Komitmen Awasi Bahan Berbahaya, Pemkab Mamuju Bentuk Tim Pengawas

- Jurnalis

Kamis, 20 Juni 2019 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, sulbarpedia.com — Pemerintah Kabupaten Mamuju menunjukkan Komitmen dan keseriusannya dalam mengawasi bahan berbahaya, hal ini ditunjukkan  dalam acara Forum Advokasi Lintas Sektor yang di inisiasi oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) provinsi Sulawesi Barat, yang mana Wakil Bupati Mamuju, H. Irwan SP. Pababari menandatangani Pembentukan Tim Pengawas Terpadu Bahan Berbahaya yang di Salahgunakan dalam Pangan Tingkat Kabupaten Mamuju. Pada Kamis (20 Juni 2019) di Ruang Walet D’Maleo Hotel.

Pada kesempatan tersebut, Irwan Pababari sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Balai POM Sulawesi Barat, menurutnya kegiatan yang dilaksanakan menjadi awal dalam upaya menekan bahkan mencegah bahan-bahan berbahaya yang beredar di pasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“jadi advokasi yang dilakukanhari ini  saya kira cukup lengkap, dalam kegiatan ini juga ada sosialisasi kemudian selanjutnya akan dilakukan kegiatan Kampanye, selain juga sudah dilaksanakan Bimbingan teknis bagi para pelaku pasar” Ujar Irwan Pababari.

Sementara itu, Kepala Balai POM Sulawesi Barat, Netty Nurmuliawati mengatakan kegiatan Advokasi yang dilakukan merupakan bentuk tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yakni pencanangan, kampanye dan sosialisasi.

“Advokasi ini dalam rangka meminta dukungan dari pihak lintas sektor terkait, dan kami juga sudah melatih petugas-petugas pasar secara mandiri yang nanti mampu mengawal pasarna” Ungkap Netty.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula perwakilan dari Badan POM RI, Kepala Dinas Perdagangan, pelaku pasar dan seluruh lintas sektor yang terkait. (HMS-Hasran).

Berita Terkait

Polresta Mamuju Ringkus Otak Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Setelah Diburu 15 Hari
Polsek Kalukku Polresta Mamuju Selidiki Penemuan Mayat Bayi di Bebanga
Polresta Mamuju Berhasil Ungkap 15 TKP Curanmor
3 Tahun Kasus Penembakan Sekjen JMSI Rahimandani di Bengkulu Belum Terungkap
Meriahnya Malam Puncak HUT JMSI ke-6 di Banten, Dihadiri Menkop-Wamenhaj
PTKP HMI Cabang Majene Desak Evaluasi AMDAL Lalin JENS Cafe, Dinilai Ganggu Keselamatan Publik
Tak Ditemukan hingga Hari Ketujuh, Nelayan Majene Dinyatakan Hilang
Hari Keenam Pencarian Nelayan Jatuh di Perairan Majene, Area Disisir hingga 86 Mil Laut

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 03:26 WIB

FPN Mamuju dan Mamuju untuk Palestina Gelar Aksi Dukung Iran Lawan Israel dan AS

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:50 WIB

RSUD Sulbar Perkuat Pengelolaan Limbah Medis, Terima Kunjungan Biro Ekbang Setda Sulbar

Senin, 2 Maret 2026 - 20:58 WIB

Jangan Lewatkan! Pendaftaran Beasiswa Pemprov Sulbar 2026 Dibuka Dua Bulan Penuh

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:16 WIB

Truk Muat Material Bangunan Terjun ke Jurang 30 Meter di Kalumpang, 1 Orang Tewas

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:40 WIB

Ketua DPRD Sulbar Ajak Jadikan Ramadhan Momentum Perkuat Solidaritas dan Pelayanan Publik

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:58 WIB

IKM 2025 Tembus 83,96, RSUD Sulbar Pertahankan Predikat Baik

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:47 WIB

KominfoSS Sulbar dan BPS Perkuat Kolaborasi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:12 WIB

Polresta Mamuju Musnahkan 1.435 Botol Miras Hasil Operasi Pekat Marano 2026

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Komisi ll DPRD Sigi Kunjungan Kerja Ke DPMPTSP Mateng

Jumat, 13 Mar 2026 - 12:10 WIB

x