SULBARPEDIA.COM, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) memiliki satu tarian tradisional bernama Tari Bamba Manurung. Tarian ini dulunya ditampilkan di acara pesta adat, namun saat ini bisa kita saksikan di acara-acara hiburan maupun pentas seni.
Dikutip dari laman DJKI-KI Komunal Indonesia. Tari Bamba Manurung ini umumnya ditampilkan di acara-acara pesta adat di Mamuju serta dihadapan tokoh adat dan penghulu.
Dalam pertunjukannya para penari akan memakai pakaian adat khas Provinsi Sulawesi Barat yakni Baju Badu, dengan aksesoris bunga beru-beru atau bunga melati yang menghiasi dibagian kepala. Untuk propertinya, para penari akan membawa kipas seperti halnya pada tarian Patuddu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Tarian ini bukan hanya sekadar tarian yang dipertontonkan untuk sebuah hiburan. Namun, juga memiliki sejarah serta tersimpan makna mendalam dalam setiap gerakannya.
Dilansir dari jurnal Universitas Negeri Makassar (UNM) yang berjudul “Nilai Estetik Tari Bamba Manurung di Sanggar Sipatuo Mamuju Sulawesi Barat”. Tari Bamba Manurung merupakan tarian kreasi dari Mamuju yaitu Ibu Kota dari Provinsi Sulawesi Barat yang ditampilkan pada tahun 1963.
Bamba Manurung artinya suara menggemah dari pusaka sakti kerajaan Mamuju yang bernama Manurung, dan secara abstrak pengertian dari Bamba Manurung adalah gemah suara mempersatukan wilayah Mamuju dalam menguatkan persatuan dalam perbedaan dengan semboyan filosofi lallatassisara’ yang bermakna berbeda-beda tetapi tetap satu.
Tarian Bambang Manurung umumnya ditarikan oleh tujuh penari. Pada formasi awal penari berbaris menunggu giliran hingga pimpinan tari selesai kemudian para penari lainnya berjajar menjadi dua baris dan nantinya formasi tari akan berubah melingkar maupun melengkung.
Gerakan awal pimpinan tari akan menarikan tari pembuka terlebih dahulu yang bertempo lambat sebelum disusun oleh penari lainnya. Gerakan tari membuat penari memiliki tempo yang tidak terlalu cepat secara keseluruhan gerakan tari Bamba Manurung banyak dilakukan dengan duduk dan berdiri.
Tari Bambang Manurung ini biasa ditampilkan dengan iringan lagu adat dan musik tradisional setempat. Tari Bamba Manurung masih sering ditarikan di berbagai acara adat maupun acara nasional karena tarian ini menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Mamuju.
Tarian ini sangat menarik karena menampakkan ke anggunan seorang wanita. Tarian ini memadukan erat antara penari dan pemusik dalam satu kesatuan.
Dulunya, pada tarian Bamba Manurung asli hanya menggunakan syair lagu saja, sementara untuk tari Bamba Manurung kreasi sudah menggunakan alat musik seperti iringan gendang dan penyanyi.
(adv/adm)











