Polisi Bongkar Penyelendupan 40 Ton Pupuk Subsidi Asal Bone Dibawa ke Sulbar

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polresta Mamuju merilis kasus penyelundupan pupuk subsidi, dok.istimewa

Polresta Mamuju merilis kasus penyelundupan pupuk subsidi, dok.istimewa

SULBARPEDIA.COM,- Empat truk yang mengangkut 40 ton pupuk subsidi diamankan saat melintas beriringan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Truk tersebut mengangkut pupuk dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) tujuan Kabupaten Pasangkayu.

“Tindak pidana penyalahgunaan pupuk subsidi sebanyak 40 ton atau 800 sak,” ujar Kapolresta Mamuju Kombes Ferdyan Indra Fahmi saat konferensi pers di Aula Mapolresta Mamuju, Rabu (21/10/2026).

Empat truk diamankan di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Mamuju pada Senin (19/10). Polisi mengamankan 6 orang yang terdiri dari sopir truk dan penanggung jawab masing-masing berinisial RT (37), RN (28), WN (26), FA (27), MI (19) dan AS (31).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ferdyan mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga. Pihaknya kemudian melakukan obeservasi dan mendapati iring-iringan truk yang disinyalir menyelundupkan pupuk subsidi.

“Kemudian dilakukan pemeriksaan langsung dan dipastikan keempat truk benar membawa pupuk subsidi yang masing-masing kendaraan mengangkut 10 ton,” terangnya.

Salah satu pelaku yang diamankan mengakui pupuk subsidi tersebut berasal dari Bone. Pupuk itu akan dibawa ke wilayah Pasangkayu dan disalurkan ke perusahaan dan pemilik kebun sawit.

“Ini pengiriman kedua, jadi yang pertama berhasil (diselundupkan) dan kedua ini berhasil kita gagalkan,” beber Ferdyan.

Ferdyan menyebut para pelaku melancarkan aksinya dengan modus mengumpulkan pupuk subsidi di wilayah Bone yang kemudian disimpan di satu tempat. Pupuk itu baru dikirim setelah pembeli di Pasangkayu mentransfer uang pembayaran.

Para pelaku menjual pupuk subsidi tersebut dengan harga Rp 200 sampai Rp 250 ribu per sak. Dari hasil penjualan itu, para pelaku memperoleh keuntungan Rp 100 hingga Rp 150 ribu per sak.

“Rata-rata pupuk subsidi dijual di Pasangkayu sekitar Rp 200-Rp 250 ribu. Sehingga keuntungan para pelaku 1 sak bisa mncapai Rp 100 sampai Rp 150 ribu,” ungkap Ferdyan.

Polisi juga telah mengamankan satu orang dari Pasangkayu berinisial UP (28) yang diduga sebagai penghubung antara pembeli dan penyelundup pupuk subsidi tersebut. Saat ini total 7 pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Mamuju.

“Kami juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang terlibat,” pungkas Ferdyan.

(rls/adm)

(Visited 4 times, 4 visits today)

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Pasangkayu, Warga Diminta Waspada
Pria Asal Banten Ditangkap Usai Tipu Warga Bakengkeng dengan Ritual Gandakan Uang
ESDM Sulbar Ungkap Asap dari Dalam Tanah di Botteng Ternyata Sisa Pembakaran Sampah
Dua Oknum ASN di Mamuju Jadi Tersangka Penipuan Modus Kuota Haji
Dendam Usai Cekcok, Pria di Mamuju Tengah Bakar Motor Karyawan Koperasi
Pemprov Sulbar Akan Lelang 148 Kendaraan Dinas, Bibit Sapi Juga Masuk Daftar
Polda Sulbar Turun Periksa Puskesmas Karampuang, Proyek Rp 2,1 Miliar Diadukan Gerakan Vendetta
Kaddo Minyak dan Telur Jadi Rebutan Saat Maulid Nabi di Kota Mamuju

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Polisi Bongkar Penyelendupan 40 Ton Pupuk Subsidi Asal Bone Dibawa ke Sulbar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Polda Sulbar Bongkar 4 Modus Penipuan Online, Ini Ciri-cirinya!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:24 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Pasangkayu, Warga Diminta Waspada

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:26 WIB

ESDM Sulbar Ungkap Asap dari Dalam Tanah di Botteng Ternyata Sisa Pembakaran Sampah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Pemprov Sulbar Akan Lelang 148 Kendaraan Dinas, Bibit Sapi Juga Masuk Daftar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Polda Sulbar Turun Periksa Puskesmas Karampuang, Proyek Rp 2,1 Miliar Diadukan Gerakan Vendetta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Kaddo Minyak dan Telur Jadi Rebutan Saat Maulid Nabi di Kota Mamuju

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:13 WIB

ASN Pemprov Sulbar-Oknum Polisi Ditangkap Kasus Narkoba, 22 Gram Sabu Disita

Berita Terbaru

x