deras.
Setelah berhasil diseberangkan, Nurjannah kemudian dinaikkan ke ambulans desa. Namun, perjuangan belum berakhir. Ambulans harus menempuh jalur pegunungan dengan medan ekstrem dan kondisi jalan rusak untuk mencapai fasilitas layanan kesehatan terdekat. Waktu tempuh menuju akses pelayanan kesehatan diperkirakan mencapai sekitar dua jam perjalanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejadian ini menuai keprihatinan dari Kalumammang Mahasiswa Association (KAMA). Organisasi mahasiswa tersebut menilai insiden ini sebagai bentuk kelalaian pemerintah dalam pemenuhan hak dasar masyarakat, khususnya akses terhadap infrastruktur dan layanan kesehatan.
“Kejadian ini merupakan bukti nyata pengabaian hak dasar warga. Pasien dalam kondisi pendarahan terpaksa ditandu menyeberangi sungai karena jembatan penghubung putus sejak 2022 dan tidak kunjung diperbaiki. Situasi ini sangat membahayakan keselamatan dan nyawa masyarakat,” tegas KAMA dalam pernyataan resminya.
KAMA mendesak Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar agar segera mengambil langkah konkret dengan membangun kembali jembatan penghubung Dusun Sumarrang–Dusun Bung serta menyiapkan akses darurat yang aman untuk menjamin keselamatan warga dan kelancaran layanan kesehatan.
Menurut KAMA, lambannya penanganan infrastruktur di wilayah tersebut mencerminkan minimnya perhatian terhadap masyarakat pedesaan yang bergantung pada akses jalan dan jembatan sebagai urat nadi kehidupan sosial, ekonomi, dan kesehatan.
(Adm)











