KOHATI Mateng Kawal 23.447 BPJS: Verifikasi Harus Bersih atau Aksi Massa

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju Tengah — Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Mamuju Tengah menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat proses verifikasi ulang 23.447 data peserta BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan dari tanggungan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah.

Hal ini tertuang dalam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antar KOHQTI dengan DPRD Mateng yang menghasilkan Berita Acara Nomor: 007.3/01/BA-DPRD/I/2026.

KOHATI menekankan agar proses verifikasi data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan dilakukan secara objektif, transparan, dan bebas dari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Menurut KOHATI, verifikasi data yang tidak akuntabel berpotensi menghilangkan hak dasar masyarakat miskin dan kelompok rentan terhadap layanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekum KOHATI Mateng, Sri Rahmayuni, menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya hadir sebagai peserta diskusi, tetapi sebagai kontrol sosial yang akan memastikan kesepakatan tersebut dijalankan secara nyata di lapangan.

“Kami menekankan agar tidak ada penyalahgunaan wewenang dalam verifikasi 23.447 data BPJS ini. Prosesnya harus berpihak pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegas Sri Rahmayuni.

Ia juga memperingatkan bahwa apabila kesepakatan tersebut tidak mendapat atensi serius atau dalam pelaksanaannya masyarakat justru mengalami kesulitan administratif saat mengurus berkas di dinas terkait, maka KOHATI tidak akan tinggal diam.

“Saya mau menegaskan, jika ini tidak diatensi atau dalam pelaksanaannya masyarakat mengalami kesulitan dalam mengurus berkas dengan dinas terkait, maka kami akan turun ke jalan untuk aksi,” ungkapnya.

Dalam berita acara yang disepakati bersama KOHATI, DPRD, dan OPD terkait, disebutkan bahwa selama satu bulan ke depan, masyarakat yang menjalani pengobatan di RSUD dan Puskesmas serta terbukti secara faktual tidak memiliki kemampuan ekonomi sesuai ketentuan Dinas Sosial, tetap akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah.

Selain itu, Dinas Sosial diminta melakukan verifikasi faktual terhadap data PBI-BPJS Kesehatan guna memastikan warga yang layak tetap menerima bantuan iuran BPJS.

KOHATI menilai poin ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan tanpa intervensi kepentingan apa pun.

RDP ini menjadi penanda bahwa mahasiswa, khususnya KOHATI Mateng, mengambil peran aktif dalam mengawal kebijakan publik di sektor kesehatan agar tetap berorientasi pada keadilan sosial dan perlindungan hak masyarakat kecil.

(Wdy)

Berita Terkait

DPRD dan Pemkab Mateng Sepakat Verifikasi Ulang 23.447 Data BPJS PBI Non Aktif
23 Ribu Lebih BPJS Kesehatan Dinonaktifkan di Mateng, KOHATI Nilai Pemda Tak Manusiawi
Jalan Andi Depu Pasar Lama Topoyo Rusak Parah, Warga Resah
Bawaslu Mateng Gelar Fasilitasi Pembinaan dan Pengawasan Pemilu dengan Mitra Kerja
Bawaslu Soroti Data Pemilih ” “Anjlok” di Mamuju Tengah: 4.720 pemilih wajib KTP belum masuk dalam DPT KPU Kabupaten Mamuju Tengah
Veri Firmansyah Jabat Direktur #288 Foundation Priode 2025-2028
Menindaklanjuti Tuntutan Aksi PMIl, DPRD Mateng Panggil Semua Kepala OPD dan Camat
BPSDM Sulbar Gelar Latsar CPNS, Bupati Mateng Arsal Aras Harap Peserta Menjadi ASN Profisional

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 13:54 WIB

Enam Bulan Berjalan, Bantuan Kambing Pemprov Sulbar Berbuah Ratusan Kelahiran dan Kebuntingan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:50 WIB

Waspadai ATHG, Termasuk Bencana Alam: Kesbangpol dan Danrem Bahas Strategi Jaga Stabilitas Sulbar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:09 WIB

Bapperida Sulbar Koordinasikan Pembentukan Forum Ketahanan Pangan Daerah

Jumat, 9 Januari 2026 - 16:47 WIB

Mess Patriot Transmigrasi Sulbar Segera Dibangun, Jadi Kampus Lapangan Mahasiswa Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:32 WIB

Tahun 2026 Terapkan Merit System, Sekda Sulbar Tekankan Akurasi Data ASN

Senin, 5 Januari 2026 - 19:01 WIB

Gubernur Sulbar Tegaskan Transformasi di 2026: Tinggalkan Pola Lama, Fokus Dampak Nyata

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:04 WIB

Awali Kerja Tahun 2026, Kadis Kominfo Sulbar Pantau Disiplin dan Kehadiran ASN

Selasa, 25 November 2025 - 14:01 WIB

Ketua DPRD Sulbar Dorong Sinergi Daerah Perkuat Kemandirian Pangan untuk Kendalikan Inflasi

Berita Terbaru

x