Sutinah: Stok Elpiji 3 Kg Aman

- Jurnalis

Jumat, 26 April 2019 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, sulbarpedia.com – Dinas Perdagangan (Disperdag) Kabupaten Mamuju memastikan stok gas Elpiji 3 Kg cukup untuk masyarakat, jelang bulan Ramadan.

Menurut Kepala Disperdag, Siti Sutinah Suhardi, minggu ini pasokan elpiji ke sejumlah agen sudah mulai normal.

“Jadi kami imbau ke masyarakat tak usah khawatir, pasokan gas elpiji 3 Kg akan normal,” katanya via pesan Whatsaap, Jumat (26/4/2019).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan Sutinah menanggapi banyaknya keluhan masyarakat di media sosial, terkait kelangkaan gas Elpiji 3 Kg tersebut.

Ia mengakui, beberapa hari lalu pasokan gas elpiji memang mengalami kendala, lantaran ada salah satu agen yang mendapat sanksi pengurangan jatah stok gas Elpiji 3 Kg.

“Memang minggu kemarin ada salah satu agen yang mendapat sanksi, jadi jatah mereka dikurangi. Yang biasanya 2000 sampai 2500 tabung, suplaynya dikurangi menjadi 1500 tabung,” ungkap Sutinah.

Selain itu, mantan Sekretaris Disdikpora tersebut mengimbau masyarakat ekonomi ke atas, tidak menggunakan gas elpiji bersubsidi.

“Masyarakat ekonomi ke atas jangan pakai elpiji subsidi, itu untuk masyarakt ekonomi ke bawah!” pintanya.

Pihaknya juga mengagendakan turun langsung ke agen dan pangkalan untuk mengawasi penggunaan dan harga gas Elpiji.

Disperdag ingin memastikan harga gas Elpiji sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Selanjutnya, penjualan hanya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

“Kalau tidak salah, HET gas Elpiji 3 Kg sekitar Rp 17 ribu,” imbuhnya.

Jika ditemukan pangkalan yang menjual di atas HET atau melakukan penimbunan tabung gas elpiji, Sutinah menegaskan, bakal melakukan pencabutan isin penjualan. (***)

Berita Terkait

Mammesa Grow GLI Batch 5 Edukasi Warga di Polewali Mandar
Toilet RSUD Sulbar Banyak Tak Berfungsi gegara Septic Tank Penuh, Baru Diperbaiki 2026
Hampir Semua Toilet Rusak, RSUD Provinsi Sulbar Dikeluhkan Keluarga Pasien
BR Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan di Kalukku 
Sengketa Lahan Berujung Maut, di Kalukku
KOHATI Majene Dorong Gerakan Anti Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Keteladanan Fatimah az-Zahra
Kabur Usai Ditetapkan Tersangka, Kades di Mamuju Masuk Daftar Pencarian Orang 
Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, BI Sulbar Gelar SIPAKADA

Berita Terkait

Kamis, 30 Oktober 2025 - 12:34 WIB

HMI: Dari Rumah Peradaban ke Lapak Kepentingan

Minggu, 12 Oktober 2025 - 14:31 WIB

Hari Anak Perempuan Sedunia, Saatnya Dunia Mendengarkan Mereka

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:26 WIB

Memutuskan Karier, Impian atau Takut Penilaian Orang Lain?

Rabu, 24 September 2025 - 06:47 WIB

Pernyataan Presiden RI Soal Solusi Palestina Israel Mengecewakan

Rabu, 10 September 2025 - 19:25 WIB

Kasus MBG Berulang, Program Populis Abaikan Nyawa Rakyat 

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:31 WIB

Aparat dan Masyarakat Politik Belah Bambu Oligarki

Kamis, 7 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Blokir Rekening Bukti Kapitalisme Gagal Menjaga Harta

Rabu, 30 Juli 2025 - 10:10 WIB

Di Antara Anggaran yang Digelontorkan dan Jalan yang Berkubang

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Mammesa Grow GLI Batch 5 Edukasi Warga di Polewali Mandar

Kamis, 4 Des 2025 - 21:00 WIB

Berita Terbaru

BR Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan di Kalukku 

Rabu, 3 Des 2025 - 10:37 WIB

Berita Terbaru

Sengketa Lahan Berujung Maut, di Kalukku

Senin, 1 Des 2025 - 19:50 WIB

x