Wabub Mateng : Persoalan Demo Masyarakat Lara Kita akan Segera Panggil Kades dan Camat

- Jurnalis

Rabu, 5 Desember 2018 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, Terkait Puluhan warga Desa Lara, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), menggelar aksi unjuk rasa, Rabu 5 Desember 2018.

Dimana aksi tersebut,dipusatkan di lapangan dusun Salubarana tepatnya du depan Kantor Desa Lara. Yang massa aksi menuntut Kepala Desa Lara (Ahmad Sam) agar turun dari jabatannya,yang dinilai tidak mampu menjalankan pemerintahan.

Menanggapi hal tersebut,Wakil Bupati Mamuju Amin Jasa mengatakan bahwa dirinya telah menerima laporan serta mengetahui persoalan demo tersebut. Melihat hal ini ia selaku pemerintah Kabupaten akan segera memanggil Kades Lara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita akan penggil dan menyakan persoalan yang adek-adek tuntut,dan terkait pelanggaran dana Desa ada inspektorat kita yang akan kita turunkan untuk mengaudit apa betul ada pelanggaran. Kalau memang ada pelanggarannya ada saksi hukum yang mengenak kepada kepala Desa,” ujar Wabub Mateng saat di wawancarai, rabu (5/12/2018).

Lanjut dikatakannya,terkait dengan tuntutan massa aksi yang meminta kepala Desa (Kades) untuk mengundurkan diri, Amin Jasa menjelaskan bahwa terlebih dahulu akan melihat tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh kepala Desa (Kades) Lara.

“Jadi finalnya itu, nanti kita lihat sejauh mana itu Kades melakukan penglanggaran,tentu terkait persoalan ini kita perlu kordinan terhadap kepala Desa itu. Tidak serta merta begitu ada permasalahan langsung kita pecat,” terangnya.

Amin jasa juga menambahkan,apa yang menjadi harapan massa aksi tersebut, ia (Amin Jasa) akan segera mungkin memanggil Kades Lara beserta Camat Karossa.

“Kita akan panggil,apa yang menjadi tuntutan masyarakat itu kita dengar. Seperti ada salah satu poin,itu yang kita sampaikan supaya bisa dirubah. Kalau begitu-begitu terus kita lihat nanti perkembangannya,” sambung Amin Jasa.

Amin Jasa menegaskan jika pelanggaran yang dilakukan berkenaan dengan anggara Desa,selaku pemerintah Kabupaten akan menurunkan Inspektorat untuk melakukan audit (Memeriksa) itu.

“Kita akan menayakan semuanya,kita mau kembali kerel yang benar. Kalau ada pelanggaran kita masuk segera agar pemerintahan ini bisa berjalan dengan baik, kita akan panggil secepatnya.” Tutupnya.

(Zul)

Berita Terkait

23 Puskesmas Disiagakan Dinkes Mamuju Saat Libur Lebaran 2024
Pria di Pasangkayu Ditemukan Tewas Usai Terjatuh dari Perahu Saat Mancing
PLN Berhasil Menerangi 80 Dusun di Sulbar, 594 Warga Kini Nikmati Listrik 24 Jam
Relawan Jarnas ABW Memohon Maaf dan Himbau tidak Menanggapi Issu di Medsos
RSUD Sulbar Kembali Alokasikan Anggaran Untuk Intervensi Stunting di Pasangkayu
Tangani ATS, Disdikbud Sulbar Siapkan Biaya Pendidikan
3 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba Berhasil di Amankan Polres Mateng
Kongres GMNI Tak kunjung terlaksana, Ketua DPC Bau-Bau Pertanyakan Kondisi DPP

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 17:40 WIB

Hati-hati! Ada Penipu Catut Nama Pj Gubernur Sulbar Zudan Arif di Facebook

Kamis, 11 April 2024 - 10:08 WIB

Masa Jabatan Sebagai Pj Gubernur Sulbar Berakhir Mei 2024, Ini Kata Zudan Arif

Selasa, 9 April 2024 - 13:51 WIB

BPBD Sulbar Pastikan Informasi Gempa Bumi di Majene Adalah Hoax

Senin, 8 April 2024 - 04:16 WIB

Tinjau Terminal Simbuang, Zudan Minta Sopir Bus Jaga Kesehatan dan Keselamatan Penumpang

Sabtu, 6 April 2024 - 12:11 WIB

Korpri Sulbar Beri Hadiah Dua Paket Umroh untuk Jemaah Masjid Baitul Anwar

Jumat, 5 April 2024 - 21:00 WIB

Dinkes Sulbar Siapkan 118 Faskes Saat Mudik Lebaran, Pastikan Nakes Bertugas

Jumat, 5 April 2024 - 13:48 WIB

Dirlantas Polda Sulbar Berbagi Tips Mudik Aman dan Lancar, Yuk Disimak

Jumat, 5 April 2024 - 12:24 WIB

Sulbar Satu-satunya Provinsi di Indonesia yang Konsisten Lakukan Simulasi Gempa Bumi

Berita Terbaru