Massa Aksi Nilai Kapolres Mamuju Gagal Membina Anggotanya

- Jurnalis

Senin, 24 September 2018 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, Terkait insiden pemukulan mahasiswa yang dilakukan oleh oknum Polisi jajaran Polres “Metro” Mamuju pada saat melakukan demostersi sabtu 22 september lalu. Menyikapi hal itu,puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi pemuda dan mahasiswa memperjuangankan petani Indonesia (APMMI) menggelar aksi demosterasi di depan Kantor Polres “Metro” Mamuju,jalan Kaas Tubun,Rimuku,Mamuju,sulbar. Senin (24/9/2018).

Atas insiden pemukulan salah satu mahasiswa yang dilakukan oleh oknum Polisi jajaran Polres Mamuju, massa aksi menilai bahwa Kapolres Mamuju gagal dalam membina anggotanya sehingga adanya petugas yang bermental peremanisme.

“Oleh karena itu,saya meminta kepada kawan-kawan massa aksi bahwa alibi bapak Kapolres mengatakan bahwa adanya pemukulan karena terjadi kemacetan di jalan husni tamrin. Yang mengatakan ada Ambulance tetapi tidak ada Ambulance,yang ada hanya mobil siga yang masuk ke-Kali Mamuju,” ungkap Ketua FPPI Suyuti saat orasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Suyuti mengatakan hal tersebut perlu dicata sebab itu merupakan hanya elibi (pembenaran).

Heriansyah yang merupakan salah saru orator massa aksi juga menuturkan,kehadiran massa aksi disebabkan adanya permasalahan yang terjadi terhadap salah satu mahasiswa dengan oknum Polisi jajaran Polres “Metro” Mamuju sehingga massa aksi terketuk hatinya untuk melakukan aksi demosterasi.

“Hari ini juga merupakan bagian dari sikap kami sebagai warga negara Indonesia,meminta keadilan dihadapan hukum yang katanya tajam. Tetapi nyatanya hari ini itu diperjual belikan oleh insitusi Kepolisian,yang katanya bisa mengayomi dan bisa melayani warga Indonesia dengan baik,” sambung Heriansyah.

Heriansyah juga menambahkan,tindakan-tindakan inprensip yang dilakukan oleh oknum aparat layaknya hewan yang sangat membuaskan. Sehingga kami dari massa aksi menyimpulkan bahwa,oknum aparat Kepolisian yang melakukan tindakan kekerasan terhadap mahasisw harus dipecat dari jabatanny.

“Ini membuktikan bahwa institusi Kepolisian hari ini,itu tidak lebih dari institusi-institusi yang melahirkan peremanisme yang melakukan kegaduhan-kegaduhan,” terangnya.

Adapun tuntutan massa aksi sebagai berikut:
-Copot Kapolda Sulbar.
-Copot Kapolres Mamuju.
-Usut sampai tuntas kasus pemukulan terhadap Mahasiswa .
-Pecat oknum aparat yang melakukan pemukulan terhadap mahasiswa. (Zul)

Berita Terkait

Guru Honorer di Tapalang Mamuju Diterkam Buaya Saat Pasang Jaring Ikan
Arsal Aras Hadiri Milad ke-10 HPPM Mateng Palu
Satu Pekerja Bendungan Budong Budong Meninggal, PT.Abibraya Bumi Karsa Beri Santunan
23 Puskesmas Disiagakan Dinkes Mamuju Saat Libur Lebaran 2024
Pria di Pasangkayu Ditemukan Tewas Usai Terjatuh dari Perahu Saat Mancing
PLN Berhasil Menerangi 80 Dusun di Sulbar, 594 Warga Kini Nikmati Listrik 24 Jam
Relawan Jarnas ABW Memohon Maaf dan Himbau tidak Menanggapi Issu di Medsos
RSUD Sulbar Kembali Alokasikan Anggaran Untuk Intervensi Stunting di Pasangkayu

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 10:45 WIB

Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu di Mamuju, Upal Rp 37,5 Juta Disita

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:46 WIB

Pria di Lariang Pasangkayu Aniaya hingga Ludahi Wanita Ditangkap

Rabu, 15 Mei 2024 - 08:11 WIB

Polisi Gerebek Judi Sabung Ayam di Tommo Mamuju

Selasa, 14 Mei 2024 - 16:40 WIB

Maling Bobol Rumah Warga di Kalukku Mamuju, 23 Karung Gabah Raib Dicuri

Senin, 13 Mei 2024 - 08:04 WIB

Pria di Mamuju Perkosa Anak Tiri di Bawah Umur dan Rekam Aksi Bejatnya Ditangkap

Jumat, 10 Mei 2024 - 07:05 WIB

Remaja di Papalang Tikam Teman Sekolah 28 Kali Pakai Badik hingga Tewas, Pelaku Ditangkap!

Selasa, 7 Mei 2024 - 19:43 WIB

Oknum Kades di Mamuju Ditahan Usai Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 177 Juta

Senin, 6 Mei 2024 - 11:28 WIB

Remaja di Mamuju Tikam Pria Pakai Badik gegara Kakinya Diinjak, Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru