Wagub Sulbar Laungcing Buku “Gema Gandang Dewata”

- Jurnalis

Kamis, 14 Februari 2019 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, Wakil Gubernur Sulbar Enny Angraeni Anwar Book Laungcing “Gema Gandang Dewata” Taman Nasional Gandang Dewata,Destinasi Wisata Baru Regional Sulawesi. Kamis (14/2/2019) di Hotel d’Maleo Mamuju.

Enny Angraeni Anwar mengapresiasi atas laungcingnya buku taman nasional Gandang Dewata,dimana buku tersebut merupakan ujud komitmen bersama dalam rangka penguatan lingkungan dan kepedulian untuk menjaga ekssistensi hutan dan lingkungan hidup di Prov Sulbar.

“Melalui taman nasional Gandang Dewata ini tentunya,kita patut bersyukur bahwa penetapan gunung Gandang Dewata sebagai kawasan taman nasional adalah anugrah bagi masyarakat Sulbar. Karena merupakan potensi yang tak ternilai harganya,” ungkap Wagub Sulbar saat sambutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Enny Angraeni juga menyatakan,melalui buku ini banyak potensi alam yang diungkapkan serta dapat memberi pelajaran untuk masyarakat luas tentang upaya pengelolaan sumber daya alam, dan hutan,secara berkelanjutan.

Berkaitan dengan laungcing buku gama gandung dewata tersebut,Wagub Sulbar juga menyampaikan beberapa hal,diantaranya:
-Dalam UU No 5 tahun 1990 tentang konserpasi sumber daya alam (SDA) dan ekosistem,disebutkan bahwa taman nasional merupakan kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli,dikelola dengan sistem sonasi tujuan penelitian,ilmu pengetahuan,pendidikan,menunjang budidaya pariwisata dan rekreasi.

“Alhamdulillah ibu Mentri lingkungan hidup dan kehutanan,telah menetapkan kawasan Gandang Dewata sebagai taman nasional melalui keputusan Mentri No SK 773/Mentri Kehutanan/Sekjen/PLA/2/10/2016 tanggal 23 oktober 2016,” sambungnya.

-Perlu saya sampaikan kembali ada beberapa poin penting yang telah disepakati bersama,pada saat pembentukan taman nasional Gandang Dewata oleh pemuka adat,pemuka agama,pemerintah daerah mulai dari Bupati sampai Kepala Desa dalam bentuk maklumat sebagai berikut: mendukung pemerintah dalam mengelola taman nasional Gandang Dewata, menghormati dan menjunjung tinggi hak-hak masyarakat adat diwilayah pitu ulunasalu pondosopata waesekelelean serta melestarikan masyarakat adat.
-Menyetujui atau mempercepat pembentukan Balai taman nasional Gandang Dewata.
-Bersama-sama menjaga kelestarian hutan,pelora,fauna dan ekosistem taman nasional Gandang Dewata dalam mendukung pengembangan wisata,riset,ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kesejahteraan masyarakat.

“Seperti yang disampaikan oleh bapak kepala Balai bahwa,hasilnya buku tersebut telah diberikan kepada IPB untuk menjadi bahan riset,saya kira juga kita disini saya meminta bisa diberikan kepada perpustakaan sebagai arsip dan di Sekolah-Sekolah menjadi bahan pelajaran agar anak-anak kita di Sulbar agar tau bahwa di daerahnya ada taman Nasional,” terangnya.

Perlu diketahui yang hadir pada kegiatan tersebut: Kepala Dinas Kehutanan Sulbar,Kepala BBKSDA Sulsel,Ketua KIP Sulbar dan para undangan lainnya.

(Zul)

Berita Terkait

Guru Honorer di Tapalang Mamuju Diterkam Buaya Saat Pasang Jaring Ikan
Arsal Aras Hadiri Milad ke-10 HPPM Mateng Palu
Satu Pekerja Bendungan Budong Budong Meninggal, PT.Abibraya Bumi Karsa Beri Santunan
23 Puskesmas Disiagakan Dinkes Mamuju Saat Libur Lebaran 2024
Pria di Pasangkayu Ditemukan Tewas Usai Terjatuh dari Perahu Saat Mancing
PLN Berhasil Menerangi 80 Dusun di Sulbar, 594 Warga Kini Nikmati Listrik 24 Jam
Relawan Jarnas ABW Memohon Maaf dan Himbau tidak Menanggapi Issu di Medsos
RSUD Sulbar Kembali Alokasikan Anggaran Untuk Intervensi Stunting di Pasangkayu

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 10:45 WIB

Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu di Mamuju, Upal Rp 37,5 Juta Disita

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:46 WIB

Pria di Lariang Pasangkayu Aniaya hingga Ludahi Wanita Ditangkap

Rabu, 15 Mei 2024 - 08:11 WIB

Polisi Gerebek Judi Sabung Ayam di Tommo Mamuju

Selasa, 14 Mei 2024 - 16:40 WIB

Maling Bobol Rumah Warga di Kalukku Mamuju, 23 Karung Gabah Raib Dicuri

Senin, 13 Mei 2024 - 08:04 WIB

Pria di Mamuju Perkosa Anak Tiri di Bawah Umur dan Rekam Aksi Bejatnya Ditangkap

Jumat, 10 Mei 2024 - 07:05 WIB

Remaja di Papalang Tikam Teman Sekolah 28 Kali Pakai Badik hingga Tewas, Pelaku Ditangkap!

Selasa, 7 Mei 2024 - 19:43 WIB

Oknum Kades di Mamuju Ditahan Usai Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 177 Juta

Senin, 6 Mei 2024 - 11:28 WIB

Remaja di Mamuju Tikam Pria Pakai Badik gegara Kakinya Diinjak, Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru