mendapatkan tanggapan dari Dirjen. Sesi ini menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk memperoleh arahan sekaligus memperjelas berbagai tantangan yang membutuhkan penanganan dan koordinasi lebih lanjut.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Mateng Dr.Arsal Aras turut menyampaikan sejumlah tantangan pembangunan pendidikan yang masih memerlukan penanganan, terutama kebutuhan rehabilitasi dan pembangunan ruang belajar, pemerataan akses layanan pendidikan, peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru, serta penguatan mutu pembelajaran.
Selain itu, Arsal juga memaparkan rencana relokasi tiga satuan pendidikan sebagai langkah untuk mendukung keselamatan peserta didik dan menjamin keberlanjutan layanan pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu isu strategis yang menjadi perhatian dalam audiensi tersebut adalah kebutuhan pembiayaan pembangunan infrastruktur pendidikan. Berdasarkan perencanaan yang dipaparkan, estimasi kebutuhan rehabilitasi dan pembangunan baru sarana dan prasarana pendidikan pada jenjang PAUD, SD, dan SMP mencapai sekitar Rp257,9 miliar.Besarnya kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa percepatan peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan memerlukan perencanaan yang matang, penetapan prioritas berdasarkan kebutuhan, serta kolaborasi pendanaan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Karena itu, audiensi ini dimanfaatkan untuk mengomunikasikan kebutuhan riil daerah sekaligus mendorong agar prioritas pembangunan pendidikan Mamuju Tengah dapat menjadi perhatian dalam pelaksanaan program pemerintah pusat melalui pertemuan ini.
Arsal berharap sinergi dengan Kemendikdasmen semakin kuat, khususnya dalam mendukung program revitalisasi satuan pendidikan, pemenuhan fasilitas belajar yang layak, peningkatan kualitas pendidik, penanganan Anak Tidak Sekolah, serta penguatan mutu pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital.
Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras menegaskan bahwa, peningkatan kualitas pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen dan kesinambungan kebijakan.
“Pemerintah daerah akan terus mengoptimalkan program sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat agar berbagai tantangan pendidikan dapat ditangani secara lebih terarah” ujarnya, kamis (22/10/2026) saat dihubungi
“Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan kebutuhan pendidikan dapat ditangani secara bertahap, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi membuka kesempatan belajar yang lebih baik bagi seluruh anak di Mamuju Tengah”. Kuncinya (*)











