Pasca Penembakan Drone, AS Lancarkan ‘Serangan Udara’ ke Iran

- Jurnalis

Minggu, 23 Juni 2019 - 02:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Washington DC – Amerika Serikat (AS) disebut melancarkan serangan lewat dunia maya atau ‘serangan udara’ terhadap sistem kendali rudal Iran dan jaringan mata-mata setelah penembakan drone milik AS oleh Iran.

Kabar ini beredar setelah Presiden AS Donald Trump yang dalam pernyataannya membatalkan serangan terhadap Iran. Akan tetapi, secara diam-diam Trump mengizinkan Komando Dunia Maya AS untuk melakukan serangan dunia maya terhadap Iran, lapor The Washington Post sebagaimana dilansir AFP, Minggu (23/6/2019).

Serangan itu melumpuhkan komputer yang digunakan untuk mengendalikan peluncuran roket dan rudal, menurut The Washington Post, yang mengutip orang-orang yang ahli dengan masalah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yahoo mengutip dua mantan pejabat intelijen yang mengatakan bahwa AS menargetkan kelompok mata-mata yang bertanggung jawab untuk melacak kapal di Selat Hormuz yang strategis, di mana Washington menyalahkan Iran atas dua serangan ranjau baru-baru ini terhadap tanker minyak.

The Washington Post mengatakan serangan itu, yang tidak menimbulkan korban, telah direncanakan selama berminggu-minggu dan pertama kali diusulkan sebagai tanggapan terhadap serangan kapal tanker itu. Pejabat pertahanan AS menolak mengkonfirmasi laporan tersebut.

“Sebagai masalah kebijakan dan untuk keamanan operasional, kami tidak membahas operasi dunia maya, intelijen atau perencanaan,” ujar juru bicara Departemen Pertahanan Heather Babb kepada AFP.

Ketegangan tinggi antara AS dan Iran sekali lagi setelah langkah Trump lebih dari satu tahun yang lalu untuk meninggalkan perjanjian multinasional yang mengekang ambisi nuklir Iran.

Pemerintahannya malah memberlakukan serangkaian sanksi ekonomi yang kuat yang dirancang untuk menghalangi penjualan minyak Iran dan melumpuhkan ekonominya.

Pada hari Sabtu (21/6), Trump mengatakan AS akan menjatuhkan sanksi “besar” pada Iran minggu depan.

Teheran mengatakan pihaknya menembak jatuh drone AS pada hari Kamis setelah melanggar wilayah udara Iran – sesuatu yang dibantah Washington.

(dkp/ibh/detik.com)

 

Berita Terkait

IPMA Sulbar-NTB Resmi Terbentuk, Siap Perkuat Solidaritas dan Datangkan SDK
Gubernur SDK Kunjungi Makam Pejuang Sulbar dan Maraqdia Tokape Arajang Balanipa
Pastikan Harga LPG 3 Kg Sesuai HET, Pertamina Sulawesi Bersama Pemerintah Tinjau Pangkalan LPG
Stok BBM dan Gas LPG 3 Kg di Sulbar Aman
KNPI Sulbar Kecam Aturan Larangan Berjilbab Bagi Paskibraka Nasional
Registrasi QR Pertalite di Sulawesi Capai 235 Ribu Pendaftar, Pertamina: Agar Subsidi Tepat Sasaran
Konsumsi Meningkat, Pertamina Sulawesi Tambah Stok LPG 3 Kg di Sulbar
Air Mata di Mina

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:46 WIB

Tingkatkan Akuntabilitas, Biro Organisasi Setda Sulbar Gelar Coaching Clinic Penyusunan Laporan Kinerja 2025

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:42 WIB

Diskominfo Sulbar Dukung Penegakan Disiplin ASN, Dorong Budaya Kerja Profesional Berbasis Keteladanan

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:06 WIB

Gubernur SDK Kunci Mutasi ASN Sulbar, Tegas: Tak Ada Jual Beli Jabatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:57 WIB

Hoaks Kian Tak Terbendung, Diskominfo Sulbar Galakkan Literasi Digital

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:48 WIB

Gubernur Suhardi Duka Lantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Ini Daftarnya

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:14 WIB

RSUD Sulawesi Barat Gelar Rakor Reset Ulang Kompetensi Pelayanan

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:56 WIB

Rakerda Pemprov Sulbar Jadi Kunci Sinkronisasi Program Pembangunan Daerah

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:53 WIB

Gubernur Sulbar Siap Blusukan Kunjungi 6 Kabupaten, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru

x