SULBARPEDIA.COM,-Mamuju, Penambangan Pasir di sungai Kalukku berdampak pada ruas jalan yang dilalui warga dan pengendara, penambangan itu menyebabkan genangan bercampur pasir pada badan jalan poros Mamuju – Mamasa.
Penambangan tersebut berada di desa Sondoang kecamatan Kalukku tepatnya di Dusun Salu Kaha’ yang lokasinya berada di atas tanggul bendungan sungai Kalukku
Air bercampur lumpur dan pasir berasal dari alat penyedot pasir yang mengalir menggenangi jalan, Kondisi ini rawan bagi pengendara mengalami kecelakaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah seorang warga yang sering melewati jalan tersebut menceritakan kecelakaan yang dialaminya gegara air berlumpur dampak penambangan pasir itu.
“Saya berkendara di malam hari dalam suasana panik pasca gempa, Rabu (8/6), lewat di genangan air itu saya mengalami kecelakaan tunggal” Kata Gufran Warga Beru-beru kepada laman ini, Kamis (9/6/22)

Lebih jauh, Gufran Mengatakan dirinya dari Aralle Mamasa hendak pulang ke rumah di Beru-Beru Kalukku dengan maksud mengamankan keluarga pasca gempa, namun mengalami kecelakaan di ruas jalan tersebut, padahal sudah mau tiba di Tasiu.
“Karena kondisi gelap, di jalan beraspal ada genangan air yang cukup tinggi dan endapan pasir yang menutupi jalan, motor saya slip dan saya terpelanting ke aspal karena permukaan jalan licin” Ujarnya
Gufran mengatakan, Air yang menggenangi jalan dari buangan alat penambang pasir ini sudah berlangsung cukup lama, sehingga ia berharap pihak terkait bisa menertibkan kegiatan penambangan pasir ini, agar tidak menganggu pengguna jalan.
“Bukan penambangnya yang harus dihentikan karena memang itu tentu jadi sumber kehidupan mereka, tetapi cara dan prosesnya yang jangan dibiarkan merusak dan mengganggu pengguna jalan yang bisa menyebakan kecelakaan” Jelas Gufran
Gufran menambahkan, dirinya juga bertanya ke salah seorang penambang pasir “Menurut pengakuan salah seorang pekerja, lokasi tersebut punya perusahaan HK, juga terdapat puluhan mesin pompa” Paparnya
(Ll/Hfs)












